Jakarta Masuk 50 Destinasi Wisata Belanja Terbaik Dunia 2026, Peringkat ke-39
Jakarta berhasil masuk dalam jajaran 50 destinasi wisata belanja terbaik di dunia tahun 2026 berdasarkan daftar yang dirilis media pariwisata Travel and Travel World (TTW). Ibu Kota Indonesia tersebut menempati peringkat ke-39 secara global, mengungguli sejumlah kota lain dalam hal keberagaman pengalaman belanja yang ditawarkan kepada wisatawan.
Daftar tersebut menilai destinasi berdasarkan berbagai aspek, mulai dari keberadaan pusat mode mewah, pasar tradisional, hingga kerajinan lokal. Dengan capaian ini, Jakarta menunjukkan bahwa pengalaman berbelanja di kota tersebut tidak hanya berkaitan dengan produk yang dibeli, tetapi juga dengan budaya, kreativitas, dan karakter lokal yang menyertainya.
Jakarta Berada di Peringkat ke-39 Dunia
Jakarta yang kini dipimpin Gubernur Pramono Anung menduduki posisi ke-39 dalam daftar destinasi wisata belanja terbaik dunia 2026. Peringkat tersebut mencerminkan keberagaman pilihan belanja yang dapat ditemukan wisatawan di Jakarta.
Pengalaman belanja di Jakarta mencakup berbagai segmen. Wisatawan dapat menemukan pusat perbelanjaan dengan produk mode mewah, sekaligus menjelajahi pasar tradisional dan sentra kerajinan lokal. Perpaduan tersebut menjadi salah satu unsur yang membuat Jakarta masuk dalam daftar global TTW.
Penyusunan daftar ini dilakukan melalui analisis terhadap tren ritel global, perilaku serta preferensi wisatawan, dan perkembangan pasar barang mewah internasional. Penilaian tersebut menggambarkan perubahan minat wisatawan dalam memilih destinasi yang menawarkan pengalaman belanja beragam dan memiliki keterkaitan dengan kehidupan lokal.
Belanja Menjadi Bagian Penting dari Pengalaman Wisata
Pemimpin Redaksi TTW, Anup Kumar Kesha, menjelaskan bahwa aktivitas berbelanja kini telah berkembang menjadi salah satu unsur utama dalam pengalaman perjalanan wisata secara keseluruhan. Menurut dia, wisatawan tidak lagi hanya mempertimbangkan barang yang dibeli, tetapi juga nilai pengalaman yang diperoleh selama berbelanja.
“Belanja berkembang menjadi salah satu bagian paling berpengaruh dari pengalaman modern, yang memberikan turis keterhubungan langsung dengan budaya, kreativitas, kerajinan tangan, dan karakter sehari-hari suatu destinasi. Turis saat ini mencari lebih dari sekadar apa yang mereka beli, mereka mencari pengalaman bermakna dan cerita lokal,” ujar Anup, Kamis (17/9).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sektor belanja memiliki hubungan erat dengan perkembangan pariwisata. Produk yang ditawarkan, suasana tempat berbelanja, serta cerita di balik budaya dan kerajinan lokal menjadi bagian dari pengalaman yang dicari wisatawan.
Sejumlah Kota Asia Tenggara Masuk Daftar Global
Jakarta bukan satu-satunya kota di Asia Tenggara yang masuk dalam jajaran destinasi wisata belanja elite dunia. Singapura menjadi kota dengan peringkat tertinggi di kawasan tersebut, yakni posisi ke-12 global.
Setelah Singapura, Kota Ho Chi Minh di Vietnam menempati peringkat ke-16. Kuala Lumpur, Malaysia, berada di urutan ke-20, sedangkan Bangkok, Thailand, menyusul di peringkat ke-32. Kehadiran sejumlah kota Asia Tenggara dalam daftar tersebut memperlihatkan posisi kawasan ini dalam perkembangan pariwisata berbasis belanja.
Daftar 20 Besar Destinasi Wisata Belanja Dunia
TTW juga mencantumkan daftar 20 besar destinasi wisata belanja dunia. London, Inggris, berada di posisi pertama, disusul Milan, Italia, dan New York, Amerika Serikat.
- London, Inggris
- Milan, Italia
- New York, Amerika Serikat
- Shanghai, China
- Paris, Prancis
- Tokyo, Jepang
- Zurich, Swiss
- Sydney, Australia
- Seoul, Korea Selatan
- Wina, Austria
- Dubai, Uni Emirat Arab
- Singapura, Singapura
- Berlin, Jerman
- Athena, Yunani
- Barcelona, Spanyol
- Ho Chi Minh, Vietnam
- Dublin, Irlandia
- Praha, Republik Ceko
- Amsterdam, Belanda
- Kuala Lumpur, Malaysia
Kolaborasi Budaya dan Inovasi Ritel
Anup menekankan bahwa kota-kota yang terpilih dalam daftar tersebut mampu memperlihatkan hubungan antara budaya lokal, desain, dan inovasi sektor ritel. Kolaborasi ketiga unsur itu dinilai berperan dalam membentuk masa depan industri pariwisata berbasis belanja.
Bagi Jakarta, masuknya kota ini ke peringkat ke-39 menjadi gambaran mengenai potensi pengalaman belanja yang beragam. Perpaduan antara pusat mode, pasar tradisional, dan kerajinan lokal membuat aktivitas belanja memiliki dimensi yang lebih luas dalam perjalanan wisata.
Kesimpulan
Jakarta berhasil menempati peringkat ke-39 dalam daftar 50 destinasi wisata belanja terbaik dunia 2026 versi TTW. Capaian ini menunjukkan bahwa keberagaman pengalaman belanja, mulai dari produk mewah hingga kerajinan lokal, menjadi bagian penting dari daya tarik pariwisata kota tersebut.
Seiring berkembangnya preferensi wisatawan terhadap pengalaman yang bermakna dan cerita lokal, perpaduan budaya, kreativitas, serta inovasi ritel akan terus menjadi unsur penting dalam perkembangan pariwisata berbasis belanja. Daftar TTW juga menempatkan sejumlah kota Asia Tenggara sebagai destinasi unggulan, dengan Singapura, Ho Chi Minh, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Jakarta berada dalam jajaran global.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment