Kenali 8 Tanda Serangan Jantung pada Perempuan yang Sering Diabaikan
Serangan jantung sering dibayangkan sebagai kondisi dengan nyeri dada hebat atau sensasi sesak seperti tertindih benda berat. Namun, gambaran tersebut tidak selalu muncul, terutama pada perempuan. Tanda serangan jantung pada perempuan terkadang lebih samar dan menyerupai keluhan kesehatan biasa, sehingga berisiko diabaikan.
Dokter menyebut nyeri atau rasa tidak nyaman di dada tetap menjadi gejala yang paling umum, baik pada perempuan maupun laki-laki. Meski demikian, perempuan lebih mungkin mengalami gejala lain yang tidak langsung terasa seperti masalah pada jantung. Karena itu, pemahaman terhadap berbagai tanda serangan jantung penting untuk membantu seseorang memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih cepat.
Mengapa Serangan Jantung Bisa Terjadi?
Serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang membawa oksigen menuju otot jantung melambat atau terhenti. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak.
Apabila plak tersebut pecah, tubuh dapat membentuk bekuan darah di area tersebut. Bekuan kemudian berpotensi menyumbat aliran darah, sehingga otot jantung kekurangan oksigen dan mulai mengalami kerusakan. Inilah sebabnya gejala yang mengarah pada serangan jantung tidak sebaiknya ditunggu hingga hilang dengan sendirinya.
Tanda Serangan Jantung pada Perempuan
1. Kelelahan yang Tidak Biasa
Rasa lelah setelah beraktivitas sepanjang hari merupakan hal yang wajar. Namun, kelelahan yang sangat berat hingga membuat seseorang kesulitan menjalani kegiatan, terutama jika disertai kelemahan tubuh atau keluhan lain, perlu diwaspadai.
Sebuah penelitian melaporkan bahwa 70 persen perempuan yang mengalami serangan jantung merasakan kelelahan yang tidak biasa. Gangguan tidur dan sesak napas juga termasuk keluhan yang cukup sering muncul.
2. Keluhan Seperti Gangguan Pencernaan
Serangan jantung terkadang menimbulkan sensasi yang menyerupai gangguan pencernaan. Letak jantung yang berdekatan dengan lambung membuat rasa tidak nyaman tersebut dapat disalahartikan sebagai masalah pada saluran pencernaan.
Gangguan pencernaan yang terasa sangat intens, berlangsung lebih lama dari biasanya, atau tidak membaik setelah mengonsumsi obat sebaiknya tidak diabaikan. Kondisi tersebut perlu diperiksakan, terutama jika disertai gejala lain.
3. Nyeri yang Menjalar ke Rahang atau Punggung
Berkurangnya aliran darah menuju jantung dapat menyebabkan rasa sakit menjalar dari dada ke bagian tubuh lain. Nyeri dapat terasa di rahang dan punggung, bahkan sensasinya terkadang menyerupai sakit gigi.
Lokasi dan intensitas nyeri bisa berbeda pada setiap orang. Oleh sebab itu, rasa sakit yang muncul secara tiba-tiba, terlebih jika disertai keluhan lain, perlu mendapat perhatian.
4. Sensasi Terbakar atau Heartburn
Sensasi terbakar di dada atau heartburn sering dikaitkan dengan gangguan lambung. Padahal, serangan jantung juga terkadang terasa seperti heartburn.
Jika rasa tidak nyaman muncul secara mendadak, berlangsung selama lebih dari beberapa menit, dan tidak membaik setelah beristirahat, kondisi tersebut perlu segera diperiksakan.
5. Sesak Napas Tanpa Nyeri Dada
Sesak napas setelah melakukan olahraga berat dapat menjadi hal yang wajar. Namun, sesak yang muncul ketika sedang duduk, beristirahat, atau menjalankan aktivitas ringan yang biasanya mudah dilakukan dapat menjadi tanda adanya masalah pada jantung.
Sesak napas akibat serangan jantung juga dapat terjadi tanpa disertai nyeri dada. Karena itu, keluhan tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai kelelahan biasa.
6. Nyeri pada Lengan
Nyeri yang muncul secara tiba-tiba pada lengan, khususnya lengan kiri, merupakan salah satu tanda serangan jantung yang cukup dikenal. Meski demikian, rasa sakit juga dapat dirasakan pada lengan lainnya.
Otak terkadang sulit menentukan sumber nyeri yang berasal dari jantung. Akibatnya, rasa sakit dapat terasa di bagian tubuh lain, seperti lengan, rahang, punggung, atau dada.
7. Mual, Berkeringat, dan Pusing
Serangan jantung dapat menyebabkan mual yang disertai tubuh terasa dingin, berkeringat, pusing, atau kepala terasa ringan. Gejala-gejala tersebut dapat muncul ketika jantung tidak memperoleh aliran darah yang cukup.
Jangan Mengabaikan Gejala yang Muncul
Gejala serangan jantung pada perempuan tidak selalu hadir dalam bentuk nyeri dada hebat. Kelelahan yang tidak biasa, gangguan pencernaan, heartburn, sesak napas, nyeri pada lengan atau rahang, serta mual dan pusing juga perlu dikenali.
Apabila muncul gejala yang mengarah pada serangan jantung, segera lakukan pemeriksaan. Jangan menunggu keluhan menghilang dengan sendirinya. Kewaspadaan terhadap berbagai gejala, termasuk yang tampak samar, diharapkan dapat membantu perempuan memperoleh penanganan lebih cepat dan meminimalkan risiko kerusakan otot jantung.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment