Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun, Ini Perjalanan Karier Legenda Musik Country

Duka menyelimuti dunia hiburan setelah legenda musik country Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun, Selasa (25/8). Kabar kepergian penyanyi, penulis lagu, dan aktris tersebut disampaikan oleh keponakannya, Bryan Seaver, melalui sebuah video yang diunggah ke Instagram.

Menurut Seaver, pengumuman tersebut disampaikan sesuai dengan permintaan Dolly Parton beberapa tahun sebelumnya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan harus menyampaikan kabar duka itu, meski pada akhirnya momen tersebut benar-benar terjadi.

“Ini adalah sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan rasa bangga yang luar biasa sekaligus kesedihan yang mendalam. Namun, kesedihan itu milik kita, bukan milik Dolly,” ujar Seaver.

Seaver juga menyampaikan keyakinannya bahwa Dolly telah berada dalam damai. Ia menyebut sang bibi kini berada dalam pelukan Yesus dan telah disambut oleh Carl, orang tua, serta orang-orang terkasih yang telah menantikan kehadirannya.

Masa Kecil Dolly Parton dan Awal Kecintaannya pada Musik

Dolly Rebecca Parton lahir di Pittman Center, Tennessee, pada 1946. Ia tumbuh dalam keluarga besar dengan 11 saudara kandung. Kondisi ekonomi keluarganya tidak berkecukupan. Dalam sebuah wawancara, Parton pernah mengungkapkan bahwa makanan yang tersedia terkadang tidak cukup untuk seluruh anggota keluarga.

Meski berasal dari keluarga sederhana, Parton telah mengenal musik sejak usia dini. Ketika berusia enam tahun, ia memainkan gitar pertamanya dan bernyanyi di gereja milik sang kakek. Setahun kemudian, ia mulai menulis lagu.

Karakter penampilannya yang mencolok juga telah terlihat sejak kecil. Parton mengaku selalu ingin tampil cantik. Ia bahkan terbiasa mengenakan pakaian buatan sendiri atau pakaian bekas pakai sebelum memiliki karier besar.

“Saya selalu ingin tampil lebih cantik. Saya mulai membenahi penampilan saya. Saya ingin pakaian yang ketat, riasan mencolok, kuku panjang, dan bibir merah. Saya sangat menikmati gaya itu,” kata Parton dalam wawancara dengan People pada 2003.

Menjadi Ikon Musik Country

Setelah lulus SMA, Parton pindah ke Nashville pada 1964. Di kota tersebut, ia tampil di berbagai klub dan menulis lagu untuk sejumlah artis. Menurutnya, lagu-lagu yang ia ciptakan membantunya keluar dari pegunungan dan melihat dunia yang lebih luas.

Bakatnya kemudian menarik perhatian bintang musik country Porter Wagoner. Parton direkrut untuk tampil dalam acara The Porter Wagoner Show. Pengalaman tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kariernya.

Parton tetap mempertahankan identitasnya sebagai musisi country. Ia pernah mengatakan bahwa dirinya akan selalu menjadi musisi country karena berasal dari daerah pedesaan. Baginya, gaya musik tersebut mencerminkan jiwa dan perasaannya.

Pengakuan besar mulai diraihnya pada 1971. Lagu Joshua berhasil menempati posisi pertama di tangga lagu country, sedangkan Coat of Many Colors berada di urutan keempat pada tahun yang sama.

“Jolene” dan “I Will Always Love You”

Salah satu karya Parton yang paling dikenal adalah Jolene. Lagu yang dirilis pada 1973 tersebut sempat menduduki peringkat pertama dan masuk dalam daftar Billboard Hot 100. Popularitasnya terus bertahan hingga kini.

Pada 1974, Parton memutuskan meninggalkan The Porter Wagoner Show. Sebagai salam perpisahan untuk Wagoner, ia menulis lagu I Will Always Love You. Lagu tersebut langsung menduduki puncak tangga lagu.

Karya itu kemudian kembali meraih kesuksesan besar setelah dinyanyikan Whitney Houston untuk film The Bodyguard pada 1992. Momen tersebut membuat Parton semakin memahami nilai dirinya sebagai seorang penulis lagu dan mendorongnya untuk memaksimalkan bakat yang dimiliki.

Merambah Dunia Film dan Kolaborasi Musik

Dolly Parton tidak hanya berkiprah di dunia musik. Pada 1980, ia memulai karier di layar lebar melalui film 9 to 5 bersama Lily Tomlin dan Jane Fonda. Setelah itu, ia tampil dalam The Best Little Whorehouse in Texas (1982), Rhinestone (1984), Steel Magnolias (1989), dan Joyful Noise (2012).

Meski aktif sebagai aktris, Parton tidak pernah meninggalkan musik country. Pada 1987, ia merilis album Trio bersama Linda Ronstadt dan Emmylou Harris. Ia menggambarkan hubungan mereka seperti saudara perempuan dan menyebut album tersebut sebagai salah satu karya musik terbaik yang pernah diikutinya.

Sepanjang kariernya, Parton menerima satu penghargaan Emmy, 11 Grammy, 10 penghargaan Country Music Association, tujuh penghargaan Academy of Country Music, serta tiga American Music Awards. Ia juga memperoleh dua nominasi Academy Award dan satu Oscar kehormatan. Selain itu, Parton pernah meraih penghargaan Entertainer of the Year dari Country Music Association.

Karya dan Semangat yang Terus Dikenang

Kisah hidup Dolly Parton diadaptasi menjadi pertunjukan musikal berjudul Dolly: A True Original Musical yang tayang pada Juli 2025. Pertunjukan tersebut direncanakan untuk diadaptasi ke Broadway pada tahun ini.

Parton dikenal sebagai sosok yang tidak berhenti bermimpi meski usianya terus bertambah. Namun, setelah suaminya, Carl Dean, meninggal dunia pada Maret 2025, kondisi kesehatannya disebut semakin menurun. Ia mengaku memiliki sejumlah masalah kesehatan yang sempat diabaikan ketika mendampingi sang suami.

Parton juga pernah menceritakan bahwa pada awal 1980-an dirinya harus beristirahat selama beberapa bulan akibat masalah kesehatan kewanitaan. Pada periode yang sama, ia juga menghadapi persoalan berat badan.

Dalam masa pemulihan, Parton tetap berusaha bekerja dan menyampaikan keinginannya untuk terus mewujudkan berbagai impian. Kepergiannya kini meninggalkan duka mendalam, tetapi karya-karya, karakter, serta semangatnya akan terus hidup dalam ingatan banyak orang.

Seaver mengungkapkan bahwa Dolly pernah mengatakan ingin beristirahat di atas hamparan kapas yang lembut dan nyaman. Keinginan itu berkaitan dengan kostum-kostum berat bertabur batu permata imitasi yang kerap dikenakannya sepanjang karier.

“Beristirahatlah dengan tenang, Bibi Dolly, Bibi, Nenek, Gigi. Semoga Tuhan memberkati Dolly Parton, dan semoga Tuhan memberkati Anda semua. Ia akan selalu menyayangi kalian,” pungkas Seaver.

Kesimpulan

Dolly Parton meninggalkan warisan besar dalam musik country, film, dan penulisan lagu. Dari keluarga sederhana di Tennessee, ia tumbuh menjadi salah satu figur paling berpengaruh di dunia hiburan. Lagu-lagu seperti Jolene dan I Will Always Love You menjadi bukti kekuatan karyanya yang melampaui generasi. Ke depan, warisan musik serta kisah hidupnya akan terus dikenang melalui karya-karya yang telah ia tinggalkan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment