Ed Sheeran Menangis di Panggung setelah Mengaku Dijauhi Teman dan Keluarga akibat Kontroversi Macklemore
Ed Sheeran mengungkapkan tekanan emosional yang ia alami setelah Macklemore dikeluarkan dari tur musiknya. Selain menghadapi seruan boikot dari pendukung Palestina, penyanyi asal Inggris itu mengaku merasa dijauhi oleh teman, keluarga, dan sejumlah orang yang telah lama dikenalnya.
Pengakuan tersebut disampaikan Ed Sheeran saat tampil di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Sabtu (19/9) malam. Dalam konser yang dihadiri sekitar 50 ribu penonton itu, ia berbicara mengenai situasi sulit yang dihadapinya selama sepekan terakhir. Ed bahkan tak kuasa menahan tangis ketika merasakan dukungan besar dari para penonton.
Ed Sheeran Mengaku Ditinggalkan Orang Terdekat
Dalam sebuah video yang direkam oleh penggemar, Ed Sheeran mengatakan bahwa kondisi yang sedang dihadapinya membuat ia bisa mengetahui siapa saja yang benar-benar menjadi teman sejati. Ia menggambarkan periode tersebut sebagai salah satu masa yang sangat aneh dan penuh tekanan.
“Dalam situasi seperti ini, Anda benar-benar mengetahui siapa teman sejati Anda. Ini adalah minggu yang aneh,” ujar Ed Sheeran kepada penonton.
Menurut Ed, berbagai hal terjadi dalam waktu yang sangat cepat. Di tengah desakan agar dirinya membatalkan tur, orang-orang yang telah ia kenal selama bertahun-tahun disebut mulai menjaga jarak. Situasi tersebut membuatnya merasa kehilangan dukungan dari lingkungan terdekat.
“Semuanya terjadi begitu cepat. Di saat yang sama, banyak orang menyuruh saya membatalkan tur ini, dan banyak orang yang sudah saya kenal selama bertahun-tahun justru mulai menjauh,” katanya.
Ia juga mengaku merasa teman, keluarga, serta orang-orang yang dikenalnya meninggalkan dirinya. Namun, Ed melihat penjualan tiket konser tetap berjalan. Tidak adanya pembatalan tiket menjadi salah satu alasan yang membuatnya memutuskan untuk tetap tampil di hadapan para penggemar.
Tetap Tampil demi Puluhan Ribu Penggemar
Seperti diberitakan Page Six, Ed Sheeran akhirnya memilih melanjutkan konser demi sekitar 50 ribu penggemar yang telah datang. Keputusan itu diambil meskipun ia sebelumnya sempat merasa khawatir mengenai keselamatan dirinya dan takut mendapat cemoohan dari penonton.
Alih-alih menerima penolakan, Ed justru mendapatkan sambutan hangat dari penonton. Ia menyebut pertunjukan tersebut sebagai konser terbaik dalam hidupnya. Pada momen itu, emosinya kembali pecah karena merasakan besarnya cinta dan dukungan dari para penggemar.
Ed juga mengakui bahwa sepekan terakhir merupakan salah satu masa terburuk yang pernah ia alami. Meski demikian, respons positif dari penonton di Philadelphia membuatnya mampu melewati tekanan tersebut dan menyelesaikan penampilannya.
Awal Kontroversi Macklemore di Loop Tour
Kontroversi ini bermula setelah Macklemore dikeluarkan dari Loop Tour. Keputusan tersebut diambil usai Macklemore menyampaikan dukungan untuk Palestina dalam penampilannya di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September.
Pencoretan Macklemore dari tur kemudian memicu reaksi dari sejumlah musisi yang terlibat sebagai penampil pembuka. Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, serta Beoga, band pendamping Ed Sheeran, disebut ikut mundur setelah Macklemore didepak dari rangkaian tur tersebut.
Ed Sheeran Tegaskan Tidak Terlibat dalam Pemecatan
Sebelumnya, Ed Sheeran menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat langsung dalam keputusan untuk mengeluarkan Macklemore. Ia juga berupaya mempertahankan panggung musiknya sebagai ruang yang netral.
Keputusan promotor Messina Touring Group untuk mencoret Macklemore memicu kritik dari publik dan meningkatkan eskalasi di lapangan. Dalam situasi tersebut, Ed Sheeran turut mendapat tekanan, termasuk seruan agar ia membatalkan tur yang sedang berlangsung.
Kesimpulan
Pengakuan Ed Sheeran menunjukkan bahwa kontroversi Macklemore tidak hanya berdampak pada susunan tur, tetapi juga memengaruhi kondisi emosional dan hubungan sosialnya. Ia merasa dijauhi oleh orang-orang terdekat, namun tetap memilih tampil demi para penggemar yang telah membeli tiket dan hadir di konser.
Dukungan penonton di Philadelphia menjadi penguat bagi Ed Sheeran setelah melewati salah satu pekan tersulit dalam hidupnya. Ke depan, perkembangan kontroversi seputar keluarnya Macklemore dan sikap para musisi yang terlibat masih menjadi perhatian, terutama terkait posisi panggung musik dalam merespons isu politik dan kemanusiaan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment