Konflik Hong Min-gi dan Nona A Memanas, Saling Bantah soal Kehamilan hingga Dugaan Kekerasan
Perseteruan antara aktor Hong Min-gi dan mantan kekasihnya, yang disebut sebagai Nona A, kembali menjadi sorotan publik. Konflik tersebut memanas setelah Nona A mengaku pernah hamil dan dipaksa menjalani aborsi oleh sang aktor. Tuduhan itu kemudian dibantah secara tegas oleh Fable Company, agensi Hong Min-gi.
Perkembangan terbaru terjadi pada Kamis (20/8), ketika Nona A merespons pernyataan agensi dengan membagikan sejumlah dokumen dan foto melalui media sosial pribadinya. Ia mengunggah foto pemeriksaan USG, dokumen medis yang diklaim berkaitan dengan terapi penghentian kehamilan, serta foto lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Agensi Hong Min-gi Membantah Tuduhan Aborsi
Fable Company menyampaikan bantahan setelah Nona A pada Rabu (19/8) mengungkapkan klaim mengenai kehamilan dan dugaan paksaan untuk melakukan aborsi. Berdasarkan keterangan yang disampaikan agensi, Hong Min-gi mengaku tidak pernah melihat hasil tes kehamilan dari Nona A.
Agensi juga menyatakan bahwa bintang drama Love Your Enemy tersebut tidak pernah memaksa Nona A untuk mengakhiri kehamilannya. Fable Company menilai isu kehamilan dan aborsi merupakan persoalan yang sangat sensitif sehingga perlu ditangani secara serius dan hati-hati.
Dalam pernyataannya, agensi mempertanyakan foto USG yang dibagikan Nona A. Mereka menyebut foto tersebut berbeda dari hasil pemeriksaan yang biasanya digunakan untuk memastikan kehamilan. Karena itu, pihak perusahaan mengaku telah meminta verifikasi dari tenaga medis spesialis kebidanan dan kandungan. Hasil pemeriksaan tersebut disebut akan diajukan sebagai bukti.
Fable Company juga menilai klaim Nona A di media sosial telah berdampak besar terhadap reputasi dan citra Hong Min-gi. Agensi menegaskan tidak akan terus-menerus menanggapi pernyataan yang mereka anggap tidak benar.
Nona A Unggah Foto USG dan Dokumen Medis
Tidak lama setelah bantahan dari pihak agensi, Nona A memberikan respons melalui akun media sosialnya. Seperti diberitakan Xports News melalui Daum, ia membagikan foto hasil pemeriksaan USG yang identitas pribadinya telah disamarkan.
Selain foto USG, Nona A turut mengunggah berkas riwayat medis yang diklaim sebagai dokumen perawatan menggunakan obat penghenti kandungan atau MTX. Ia menyebut dokumen tersebut berkaitan dengan terapi penghentian kehamilan yang dijalaninya pada 23 Juli.
Unggahan itu disampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan agensi yang sebelumnya menyebut Hong Min-gi tidak pernah menerima bukti kehamilan dari Nona A. Namun, hingga saat ini, keaslian dokumen yang dibagikan tersebut serta keterkaitannya secara langsung dengan dugaan kasus ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Nona A Beberkan Dugaan Kekerasan Fisik
Nona A juga mempublikasikan sejumlah foto lebam pada bagian tubuhnya. Ia menduga luka-luka tersebut merupakan akibat kekerasan fisik yang dilakukan Hong Min-gi. Menurut pengakuannya, tindakan tersebut terjadi beberapa kali, termasuk ketika mereka sedang menjalani hubungan intim tanpa persetujuan.
Dalam unggahannya pada Kamis (20/8), Nona A menuliskan bahwa dugaan kekerasan tanpa persetujuan itu meliputi tindakan mencekik leher, membungkam mulut, menjambak rambut, serta melontarkan umpatan yang membawa nama mantan kekasih. Ia menyebut tindakan tersebut terjadi sekitar dua hingga tiga kali.
Nona A kemudian menguraikan beberapa kejadian lain yang menurutnya berkaitan dengan luka pada tubuhnya. Ia mengaku mengalami lebam di bahu dan bagian tubuh lainnya setelah didorong secara kasar di atas kasur pada akhir Juli.
Ia juga menyebut pernah dipaksa berlutut di lantai hingga dini hari pada awal Juli. Setelah itu, menurut pengakuannya, ia diseret dan didorong keluar dari rumah.
Klaim Kekerasan Setelah Terapi Penghentian Kehamilan
Nona A mengaku kembali mengalami kekerasan setelah menjalani terapi penghentian kehamilan pada 23 Juli. Ia mengatakan mendatangi Hong Min-gi karena mengalami rasa sakit dan trauma psikologis. Dalam pertemuan tersebut, ia mengklaim kembali menjadi sasaran tindakan kasar hingga terjatuh ke jalan.
Menurut Nona A, tulang keringnya terkena pintu taksi ketika ia hendak masuk ke kendaraan. Ia juga mengaku bahunya dipukul dengan keras hingga terjatuh di atas aspal. Foto luka yang disebut berkaitan dengan insiden itu turut dilampirkan dalam unggahannya.
Meski demikian, berbagai bukti yang dibagikan Nona A, termasuk foto USG, dokumen medis, dan foto luka lebam, masih belum melalui verifikasi independen. Keterkaitan setiap dokumen dengan tuduhan terhadap Hong Min-gi juga belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.
Perseteruan Masih Berlanjut
Perselisihan antara Hong Min-gi dan Nona A kini berkembang menjadi saling bantah di ruang publik. Nona A menyampaikan klaim dan bukti versinya melalui media sosial, sedangkan agensi Hong Min-gi menolak tuduhan tersebut dan menyatakan akan melakukan pemeriksaan medis terhadap foto USG yang dipersoalkan.
Untuk saat ini, belum ada kepastian mengenai kebenaran seluruh klaim yang disampaikan kedua pihak. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada proses verifikasi terhadap dokumen dan bukti yang telah beredar. Publik juga perlu mencermati setiap informasi secara hati-hati karena isu kehamilan, aborsi, dan dugaan kekerasan merupakan perkara serius yang tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan unggahan media sosial.
Kesimpulan
Konflik Hong Min-gi dan Nona A semakin memanas setelah keduanya menyampaikan versi yang bertentangan mengenai kehamilan, terapi penghentian kandungan, serta dugaan kekerasan. Nona A telah membagikan foto USG, dokumen medis, dan foto lebam sebagai bagian dari klaimnya. Sementara itu, Fable Company membantah tuduhan tersebut dan menyatakan akan meminta verifikasi dari tenaga medis.
Keaslian bukti serta hubungan langsungnya dengan perkara ini masih belum terverifikasi secara independen. Karena itu, perkembangan kasus tersebut perlu diikuti dengan mengedepankan fakta dan menunggu adanya pemeriksaan atau klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment