Wapres Gibran Tinjau Perawatan Darurat Korban Gempa di RSUD TC Hillers Maumere
Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung kondisi korban gempa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan tersebut, Gibran berdialog dengan sejumlah pasien, terutama para ibu yang baru melahirkan dan masih menjalani perawatan di ruang darurat rumah sakit.
Kunjungan itu dilakukan setelah gempa melanda wilayah NTT dan menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Selain melihat kondisi pasien, Wapres juga memastikan kebutuhan para korban akan dipenuhi serta penanganan pascagempa terus ditingkatkan.
Gibran Soroti Kondisi Tenda Perawatan Darurat
Saat meninjau tenda yang digunakan sebagai ruang perawatan sementara, Gibran melihat cahaya matahari masuk melalui celah penutup tenda. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian Wapres karena dapat mengganggu kenyamanan pasien, khususnya ibu dan bayi yang membutuhkan perawatan.
Gibran meminta jajaran pengurus rumah sakit untuk memperbaiki penutup tenda agar lebih rapat. “Nanti tolong itu ditambahi penutupnya,” ujar Gibran kepada pengurus rumah sakit, sebagaimana dikutip dari Antara pada Kamis (20/8).
Permintaan tersebut menunjukkan perhatian Wapres terhadap fasilitas dasar yang digunakan pasien selama rumah sakit masih melakukan perawatan di lokasi darurat. Penambahan penutup diharapkan dapat membuat ruangan sementara menjadi lebih terlindungi bagi pasien dan tenaga medis.
Pastikan Perawatan Pasien Terus Ditingkatkan
Dalam dialog dengan para pasien, Gibran menyampaikan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan penanganan setelah gempa. Ia memastikan para korban tetap mendapatkan perhatian selama menjalani masa pemulihan.
Pasien yang ditemui Gibran sebagian besar merupakan ibu yang baru melahirkan. Kepada mereka, Wapres menyampaikan harapan agar perawatan dapat segera kembali dilakukan di ruangan rumah sakit. Selain itu, perbaikan terhadap rumah warga juga diharapkan dapat dilakukan sehingga masyarakat dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing.
Gibran juga memastikan kebutuhan korban akan dipenuhi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam situasi ketika rumah sakit masih memanfaatkan fasilitas darurat untuk memberikan pelayanan kepada pasien terdampak gempa.
Bupati Sikka Sempat Bergurau soal Nama Bayi
Suasana dialog di tengah kondisi darurat sempat mencair ketika Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago melontarkan gurauan. Ia meminta Gibran memberikan nama kepada salah satu bayi yang baru lahir.
Gurauan tersebut muncul ketika Gibran berdialog dengan para ibu dan memperhatikan bayi-bayi yang berada di area perawatan rumah sakit. Momen itu menjadi bagian dari interaksi Wapres bersama pasien serta jajaran pemerintah daerah di RSUD TC Hillers Maumere.
Meninjau NICU dan Bayi yang Dirawat di Luar Ruangan
Selain melihat tenda perawatan darurat, Gibran berkeliling meninjau sejumlah fasilitas di RSUD TC Hillers. Salah satu ruangan yang dikunjungi adalah Neonatal Intensive Care Unit (NICU), yakni fasilitas bagi bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran memberikan perhatian khusus kepada sejumlah bayi yang harus dirawat di luar ruangan. Kondisi itu menjadi bagian dari dampak gempa terhadap pelayanan rumah sakit, sehingga kebutuhan pasien dan fasilitas perawatan menjadi perhatian utama.
Peninjauan ke berbagai bagian rumah sakit dilakukan untuk melihat secara langsung situasi pelayanan kesehatan setelah gempa. Gibran juga berdialog dengan pihak rumah sakit guna memastikan kebutuhan pasien dapat ditangani selama penggunaan ruang perawatan darurat.
Meninjau Pengungsi dan Kerusakan Pelabuhan
Sebelum mengunjungi RSUD TC Hillers Maumere, Gibran telah meninjau SD Inpres Wairklau. Sekolah tersebut menjadi salah satu lokasi untuk melihat kondisi para pengungsi yang terdampak gempa di wilayah Maumere.
Gibran juga melihat kerusakan yang terjadi di Pelabuhan Laurentius Say di Maumere. Pelabuhan tersebut termasuk fasilitas yang terdampak akibat gempa yang melanda wilayah NTT.
Data Korban dan Pengungsi akibat Gempa NTT
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di wilayah NTT tercatat sebanyak 71 orang.
Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan puluhan ribu warga mengungsi. Total pengungsi di seluruh wilayah NTT tercatat sebanyak 59.647 orang. Jumlah pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Manggarai.
Kesimpulan
Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming ke RSUD TC Hillers Maumere menjadi bagian dari peninjauan langsung terhadap penanganan korban gempa di NTT. Perhatian diberikan kepada ibu yang baru melahirkan, bayi yang membutuhkan perawatan intensif, serta pasien yang masih dirawat di tenda darurat.
Selain memastikan kebutuhan korban terpenuhi, Gibran meminta perbaikan fasilitas sementara dan menegaskan pentingnya peningkatan penanganan pascagempa. Ke depan, pemulihan layanan rumah sakit, perbaikan rumah warga, serta penanganan para pengungsi menjadi hal penting agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih aman dan layak.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment