Minati Atmanegara Jalani Operasi Tulang Panggul akibat Cedera di Lokasi Syuting

Aktris senior Minati Atmanegara mengungkapkan pengalaman menjalani operasi tulang panggul kanan akibat cedera yang dialaminya sekitar delapan tahun lalu. Cedera tersebut terjadi ketika ia sedang berada di lokasi syuting dan pada awalnya hanya menimbulkan rasa pegal. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi itu berkembang menjadi nyeri hingga memengaruhi pola berjalan.

Minati, yang kini berusia 67 tahun, menjalani operasi tersebut pada November atau sekitar 10 bulan sebelum ia membagikan kisahnya. Meski masih merasakan sedikit ngilu dalam masa pemulihan, ia menyebut hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan kondisi tulangnya semakin padat dan sendinya mulai terlepas.

Cedera Panggul Terjadi saat Syuting

Minati menuturkan, cedera itu bermula ketika dirinya sedang terburu-buru di lokasi syuting sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu. Saat berjalan, ia tidak melihat adanya tangga kecil karena warna tangga tersebut menyatu dengan lingkungan di sekitarnya.

Akibatnya, Minati terjatuh dan langsung mengenai panggul bagian kanan. Pada saat kejadian, ia tidak menganggap cedera tersebut sebagai masalah serius. Ia masih dapat berjalan, melanjutkan aktivitas syuting, bahkan tetap berolahraga seperti biasa.

“Waktu itu sih kayaknya enggak apa-apa, jatuh kayaknya pegal-pegal saja. Bisa-bisa saja jalan, syuting jalan terus, besoknya senam, bertahun-tahun. Lama-lama kok mulai ngilu ya,” kata Minati.

Menurutnya, rasa tidak nyaman tersebut muncul secara perlahan. Semula hanya berupa pegal, kemudian berkembang menjadi nyeri dan ngilu di area panggul kanan.

Sempat Memilih Fisioterapi

Minati mengaku sempat enggan memeriksakan kondisi panggulnya ke dokter. Ia lebih dahulu memilih menjalani fisioterapi dengan harapan keluhan tersebut dapat berkurang. Namun, kondisi tubuhnya perlahan menunjukkan perubahan yang lebih serius.

Salah satu perubahan yang ia rasakan adalah pola berjalan yang semakin tidak normal. Minati mengatakan, langkahnya mulai diseret dan cara berjalannya tidak lagi seperti sebelumnya.

“Kok lama-lama jalannya sudah mulai diseret, pola jalannya sudah mulai enggak baik,” ungkapnya.

Setelah akhirnya memeriksakan diri ke dokter ortopedi pada awal tahun, Minati mendapat penjelasan bahwa kondisi panggulnya sudah berada di grade 4 dan memerlukan tindakan operasi. Ia juga menyebut bagian bonggol dan tempurung pada panggulnya sudah menempel secara total.

Menjalani Operasi dengan Metode Stem Cell

Dalam pemeriksaan tersebut, dokter menyampaikan bahwa kondisi tulang Minati masih sangat baik. Karena itu, ia mendapatkan opsi operasi menggunakan metode stem cell. Prosedur tersebut dilakukan dengan cara mengebor hingga mencapai bagian panggul, lalu memasukkan stem cell ke dalam tulang.

Minati mengatakan, proses operasi berlangsung kurang dari satu jam. Ia tidak merasakan sakit berarti selama tindakan karena masih berada di bawah pengaruh obat bius. Namun, rasa sakit dan nyeri mulai terasa beberapa jam kemudian setelah efek bius menghilang.

Rasa sakit tersebut masih berlanjut hingga masa pemulihan, meskipun menurut Minati tidak terlalu parah. Ia masih merasakan ngilu karena proses pemulihan telah memasuki bulan ke-10.

Kondisi Tulang Mulai Menunjukkan Perbaikan

Minati menjalani pemeriksaan rontgen setelah operasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, ia menyebut kondisi tulangnya semakin padat. Selain itu, sendi yang sebelumnya menempel juga mulai terlepas.

“Sakit itu berlanjut terus sampai sekarang, tapi tidak parah, ada ngilu masih karena ini masih bagian recovery sudah masuk bulan ke-10,” tuturnya.

Untuk mendukung proses pemulihan, Minati kini melakukan terapi di air. Terapi tersebut dijalani dengan harapan bonggol dan sendi pada panggulnya dapat kembali berfungsi seperti semula.

Kesimpulan

Pengalaman Minati Atmanegara menunjukkan bahwa cedera yang awalnya terlihat ringan dapat berkembang menjadi masalah serius apabila terus digunakan untuk beraktivitas tanpa pemeriksaan medis. Cedera akibat terjatuh di lokasi syuting sekitar delapan tahun lalu perlahan memengaruhi panggul kanan dan pola berjalannya hingga akhirnya membutuhkan operasi.

Setelah menjalani operasi dengan metode stem cell, Minati masih berada dalam tahap pemulihan. Hasil rontgen yang menunjukkan tulang semakin padat dan sendi mulai terlepas menjadi perkembangan positif bagi proses rehabilitasinya. Kini, ia terus menjalani terapi di air agar fungsi panggulnya dapat kembali secara bertahap.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment