Ruben Onsu Buka Suara soal Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Pilih Penyelesaian Kekeluargaan
Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana yang menyeret namanya. Melalui pernyataan tertulis yang diunggah di media sosial pada Sabtu (22/8), Ruben menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Dalam keterangannya, Ruben mengaku telah berupaya meluruskan berbagai informasi yang beredar. Ia menyebut proses tabayun telah ditempuh dengan bantuan seorang rekan yang menjadi perantara. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan atau titik temu antara pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Ruben Minta Maaf atas Kegaduhan yang Terjadi
Ruben menyampaikan permintaan maaf sehubungan dengan pemberitaan yang belakangan ramai diperbincangkan. Ia menyadari bahwa perkara tersebut telah menimbulkan perhatian publik dan kegaduhan, sehingga merasa perlu memberikan penjelasan secara langsung melalui pernyataan tertulis.
“Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada. Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu,” ujar Ruben dalam keterangannya.
Meski proses mediasi belum membuahkan hasil, Ruben menyatakan tetap memiliki niat untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara yang baik. Ia memilih mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan tidak ingin memperpanjang perdebatan di ruang publik.
Kesulitan Mengumpulkan Data dan Bukti
Selain menjelaskan upaya mediasi, Ruben juga mengungkapkan kendala yang dihadapi saat mengumpulkan dokumen serta bukti untuk keperluan klarifikasi. Menurut dia, proses tersebut membutuhkan waktu karena sejumlah mantan karyawan yang sebelumnya terlibat sudah tidak lagi bekerja dengannya.
Ruben menyebut beberapa mantan karyawan tersebut juga sulit dihubungi. Kondisi itu membuat proses pencarian data menjadi lebih panjang dan menyita perhatian. Kendati demikian, ia mengaku tetap berusaha mengumpulkan bukti yang diperlukan agar informasi mengenai perkara tersebut dapat diluruskan berdasarkan data yang ada.
“Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri,” tegas Ruben.
Ia kemudian menjelaskan bahwa pencarian bukti dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kejadian yang sebenarnya. Ruben menilai sejumlah pemberitaan yang beredar telah berkembang jauh dari versi peristiwa yang ia pahami.
“Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari apa yang sebenarnya terjadi,” tuturnya.
Ruben Berkomitmen Bertanggung Jawab
Di bagian akhir pernyataannya, Ruben mengatakan bahwa perkara tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi dirinya. Ia menyatakan akan tetap bertanggung jawab dan berusaha mencari penyelesaian terbaik atas persoalan yang sedang dihadapi.
Ruben juga berharap pemberitaan mengenai kasus tersebut tidak digunakan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional lain yang dinilai lebih membutuhkan kepedulian bersama. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terus memberikan dukungan dan semangat selama proses berjalan.
“Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama,” tulis Ruben.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan semangat dan dukungan,” lanjutnya.
Ruben Telah Ditetapkan sebagai Tersangka
Pernyataan Ruben tersebut disampaikan beberapa hari setelah penyidik Polres Jakarta Selatan menetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan penipuan dan penggelapan dana senilai Rp3,5 miliar.
Penetapan tersangka itu menjadi latar belakang munculnya berbagai pemberitaan yang mengaitkan nama Ruben dengan persoalan dana tersebut. Namun, dalam pernyataan tertulisnya, Ruben lebih menekankan upaya untuk mengumpulkan data dan bukti guna menjelaskan duduk perkara dari sudut pandangnya.
Penjelasan Minola Sebayang
Secara terpisah, Minola Sebayang pada Jumat (21/8) menyampaikan penjelasan berdasarkan cerita yang diterimanya dari Ruben. Menurut Minola, persoalan tersebut pada awalnya bukan berkaitan dengan investasi, melainkan pinjaman.
Minola menjelaskan bahwa hubungan Ruben dengan pihak yang memberikan dana bermula dari pinjaman. Setelah beberapa waktu, muncul gagasan untuk mengubah hubungan tersebut menjadi kerja sama. Namun, kerja sama itu pada akhirnya tidak dilanjutkan atas keinginan pihak yang memberikan pinjaman.
Dengan demikian, menurut penjelasan Minola, kewajiban yang tersisa adalah pembayaran pinjaman. Meski demikian, ia mengaku belum memahami secara rinci bagaimana persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi perkara hukum dengan tuduhan investasi, penipuan, dan penggelapan.
Minola juga menyebut Ruben tidak ingin memperdebatkan lebih jauh mengenai pihak yang benar atau salah dalam perkara tersebut. Ruben disebut memilih untuk berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
Kesimpulan
Ruben Onsu telah menyampaikan klarifikasi awal terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana Rp3,5 miliar yang membuatnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Jakarta Selatan. Ia meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi, mengaku telah berupaya menempuh mediasi, serta masih mengumpulkan data dan bukti untuk meluruskan informasi yang beredar.
Ke depan, penyelesaian perkara tersebut akan menjadi perhatian publik, terutama karena Ruben menyatakan ingin menempuh jalan kekeluargaan sembari tetap bertanggung jawab. Sementara itu, proses hukum dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai duduk persoalan tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment