Donald Trump Perintahkan Bendera AS Setengah Tiang Selama Sepekan untuk Hormati Dolly Parton
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pengibaran bendera nasional setengah tiang selama satu pekan sebagai bentuk penghormatan kepada musisi legendaris Dolly Parton. Keputusan tersebut disampaikan setelah Parton meninggal dunia pada Selasa (25/8) di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, dalam usia 80 tahun.
Penghormatan itu disampaikan Trump melalui pernyataan yang ia unggah di platform Truth Social. Dalam pesannya, Trump mengatakan bahwa bendera Amerika Serikat akan dikibarkan setengah tiang di seluruh wilayah negara tersebut selama satu minggu. Kebijakan itu dijadwalkan mulai berlaku pada Selasa malam pukul 18.00 waktu setempat.
Langkah tersebut menjadi bentuk penghormatan resmi terhadap sosok yang dikenal luas sebagai salah satu ikon terbesar dalam musik country. Dolly Parton tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai penulis lagu, aktris, dan filantropis.
Trump Sampaikan Penghormatan untuk Dolly Parton
Dalam pernyataannya, Donald Trump menegaskan bahwa pengibaran bendera setengah tiang dilakukan untuk mengenang Dolly Parton. Ia juga menyampaikan pesan perpisahan kepada sang musisi yang telah berkarier panjang dan memberikan pengaruh besar dalam dunia hiburan.
“Sebagai penghormatan kepadanya, saya akan menurunkan bendera Amerika di seluruh Amerika Serikat selama satu minggu mulai malam ini pukul 6:00 sore,” tulis Trump.
Trump kemudian menutup pesannya dengan ucapan perpisahan kepada Parton. “Istirahatlah dengan tenang, Dolly! Dunia mencintaimu,” lanjutnya. Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya penghormatan terhadap Parton, yang memiliki tempat khusus dalam sejarah musik Amerika Serikat.
Dolly Parton Tutup Usia di Nashville
Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun di Nashville, Tennessee, pada Selasa (25/8). Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan seorang musisi yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari perkembangan musik country.
Parton dikenal dengan julukan Queen of Country. Julukan itu melekat pada dirinya berkat karya-karya musik yang kuat, karakter vokal yang khas, serta kiprahnya yang luas di berbagai bidang. Selain bernyanyi, ia juga aktif dalam penulisan lagu, akting, dan kegiatan filantropi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Parton sempat mengalami masalah kesehatan. Pada Oktober tahun lalu, ia memberikan keterangan mengenai kondisi kesehatannya setelah muncul kekhawatiran dari publik. Namun, informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini tidak merinci lebih lanjut mengenai penyakit atau penyebab kematiannya.
Warisan Musik dan Karya Populer Dolly Parton
Sepanjang kariernya, Dolly Parton menulis ratusan lagu. Sejumlah karya yang paling dikenal antara lain “Jolene”, “I Will Always Love You”, dan “Coat of Many Colors”. Lagu-lagu tersebut menjadi bagian penting dari warisan musik Parton dan membuat namanya dikenal luas oleh penggemar musik.
Karya-karya Parton juga kerap menembus daftar tangga musik bergengsi. Pencapaiannya di bidang musik semakin diperkuat oleh berbagai penghargaan yang ia terima. Salah satu bentuk pengakuan terhadap kontribusinya adalah masuknya karya-karyanya ke dalam Grammy Hall of Fame.
Pengaruh Parton tidak terbatas pada satu lagu atau satu periode. Kiprahnya sebagai musisi, penulis lagu, aktris, dan filantropis membuat sosoknya memiliki peran yang luas dalam kehidupan publik Amerika Serikat. Karena itu, kepergiannya tidak hanya menjadi kehilangan bagi dunia musik country, tetapi juga bagi banyak orang yang mengenal karya dan kontribusinya.
Penghormatan bagi Sang Queen of Country
Perintah Donald Trump untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama sepekan menjadi salah satu bentuk penghormatan atas kepergian Dolly Parton. Kebijakan itu sekaligus menegaskan posisi Parton sebagai figur yang memiliki pengaruh besar dalam budaya populer Amerika Serikat.
Dengan meninggalnya Parton, dunia musik kehilangan salah satu tokoh legendaris yang telah menghasilkan ratusan lagu dan karya berpengaruh. Meski demikian, lagu-lagu seperti “Jolene”, “I Will Always Love You”, dan “Coat of Many Colors” akan terus menjadi bagian dari warisan yang mengenang perjalanan sang Queen of Country.
Kesimpulan
Donald Trump memerintahkan bendera Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri selama satu pekan untuk menghormati Dolly Parton, yang meninggal dunia pada usia 80 tahun di Nashville. Parton dikenang sebagai musisi legendaris dengan karier di bidang musik, penulisan lagu, akting, dan filantropi.
Ke depan, penghormatan terhadap Parton akan terus berkaitan dengan karya-karya yang telah ia tinggalkan. Lagu-lagu populer, pencapaian di tangga musik, serta pengakuan melalui Grammy Hall of Fame menjadi bagian penting dari warisan yang membuat namanya tetap dikenang.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment