Inggris Imbau Umat Muslim Hemat Air Saat Wudhu, Penggunaan Satu Liter Bisa Kurangi Pemborosan
Inggris meminta umat Muslim di negaranya untuk menggunakan air secara lebih hemat, terutama ketika melakukan wudhu sebelum salat. Imbauan tersebut disampaikan regulator industri air Inggris, Ofwat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi penggunaan air di tengah komunitas keagamaan dan masyarakat yang beragam.
Selain umat Muslim, warga keturunan Asia di Inggris juga didorong untuk menghemat air dalam kegiatan sehari-hari, termasuk ketika mencuci beras. Imbauan ini menunjukkan bahwa pengelolaan air tidak hanya ditujukan kepada kelompok tertentu, tetapi menjadi perhatian bersama dalam berbagai komunitas.
Imbauan Hemat Air dari Ofwat
Ofwat mengeluarkan imbauan tersebut melalui pernyataan pada Jumat (21/8). Dikutip dari Middle East Eye, imbauan itu merupakan bagian dari program bertajuk “water efficiency in faith and diverse communities” atau efisiensi air di lingkungan keagamaan dan komunitas yang beragam.
Program tersebut didanai oleh Ofwat, yang merupakan departemen pemerintah non-kementerian di Inggris. Fokus utamanya adalah mendorong penggunaan air secara lebih efisien melalui pendekatan yang sesuai dengan kebiasaan serta kebutuhan masyarakat di berbagai komunitas.
Dalam konteks umat Muslim, perhatian khusus diberikan pada penggunaan air saat wudhu. Wudhu merupakan bagian penting sebelum pelaksanaan salat, sehingga dilakukan secara rutin hingga lima kali dalam sehari. Frekuensi tersebut membuat penggunaan air untuk wudhu menjadi salah satu aktivitas yang dinilai perlu dikelola secara lebih hemat.
Uji Coba Penggunaan Satu Liter Air untuk Wudhu
Salah satu inisiatif terbaru dalam program Ofwat dilakukan melalui kerja sama antara South Staffordshire Water, Fakultas Teologi Universitas Cambridge, Cambridge Central Mosque, serta sejumlah organisasi dan perusahaan penyedia air lainnya.
Cambridge Central Mosque dikenal sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Inggris. Dalam uji coba yang berlangsung di Cambridge, umat Muslim setempat didorong untuk menggunakan hanya satu liter air ketika melakukan wudhu sebelum salat.
Penggunaan wadah berkapasitas satu liter menjadi bagian penting dari uji coba tersebut. Dengan menampung air terlebih dahulu, pengguna diharapkan dapat mengetahui jumlah air yang dipakai dan menghindari penggunaan air mengalir secara berlebihan.
Potensi Penghematan Mencapai 55 Liter per Orang
Menurut Ofwat, uji coba itu menunjukkan bahwa penggunaan botol berkapasitas satu liter dapat menghemat hingga 55 liter air per orang setiap hari. Angka tersebut menunjukkan adanya perbedaan besar antara penggunaan air yang terukur dan pemakaian air mengalir tanpa batas yang jelas.
Berdasarkan pemantauan, banyak orang menggunakan hingga 12 liter air mengalir untuk melakukan wudhu lima kali sehari. Kondisi tersebut menjadi alasan mengapa praktik penghematan air saat wudhu dinilai penting, terutama karena jumlah komunitas Muslim di Inggris cukup banyak.
Imbauan ini tidak bermaksud mengurangi tata cara wudhu, melainkan mendorong penggunaan air secara lebih bijaksana. Dengan menyiapkan air dalam jumlah tertentu, umat Muslim tetap dapat menjalankan wudhu sekaligus membantu mengurangi pemborosan.
Penghematan Air Menjangkau Komunitas Beragam
Program water efficiency in faith and diverse communities juga mencakup kebiasaan penggunaan air di luar aktivitas wudhu. Warga keturunan Asia di Inggris, misalnya, turut diminta menghemat air saat mencuci beras.
Pelibatan berbagai komunitas menjadi bagian dari pendekatan yang digunakan Ofwat dalam menyampaikan pesan mengenai efisiensi air. Setiap kelompok memiliki kebiasaan dan aktivitas harian yang berbeda, sehingga ajakan penghematan air disesuaikan dengan kegiatan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Kerja sama antara perusahaan penyedia air, lembaga pendidikan, masjid, dan organisasi lainnya juga memperlihatkan bahwa upaya mengurangi pemborosan air dilakukan melalui kolaborasi. Dalam uji coba di Cambridge, pendekatan tersebut diterapkan secara langsung dengan melibatkan umat Muslim setempat.
Kesimpulan
Inggris melalui Ofwat mengimbau umat Muslim untuk menghemat air saat berwudhu dan mengajak warga keturunan Asia mengurangi penggunaan air ketika mencuci beras. Dalam uji coba di Cambridge, penggunaan satu liter air untuk wudhu disebut mampu menghemat hingga 55 liter air per orang setiap hari.
Dengan adanya program yang melibatkan masjid, universitas, perusahaan penyedia air, dan organisasi lainnya, efisiensi air diharapkan dapat dipahami sebagai tanggung jawab bersama. Ke depan, praktik penggunaan air yang terukur dapat menjadi bagian penting dari kebiasaan sehari-hari di berbagai komunitas di Inggris.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment