Kebakaran di Jalur MRT Bangkok Hentikan Layanan, Penumpang Terancam Terlambat 60 Menit
Bangkok dilanda gangguan layanan transportasi publik setelah kebakaran terjadi di jalur MRT pada Minggu (20/9) siang. Insiden tersebut berlangsung di antara Stasiun Tao Poon dan Stasiun Bang O, tepatnya di Jalan Pracharat Sai 2, Distrik Bang Sue, Bangkok, Thailand.
Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.20 waktu setempat itu membuat sejumlah layanan MRT harus dihentikan sementara. Gangguan juga berdampak pada perjalanan penumpang karena adanya masalah pada pasokan listrik di jalur kereta. Waktu keterlambatan diperkirakan dapat mencapai 60 menit.
Kebakaran Terjadi di Jalur MRT antara Tao Poon dan Bang O
Peristiwa kebakaran terjadi di depan gedung kondominium Chewathai. Lokasi tersebut berada di jalur kereta yang menghubungkan Stasiun Tao Poon dan Stasiun Bang O. Asap dan api terlihat di area jalur MRT sehingga memerlukan penanganan dari petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bang O segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menemukan adanya korsleting listrik yang melibatkan kabel-kabel di jalur kereta.
Kondisi itu kemudian memengaruhi operasional MRT. Gangguan pasokan listrik membuat layanan pada sejumlah bagian rute tidak dapat berjalan secara normal. Petugas juga melakukan pengendalian terhadap api dan asap yang muncul di area jalur kereta.
BEM Prioritaskan Keselamatan Penumpang dan Staf
Bangkok Expressway and Metro (BEM), selaku operator layanan MRT, menyampaikan bahwa pihaknya sedang menangani situasi tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan staf menjadi prioritas selama proses penanganan gangguan berlangsung.
Dalam keterangannya, BEM menyadari bahwa insiden kebakaran tersebut memengaruhi rencana perjalanan banyak penumpang. Operator MRT juga menyatakan akan berupaya memulihkan layanan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
“Kami sangat memahami bahwa insiden ini memengaruhi rencana perjalanan banyak penumpang, dan BEM melakukan segala upaya untuk memulihkan layanan secepat dan seaman mungkin,” tulis BEM, seperti dilaporkan Bangkok Post.
Sejumlah Rute MRT Bangkok Ditutup Sementara
Tak lama setelah kebakaran dilaporkan, BEM mengumumkan penghentian layanan pada rute dari Stasiun Bang O hingga Stasiun Kamphaeng Phet. Penutupan sementara tersebut dilakukan karena adanya gangguan pasokan listrik yang berkaitan dengan kebakaran di jalur kereta.
Penghentian layanan pada rute tersebut berpotensi menyebabkan perjalanan penumpang tertunda. Berdasarkan informasi yang disampaikan, keterlambatan dapat berlangsung hingga 60 menit. Penumpang yang menggunakan jalur terdampak pun harus menyesuaikan rencana perjalanan mereka selama proses penanganan berlangsung.
Gangguan layanan ini terjadi setelah kebakaran ditemukan di antara Stasiun Tao Poon dan Stasiun Bang O. Oleh karena itu, operasional MRT di kawasan tersebut harus dihentikan sementara untuk memastikan kondisi jalur dan sistem kelistrikan dapat ditangani.
Polisi Menerima Laporan pada Pukul 12.30
Letnan Kolonel Polisi Kittiphan Thaentangcharoenchai, wakil kepala bagian penyidikan di Kantor Polisi Tao Poon, mengatakan bahwa pihak kepolisian menerima laporan mengenai kebakaran sekitar pukul 12.30 waktu setempat.
Setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Mereka kemudian melaporkan adanya asap dan api di jalur kereta. Meski demikian, api berhasil dikendalikan oleh petugas.
Penanganan terhadap insiden tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya operator untuk mengatasi gangguan layanan dan pasokan listrik. BEM menyatakan keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama sebelum layanan MRT dapat dipulihkan secara bertahap.
Kesimpulan
Kebakaran di jalur MRT Bangkok pada Minggu (20/9) menyebabkan layanan di sejumlah rute dihentikan sementara. Insiden yang terjadi di antara Stasiun Tao Poon dan Stasiun Bang O itu diduga berkaitan dengan korsleting listrik pada kabel-kabel di jalur kereta. Layanan dari Stasiun Bang O hingga Stasiun Kamphaeng Phet juga ditutup akibat gangguan pasokan listrik.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dan asap di lokasi. Sementara itu, BEM terus menangani dampak gangguan dengan menempatkan keselamatan penumpang serta staf sebagai prioritas. Penumpang perlu mengantisipasi keterlambatan hingga 60 menit sampai layanan MRT kembali berjalan dengan aman.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment