Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa Tertangkap Kamera Scrolling Instagram Saat Erdogan Berpidato di PBB

Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa menjadi sorotan setelah tertangkap kamera sedang menggunakan telepon seluler dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB). Al Sharaa terlihat scrolling media sosial Instagram ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan pidato di forum internasional tersebut.

Momen itu terekam dalam sebuah video dan kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Al Sharaa tampak memegang telepon seluler dengan kedua tangan. Ia terlihat berusaha menutupi layar perangkat yang digunakan. Selain itu, Al Sharaa juga tampak mengenakan headphone selama berada di dalam forum.

Al Sharaa Terlihat Menggunakan Instagram

Aktivitas Al Sharaa saat mengikuti sidang umum PBB langsung menarik perhatian warganet. Pasalnya, ia terlihat tidak sepenuhnya menyimak pidato Erdogan yang sedang berlangsung. Sejumlah pengguna media sosial kemudian membagikan ulang rekaman tersebut dan mengomentari tindakan Presiden Suriah itu.

Salah satu pengguna akun di platform X menyoroti bahwa Al Sharaa tampak scrolling Instagram ketika Erdogan berbicara di hadapan peserta sidang. Unggahan tersebut menggambarkan momen itu sebagai sesuatu yang tidak biasa karena terjadi dalam forum internasional yang dihadiri para pemimpin dunia.

“Saat Presiden Turki Erdogan menyampaikan pidato di PBB, Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa scrolling Instagram,” tulis salah satu pengguna akun X.

Warganet Kaitkan dengan Nama Jolani

Pengguna akun X lainnya juga membahas video serupa. Namun, mereka menggunakan nama yang pernah dikaitkan dengan Al Sharaa ketika dirinya masih memimpin milisi dan belum menjabat sebagai presiden. Sebagian warganet menyebutnya dengan nama Jolani atau Abu Mohammad Al Julani.

“Presiden Suriah Jolani tampak tertangkap scrolling Instagram saat Sidang Majelis Umum PBB,” tulis salah satu pengguna akun X dalam unggahannya.

Penyebutan nama tersebut menunjukkan bahwa sebagian pengguna media sosial masih mengaitkan Al Sharaa dengan identitas yang digunakannya sebelum menduduki posisi sebagai Presiden Suriah. Dalam unggahan yang beredar, perhatian warganet lebih banyak tertuju pada perilaku Al Sharaa selama pidato berlangsung.

Respons Warganet Beragam

Unggahan mengenai Al Sharaa yang terlihat menggunakan Instagram mendapat banyak komentar dari warganet. Sebagian pengguna memaklumi tindakannya dengan alasan para peserta forum harus mendengarkan pidato secara berturut-turut. Menurut mereka, situasi tersebut dapat terasa membosankan bagi sebagian orang.

Di sisi lain, sejumlah warganet menanggapi momen itu dengan candaan. Mereka menyebut Al Sharaa mungkin sedang melakukan beberapa aktivitas sekaligus atau membutuhkan waktu untuk beristirahat di tengah rangkaian agenda sidang.

“Aku kira Presiden Jolani lagi multitasking dan kelihatan seperti para pemimpin butuh istirahat,” tulis salah satu netizen.

Keikutsertaan Kedua Al Sharaa di SMU PBB

Sidang Majelis Umum PBB tahun ini digelar pada 22-28 September di New York, Amerika Serikat. Forum tersebut menjadi kali kedua bagi Ahmed Al Sharaa untuk berpartisipasi dalam agenda internasional itu.

Kehadiran Al Sharaa pada tahun sebelumnya juga menjadi perhatian. Saat itu, partisipasinya disebut sebagai kali pertama seorang Presiden Suriah menghadiri forum tersebut setelah 60 tahun. Karena itu, keterlibatannya dalam SMU PBB kembali mendapat sorotan, termasuk melalui momen ketika ia terlihat menggunakan telepon seluler saat pidato Erdogan berlangsung.

Kesimpulan

Momen Ahmed Al Sharaa tertangkap kamera sedang scrolling Instagram di tengah pidato Recep Tayyip Erdogan menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Rekaman tersebut memicu beragam reaksi, mulai dari kritik hingga komentar bernada candaan. Sebagian warganet memaklumi tindakan itu karena rangkaian pidato dalam sidang berlangsung secara berturut-turut.

Terlepas dari beragam tanggapan yang muncul, peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana aktivitas kecil seorang pemimpin dalam forum internasional dapat dengan cepat menjadi perhatian publik. Ke depan, momen serupa kemungkinan tetap menjadi bahan perbincangan selama rekaman dan komentar terkait terus beredar di media sosial.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment