Warga Norwegia Beri Penghormatan Terakhir kepada Raja Harald V
Warga Norwegia mulai menyampaikan rasa duka dan penghormatan kepada Raja Harald V dengan meletakkan rangkaian bunga di depan Istana Kerajaan pada Sabtu (29/8). Aksi tersebut menjadi bentuk perpisahan masyarakat setelah Raja Harald meninggal dunia sehari sebelumnya, Jumat (28/8), pada usia 89 tahun.
Kepergian Raja Harald V menandai berakhirnya masa pemerintahan yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Selama periode tersebut, ia menjalankan perannya sebagai Raja Norwegia hingga akhir hayatnya. Berita duka ini kemudian mendorong warga untuk datang ke area depan Istana Kerajaan dan meninggalkan bunga sebagai ungkapan belasungkawa.
Warga Meletakkan Bunga di Depan Istana Kerajaan
Pada Sabtu (29/8), rangkaian bunga terlihat diletakkan di depan Istana Kerajaan oleh warga Norwegia. Bunga-bunga itu menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan perpisahan kepada Raja Harald V yang telah memimpin negara tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Kehadiran warga di depan istana menunjukkan bahwa kabar meninggalnya Raja Harald mendapat perhatian besar dari masyarakat Norwegia. Dengan meletakkan bunga, warga menyampaikan rasa kehilangan secara langsung di salah satu tempat yang berkaitan dengan institusi kerajaan.
Prosesi sederhana tersebut juga menjadi bagian dari suasana duka setelah Raja Harald wafat pada usia 89 tahun. Tidak ada rincian lain yang disampaikan mengenai rangkaian kegiatan di depan Istana Kerajaan, namun peletakan bunga menjadi bentuk penghormatan yang dilakukan masyarakat pada hari setelah kepergian sang raja.
Raja Harald Wafat Setelah Memerintah Lebih dari Tiga Dekade
Raja Norwegia Harald V meninggal dunia pada Jumat (28/8). Ia wafat dalam usia 89 tahun setelah menjalankan pemerintahan selama lebih dari tiga dekade. Masa kepemimpinan yang panjang tersebut membuat kepergiannya menjadi peristiwa penting bagi Norwegia.
Informasi mengenai wafatnya Raja Harald menjadi latar belakang bagi warga untuk memberikan penghormatan. Sehari setelah kabar duka itu, masyarakat datang dengan membawa rangkaian bunga ke depan istana. Tindakan tersebut menggambarkan upaya warga untuk menyampaikan penghormatan terakhir secara terbuka.
Penghormatan Terakhir di Kapel Kerajaan
Selain meletakkan bunga di depan Istana Kerajaan, warga Norwegia nantinya juga akan diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir di depan peti jenazah Raja Harald. Peti jenazah tersebut disemayamkan di kapel kerajaan.
Kesempatan itu akan memungkinkan masyarakat menyampaikan perpisahan secara langsung di hadapan jenazah sang raja. Penghormatan di kapel kerajaan menjadi bagian penting dari rangkaian duka setelah Raja Harald meninggal dunia.
Dengan demikian, penghormatan masyarakat berlangsung dalam dua bentuk. Pertama, warga meletakkan bunga di depan Istana Kerajaan pada Sabtu (29/8). Berikutnya, mereka akan memiliki kesempatan untuk datang ke kapel kerajaan dan memberikan penghormatan terakhir di depan peti jenazah Raja Harald.
Kesimpulan
Wafatnya Raja Harald V pada usia 89 tahun mengakhiri masa pemerintahannya yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Warga Norwegia merespons kepergian tersebut dengan meletakkan rangkaian bunga di depan Istana Kerajaan sebagai bentuk belasungkawa dan perpisahan.
Ke depan, masyarakat juga akan diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir di depan peti jenazah Raja Harald yang disemayamkan di kapel kerajaan. Momen tersebut menjadi kelanjutan dari rangkaian penghormatan warga kepada sang raja setelah kabar kematiannya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment