Prabowo Berdiri Sejajar dengan Xi Jinping dan Putin di KTT BRICS India
Presiden Indonesia Prabowo Subianto terlihat berada di barisan depan dalam sesi foto bersama menjelang pembukaan sesi terbuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi, India, Minggu (13/9). Dalam momen tersebut, Prabowo berdiri sejajar dengan sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Penampilan Prabowo dalam agenda internasional itu menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian KTT BRICS. Ia mengenakan setelan berwarna krem yang dipadukan dengan peci hitam. Posisi Prabowo berada di sebelah kanan Presiden Mesir Abdul Fattah El Sisi. Sementara itu, Putin tampak berdiri di sisi sebelahnya dengan mengenakan setelan jas berwarna gelap.
Prabowo Berada di Barisan Depan KTT BRICS
Dalam foto bersama tersebut, Prabowo berada di barisan depan bersama para pemimpin negara anggota BRICS lainnya. Di sebelah Putin tampak Perdana Menteri India Narendra Modi yang menjadi tuan rumah sekaligus pemegang presidensi BRICS tahun ini.
Modi mengenakan pakaian tradisional India. Ia berada di antara dua kepala negara besar, yakni Putin di sebelah kanan dan Xi Jinping di sebelah kiri. Susunan para pemimpin dalam sesi foto bersama itu berlangsung sebelum mereka memasuki ruangan di Bharat Mandapam untuk mengikuti sesi terbuka KTT BRICS.
Modi Sampaikan Sambutan dalam Sesi Terbuka
Setelah sesi foto bersama, para pemimpin negara menuju ruangan di Bharat Mandapam. Dalam sesi terbuka tersebut, Modi menyampaikan sambutan dengan tema “Ketangguhan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan: Membentuk Masa Depan bagi Pertumbuhan Global yang Inklusif.”
Tema tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam rangkaian pertemuan tingkat tinggi BRICS yang digelar di New Delhi pada 12-13 September. Pertemuan ini mempertemukan negara-negara anggota BRICS serta sejumlah negara mitra dan negara nonanggota yang diundang.
Deklarasi New Delhi Bahas Peran Negara Mitra
Sehari sebelum sesi terbuka, tepatnya pada Sabtu, KTT BRICS mengadopsi Deklarasi New Delhi. Deklarasi tersebut mengakui kontribusi negara-negara mitra terhadap kerja sama di dalam blok BRICS.
Dalam deklarasi itu, negara-negara anggota BRICS menyatakan keyakinan bahwa penguatan kemitraan dengan Pasar Berkembang dan Negara-Negara Berkembang atau Emerging Markets and Developing Countries (EMDC) dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi penguatan solidaritas dan kerja sama internasional.
Kerja sama tersebut diharapkan berjalan demi kepentingan seluruh anggota. Negara-negara BRICS juga menekankan pentingnya membangun kerja sama yang inklusif dan setara, termasuk dengan meningkatkan partisipasi negara mitra dalam berbagai kegiatan BRICS.
“Kami mendorong peningkatan partisipasi mereka dalam kegiatan BRICS dan kerja sama praktis di bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama,” demikian isi pernyataan tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency.
Daftar Negara Anggota dan Peserta KTT BRICS
KTT BRICS di New Delhi diikuti oleh negara-negara anggota yang terdiri atas Brasil, China, Rusia, India, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Selain negara anggota, sejumlah negara mitra juga hadir dalam pertemuan puncak tersebut. Malaysia dan Thailand termasuk negara mitra yang turut mengikuti agenda KTT. Sementara itu, Filipina hadir sebagai negara nonanggota BRICS yang diundang dalam pertemuan tersebut.
Kesimpulan
Keberadaan Prabowo di barisan depan bersama Xi Jinping dan Vladimir Putin menunjukkan kehadiran Indonesia dalam forum tingkat tinggi BRICS di India. Dalam agenda tersebut, para pemimpin negara tidak hanya mengikuti sesi foto bersama dan sambutan pembukaan, tetapi juga membahas arah kerja sama melalui Deklarasi New Delhi.
Pengakuan terhadap kontribusi negara mitra serta dorongan untuk memperluas partisipasi negara-negara berkembang menjadi bagian penting dari hasil pertemuan. Ke depan, pelaksanaan kerja sama yang lebih inklusif dan setara akan menjadi perhatian dalam upaya memperkuat solidaritas internasional di antara negara anggota dan mitra BRICS.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment