WNI Peserta Magang di Jepang Tewas Terjepit Mesin Mixer, Kemlu Pastikan Proses Pemulangan
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan perkembangan terkait meninggalnya seorang warga negara Indonesia (WNI) peserta program magang di Jepang. WNI bernama Indra Kurniawan tersebut meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di sebuah pabrik di Prefektur Hiroshima.
Indra dilaporkan tewas setelah terjepit di dalam mesin mixer yang digunakan dalam proses produksi cat. Menanggapi insiden tersebut, Kemlu melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka melakukan koordinasi dengan berbagai pihak berwenang di Jepang.
Kemlu Koordinasikan Penanganan Kecelakaan Kerja
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan penyelidikan terkait kecelakaan yang menewaskan Indra masih berlangsung. Proses tersebut dilakukan untuk mengetahui secara jelas kronologi kejadian serta faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan di tempat kerja itu.
“Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut,” kata Heni dalam rilis resmi pada Jumat (4/9).
Kemlu menyatakan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Koordinasi tersebut melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan Jepang, Kepolisian Ootake di Prefektur Hiroshima, organisasi penerima, serta pihak-pihak lain yang berkaitan dengan penanganan insiden.
Memastikan Hak-Hak Almarhum Terpenuhi
Menurut Heni, koordinasi dilakukan agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan baik. Selain menangani aspek kecelakaan, pemerintah juga memastikan pemenuhan hak-hak almarhum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pelindungan WNI di luar negeri. Kemlu bersama perwakilan Indonesia di Jepang terus memantau proses penanganan kasus, termasuk komunikasi dengan pihak berwenang dan organisasi yang berkaitan dengan program magang Indra.
Jenazah Indra Disiapkan untuk Dipulangkan
Heni menyampaikan bahwa jenazah Indra telah diberangkatkan dari Hiroshima menuju Tokyo. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pemulangan jenazah ke Indonesia.
Proses pemulangan dilakukan setelah berbagai tahapan penanganan di Jepang. Dalam hal ini, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka tetap berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses dapat berlangsung sesuai prosedur yang berlaku.
Indra diketahui berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Ia merupakan pemegang izin tinggal dalam program Technical Intern Training Program (TITP), yakni program yang diikutinya sebagai pekerja magang di Jepang.
Kronologi Kecelakaan di Pabrik
Indra mengalami kecelakaan ketika sedang bekerja di sebuah pabrik yang memproduksi cat. Saat kejadian, ia disebut sedang bekerja seorang diri di area mesin mixer.
Mesin mixer tersebut memiliki kedalaman dan diameter sekitar 1,5 meter. Indra kemudian terjepit di dalam mesin tersebut. Akibat kecelakaan itu, ia mengalami pendarahan pada bagian leher hingga akhirnya meninggal dunia.
Hingga kini, penyelidikan oleh pihak berwenang masih dilakukan. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh, termasuk penyebab serta faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan kerja tersebut.
Indra Mengikuti Program Magang Sejak Juni 2024
Indra telah mengikuti program magang di Jepang sejak Juni 2024. Statusnya di Jepang tercatat sebagai peserta Technical Intern Training Program (TITP).
Kasus ini menjadi perhatian Kemlu karena menyangkut keselamatan dan pelindungan WNI yang bekerja atau mengikuti program magang di luar negeri. Melalui KBRI Tokyo dan KJRI Osaka, pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang serta organisasi penerima untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik.
Kesimpulan
WNI asal Purworejo, Indra Kurniawan, meninggal dunia dalam kecelakaan kerja setelah terjepit mesin mixer di sebuah pabrik produksi cat di Hiroshima, Jepang. Kemlu memastikan penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.
Jenazah Indra telah diberangkatkan dari Hiroshima menuju Tokyo untuk persiapan pemulangan ke Indonesia. Ke depan, Kemlu melalui KBRI Tokyo dan KJRI Osaka akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang serta organisasi terkait guna memastikan seluruh proses penanganan dan pemenuhan hak almarhum berjalan sesuai ketentuan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment