Donald Trump Jr Akui After Party Pernikahan Dibiayai Umar Kremlev, Tokoh yang Terkait Kremlin

Donald Trump Jr, putra sulung Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengungkap bahwa dua acara after party pernikahannya di Bahama dibiayai oleh Umar Kremlev, pengusaha Rusia yang memiliki hubungan dengan lingkungan Kremlin. Pengakuan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial pada Senin (14/9).

Trump Jr menyebut Kremlev sebagai sahabat yang dengan murah hati menjadi tuan rumah bagi dua pesta perayaan pernikahan yang digelar pada Mei lalu. Pernyataan itu muncul setelah laporan media investigasi ProPublica menyebut Kremlev menanggung biaya pesta malam tersebut dengan nilai mencapai ratusan ribu dolar.

Trump Jr Sebut Pembiayaan sebagai Hadiah Pernikahan

Dalam unggahannya, Donald Trump Jr menyatakan bahwa Kremlev menjadi tuan rumah bagi dua pesta perayaan yang disebutnya luar biasa. Ia juga menggambarkan pembiayaan acara tersebut sebagai bentuk hadiah pernikahan dari seorang teman.

“Itu adalah hadiah pernikahan yang sangat murah hati dari seorang teman, dan sesuatu yang sangat kami syukuri hingga saat ini,” tulis Trump Jr dalam unggahan tersebut.

Pengakuan ini menjadi perhatian karena sebelumnya ProPublica telah melaporkan bahwa biaya after party pernikahan Trump Jr disebut ditanggung oleh Kremlev. Nilai pembiayaan tersebut dilaporkan mencapai ratusan ribu dolar, meskipun rincian lengkap mengenai seluruh pengeluaran acara tidak disampaikan dalam informasi yang tersedia.

Laporan ProPublica dan Foto di Lokasi Acara

ProPublica juga merilis foto yang diambil dalam salah satu acara perayaan tersebut. Menurut situs investigasi itu, foto tersebut memperlihatkan bagian atas kepala Umar Kremlev di antara para tamu yang hadir.

Foto tersebut menjadi salah satu dasar pemberitaan mengenai keterlibatan Kremlev dalam acara perayaan pernikahan Trump Jr. Setelah laporan itu beredar, Trump Jr kemudian mengonfirmasi bahwa Kremlev memang menjadi tuan rumah bagi dua pesta di Bahama.

Profil Umar Kremlev dan Hubungannya dengan Rusia

Memimpin Asosiasi Tinju Internasional

Umar Kremlev dikenal sebagai ketua Asosiasi Tinju Internasional atau International Boxing Association (IBA). Organisasi tersebut sebelumnya memiliki hubungan dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Namun, hubungan itu diputus setelah IBA berulang kali mendapat peringatan terkait persoalan tata kelola keuangan dan masalah etika.

Kremlev juga disebut memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia. Berdasarkan siaran pers IBA, pada April lalu Presiden Rusia Vladimir Putin menganugerahkan penghargaan “Order of Friendship” kepadanya.

Disebut Memiliki Koneksi dengan Lingkungan Pro-Kremlin

Media investigasi Rusia, Proekt, menyebut Kremlev sebagai pria kelahiran Tajikistan yang pernah bekerja sebagai promotor tinju tingkat menengah. Media tersebut juga melaporkan bahwa ia membangun hubungan dengan Dinas Perlindungan Federal atau FSO, lembaga yang bertugas melindungi para pejabat tinggi Rusia.

Selain itu, Kremlev disebut sebagai anggota Night Wolves, klub motor yang dikenal memiliki pandangan pro-Kremlin. Anggota klub tersebut pernah melakukan konvoi massal menuju Semenanjung Crimea tidak lama setelah wilayah Ukraina itu dianeksasi oleh Rusia pada Maret 2014.

Sejumlah anggota Night Wolves juga dilaporkan pernah bertempur bersama kelompok separatis pro-Rusia di wilayah Ukraina timur. Informasi mengenai latar belakang dan jaringan Kremlev tersebut turut menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan pembiayaan pesta pernikahan Trump Jr.

Donald Trump Tidak Hadir dalam Pernikahan Putranya

Presiden Donald Trump tidak menghadiri pernikahan maupun after party putranya. Menurut informasi yang tersedia, Trump harus berada di Washington untuk berdiskusi mengenai perang Iran.

Kesimpulan

Pengakuan Donald Trump Jr menegaskan bahwa Umar Kremlev menjadi pihak yang menjadi tuan rumah bagi dua pesta perayaan pernikahannya di Bahama. Pernyataan tersebut muncul setelah ProPublica melaporkan bahwa Kremlev menanggung biaya acara dengan nilai ratusan ribu dolar.

Hubungan Kremlev dengan pemerintah Rusia, penghargaan yang diterimanya dari Vladimir Putin, serta keterkaitannya dengan organisasi dan klub yang dikenal dekat dengan Kremlin membuat pemberitaan ini mendapat perhatian lebih besar. Ke depan, sorotan publik akan tetap tertuju pada hubungan sosial dan pembiayaan acara tersebut, terutama karena melibatkan keluarga presiden Amerika Serikat dan tokoh yang memiliki koneksi dengan Rusia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment