Festival Budaya Maritim 2026 Semarakkan HUT ke-81 TNI AL dan Promosikan Potensi Bahari Kepri

Festival Budaya Maritim 2026 yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut berlangsung semarak di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (19/9). Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga menghadirkan berbagai agenda sosial, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta promosi potensi wisata bahari Kepulauan Riau.

Pelaksanaan festival dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi, yakni Tanjung Talok, Pelabuhan Tanjung Uban Bintan, Pulau Ngenang, Toapaya, Pulau Penyengat, Nongsa, dan kawasan perairan di sekitarnya. Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan kuatnya identitas maritim Kepulauan Riau sekaligus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, TNI Angkatan Laut, lembaga sosial, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Bakti Sosial Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Kepri

Salah satu agenda utama dalam Festival Budaya Maritim 2026 adalah bakti sosial yang dilaksanakan bersama CT ARSA Foundation. Dalam kegiatan tersebut, General Manager CT ARSA Foundation Haerani Akbar bersama Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Kepulauan Riau.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Riau. Berbagai kebutuhan masyarakat disalurkan melalui sejumlah paket bantuan, di antaranya ratusan paket GEBRAG atau Gerakan Berbagi Pangan Bergizi, ratusan paket sembako, serta ratusan paket alat sekolah.

Selain itu, bantuan juga mencakup ratusan Al-Qur’an wakaf dan ratusan buku bacaan yang ditujukan untuk mendukung program KAL Pintar. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam momentum peringatan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut.

Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Festival Budaya Maritim 2026 juga menghadirkan layanan kesehatan gratis sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial. Masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan umum serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

Beragam Layanan Kesehatan

Tidak hanya pemeriksaan, layanan kesehatan dalam kegiatan ini juga mencakup khitanan massal, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing. Agenda tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat dan melengkapi rangkaian kegiatan festival yang menggabungkan unsur sosial dengan semangat kebersamaan.

Dengan adanya layanan kesehatan gratis, festival tidak hanya menampilkan kegiatan budaya dan maritim, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai lokasi pelaksanaan.

KASAL CUP dan Pameran UMKM Meriahkan Festival

Nuansa bahari semakin kuat dengan digelarnya lomba layar KASAL CUP. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang memperkenalkan potensi maritim Kepulauan Riau kepada masyarakat. Selain memperkuat karakter festival, lomba layar tersebut juga mendukung upaya untuk meningkatkan daya tarik wisata bahari daerah.

Kekayaan wilayah pesisir, pulau-pulau, serta budaya maritim Kepulauan Riau menjadi bagian penting dari identitas daerah. Melalui kegiatan seperti KASAL CUP, potensi tersebut dapat diperkenalkan secara lebih luas kepada masyarakat.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Festival Budaya Maritim 2026 menghadirkan pameran produk kriya dan UMKM lokal. Pameran ini menjadi ruang bagi pelaku usaha dan perajin daerah untuk menampilkan produk unggulan mereka.

Selain memperkenalkan hasil karya lokal, kegiatan tersebut juga membuka peluang promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM. Dengan demikian, festival turut mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan produk kriya dan usaha lokal.

Perkuat Promosi Wisata Bahari Kepulauan Riau

Festival Budaya Maritim 2026 menjadi momentum untuk memperkuat promosi wisata bahari Kepulauan Riau. Daerah ini memiliki kekayaan wilayah pesisir, gugusan pulau, budaya maritim, serta beragam destinasi wisata yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Penggabungan agenda sosial, kesehatan, budaya, ekonomi, dan pariwisata membuat festival memiliki cakupan kegiatan yang luas. Rangkaian tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi bahari Kepri sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan daerah.

Sejumlah Tokoh Hadiri Rangkaian Kegiatan

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam rangkaian Festival Budaya Maritim 2026. Mereka di antaranya KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Ibu KASAL Fera Muhammad Ali, Sekretaris Daerah Kepulauan Riau Misni, General Manager CT ARSA Foundation Haerani Akbar, General Manager Aston Tanjung Pinang Susiadi Supardi, serta Wali Kota Tanjung Pinang Lis Darmansyah.

Kesimpulan

Festival Budaya Maritim 2026 menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini memadukan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, pemberdayaan UMKM, lomba layar, serta promosi wisata bahari Kepulauan Riau.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI Angkatan Laut, lembaga sosial, pelaku usaha, dan masyarakat, festival ini diharapkan dapat terus menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperkenalkan kekayaan bahari Kepri. Potensi pesisir, pulau-pulau, budaya maritim, dan destinasi wisata daerah menjadi aset yang dapat terus dikembangkan serta dipromosikan secara lebih luas.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment