Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi, Dorong Inovasi dan Pelayanan Publik
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja melalui inovasi dan penguatan pelayanan publik. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/9), itu memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di kawasan Sulawesi. Apresiasi diberikan berdasarkan capaian daerah dalam empat kategori utama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Empat Kategori Penilaian Pemerintah Daerah
Empat kategori yang menjadi dasar penilaian meliputi akses dan kualitas layanan kesehatan, implementasi Program Tiga Juta Rumah, pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI, serta akses dan layanan pendidikan.
Lingkungan ASRI dalam ajang tersebut merujuk pada upaya menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Sementara itu, kategori lainnya menyoroti sektor-sektor strategis yang berhubungan dengan kualitas hidup masyarakat dan pelaksanaan pemerintahan daerah.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemberian insentif fiskal. Penilaian dilakukan dengan menggunakan sejumlah kriteria yang berkaitan dengan kinerja pemerintahan daerah.
“Acara ini adalah rangkaian dari kegiatan yang kami telah laporkan kepada Bapak Menko [Polkam], yaitu program memberikan insentif fiskal dengan melakukan penilaian ke sejumlah kriteria yang berhubungan dengan pemerintahan daerah,” ujar Tito dalam keterangan resmi.
Kompetisi Dibagi dalam Enam Regional
Untuk menciptakan persaingan yang lebih berimbang, gelaran apresiasi pemerintah daerah tersebut dibagi menjadi enam regional. Wilayah itu mencakup Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Maluku-Nusa Tenggara, serta Papua.
Menurut Tito, pembagian berdasarkan regional mempertimbangkan perbedaan kemampuan fiskal setiap daerah. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki peluang yang lebih setara dalam menunjukkan kinerja dan inovasinya.
“Karena kalau pertandingannya nasional, daerah-daerah yang kemampuan fiskalnya kuat, itu rata-rata mendominasi pemenang,” kata Tito.
Daftar Penerima Apresiasi Regional Sulawesi
Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Pada kategori akses dan kualitas layanan kesehatan, apresiasi tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Tenggara. Di tingkat kabupaten, penerimanya adalah Barru, Banggai, serta Pangkajene dan Kepulauan atau Pangkep.
Sementara itu, apresiasi tingkat kota diberikan kepada Kendari, Baubau, dan Gorontalo.
Implementasi Program Tiga Juta Rumah
Untuk kategori implementasi Program Tiga Juta Rumah, Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memperoleh apresiasi di tingkat provinsi.
Adapun penerima apresiasi tingkat kabupaten terdiri atas Morowali, Soppeng, dan Donggala. Di tingkat kota, penghargaan diberikan kepada Makassar, Manado, dan Bitung.
Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI
Pada kategori pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI, apresiasi tingkat provinsi diraih Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Untuk tingkat kabupaten, penghargaan diberikan kepada Luwu Timur, Tana Toraja, dan Sidenreng Rappang. Sementara itu, penerima apresiasi tingkat kota adalah Parepare, Palu, dan Kotamobagu.
Akses dan Layanan Pendidikan
Di kategori akses dan layanan pendidikan, apresiasi tingkat provinsi diberikan kepada Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Pada tingkat kabupaten, penerimanya meliputi Enrekang, Morowali Utara, dan Sinjai. Sedangkan di tingkat kota, apresiasi diberikan kepada Palopo, Makassar, dan Parepare.
Apresiasi untuk Memacu Kinerja Daerah
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi menjadi bentuk pengakuan terhadap capaian pemerintah daerah dalam sejumlah sektor penting. Penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemerintah daerah agar terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pembagian kompetisi berdasarkan regional, penilaian diharapkan dapat berlangsung secara lebih proporsional sesuai dengan kapasitas masing-masing daerah. Ke depan, mekanisme ini dapat menjadi dorongan bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk meningkatkan inovasi, memperbaiki layanan publik, serta mempertahankan capaian di bidang kesehatan, perumahan, lingkungan, dan pendidikan.
Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budiutomo Harmadi, serta para kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Sulawesi.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment