Persebaya vs Garudayaksa Berakhir 1-1, Gol Dramatis Terjadi di Menit Akhir Super League
Persebaya Surabaya harus puas bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC dalam pertandingan kelima Super League. Duel yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), tersebut berjalan dramatis karena kedua gol tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Persebaya sempat unggul melalui sundulan Alex Martin setelah tuan rumah terus menekan pertahanan Garudayaksa. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Garudayaksa mampu mencetak gol penyeimbang lewat Hamra Hehanussa pada menit ke-89. Setelah melalui pemeriksaan VAR, gol tersebut dinyatakan sah dan membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Babak Pertama Berjalan dalam Tempo Sedang
Pertandingan dimulai dengan tempo sedang. Kedua tim berusaha membangun serangan secara bertahap dan belum langsung bermain terbuka. Persebaya memperoleh peluang pada menit keenam melalui tendangan kaki kiri Jefferson Silva. Namun, bola hasil tembakannya masih melebar di sisi kiri gawang Garudayaksa.
Garudayaksa merespons dua menit berselang. Aleksandar Busnic mencoba peruntungannya melalui tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, tembakan tersebut masih menyamping di sisi kanan gawang Persebaya.
Tim tamu yang dikomandoi Andik Vermansah beberapa kali mampu menekan lini pertahanan Persebaya. Meski demikian, serangan Garudayaksa kerap terhenti karena umpan terakhir atau final pass tidak berjalan dengan baik. Peluang yang dibangun belum mampu diselesaikan menjadi ancaman serius.
Andik Vermansah Membentur Tiang
Ancaman terbesar Garudayaksa pada babak pertama datang pada menit ke-35. Andik Vermansah melepaskan tendangan kaki kanan yang mengarah ke gawang Persebaya. Bola tersebut membentur tiang kanan, sehingga tuan rumah terhindar dari kebobolan.
Persebaya kemudian memiliki kesempatan bagus untuk membuka keunggulan pada menit ke-40. Diogo Ramalho mengirimkan umpan silang ke area kotak penalti yang mengarah kepada Yuran Fernandes. Bek Persebaya itu berada dalam posisi tidak terkawal di depan gawang Garudayaksa, tetapi gagal menyundul bola dengan sempurna.
Gol Miguel Pereira Dianulir VAR
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih menekan. Bajol Ijo sempat mencetak gol pada menit ke-47 melalui tendangan indah kaki kiri Miguel Pereira. Namun, kegembiraan tuan rumah tidak berlangsung lama karena wasit menerima konfirmasi dari ruang VAR.
Setelah dilakukan pemeriksaan, gol Miguel Pereira dianulir karena berada dalam posisi offside. Keputusan tersebut membuat Persebaya harus kembali mencari cara untuk membongkar pertahanan Garudayaksa.
Persebaya terus menguasai tekanan sepanjang babak kedua. Akan tetapi, pertahanan Garudayaksa tampil solid dan membuat para pemain tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih. Tim tamu lebih banyak bertahan, sembari mengandalkan serangan balik cepat.
Reza Arya dan Dominik Holec Tampil Penting
Garudayaksa sesekali mampu keluar dari tekanan melalui serangan balik. Pada menit ke-66, Arkha Kaka melepaskan tendangan kaki kiri yang mengarah ke gawang Persebaya. Kiper Reza Arya berhasil menepis tembakan tersebut dan menghasilkan sepak pojok untuk Garudayaksa.
Persebaya juga mencoba menambah daya gedor dengan mengandalkan striker pengganti Ramadhan Sananta. Pada menit ke-84, Sananta memperoleh peluang di dalam kotak penalti. Namun, operannya terbaca oleh pemain lawan sehingga kesempatan tersebut tidak berkembang menjadi gol.
Dua Gol Tercipta pada Menit-Menit Akhir
Gol yang ditunggu Persebaya akhirnya tercipta menjelang akhir pertandingan. Jefferson Silva mengirimkan umpan silang ciamik dari sisi kiri. Bola tersebut kemudian disambut Alex Martin melalui sundulan dari dalam kotak penalti.
Sundulan Alex Martin meluncur tanpa mampu digagalkan kiper Garudayaksa, Dominik Holec. Persebaya pun unggul 1-0 dan tampak berada di jalur kemenangan.
Namun, Garudayaksa segera memberikan respons. Hanya beberapa saat kemudian, tepatnya pada menit ke-89, Hamra Hehanussa mencetak gol penyeimbang. Ia berdiri bebas ketika menerima umpan silang Christian Frydek dari sisi kanan.
Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR. Setelah peninjauan, wasit menyatakan gol Hamra sah sehingga skor berubah menjadi 1-1. Pada menit-menit terakhir, Dominik Holec juga melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga gawang Garudayaksa dari kebobolan kedua.
Susunan Pemain
Persebaya
M. Reza Arya Pratama (GK); Arief Catur Pamungkas, Yuran Fernandes, Walber Mota, Jefferson Silva; Risto Mitrevski, Toni Firmansyah (C), Diogo Ramalho; Yann Mabella, Miguel Pereira, Malik Risaldi.
Garudayaksa FC
Dominik Holec (GK); Theo Fillo, Al Hamra Hehanussa, Filip Stamenkovic, Arif Setiawan, Alfriyanto Nico Saputro, Andik Vermansah (C), Brian Rubio, Christian Frydek, Carlo Armianto, Aleksandar Busnic.
Kesimpulan
Persebaya Surabaya dan Garudayaksa FC harus berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. Persebaya sempat mencetak gol melalui Alex Martin pada menit-menit akhir, tetapi Garudayaksa langsung membalas lewat Hamra Hehanussa pada menit ke-89.
Hasil ini menunjukkan ketatnya persaingan kedua tim dalam pertandingan kelima Super League. Persebaya memiliki tekanan dan sejumlah peluang, sedangkan Garudayaksa mampu bertahan dengan disiplin serta memanfaatkan kesempatan pada penghujung laga. Selanjutnya, penyelesaian akhir dan konsentrasi hingga peluit terakhir menjadi hal penting yang perlu diperhatikan kedua tim.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment