Korlantas Polri Beri Pelatihan PPGD kepada Pengemudi Ojol untuk Bantu Korban Kecelakaan
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada para pengemudi ojek online (ojol). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Keselamatan Lalu Lintas yang digelar di Pusdiklantas Polri, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/8).
Pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali pengemudi ojol dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Dengan pelatihan ini, pengemudi ojol diharapkan dapat mengambil langkah awal secara cepat dan tepat sebelum petugas kepolisian atau tenaga medis tiba di lokasi.
Pengemudi Ojol Berada di Garis Depan Pelayanan Publik
Kakorlantas Polri Irjen Wibowo mengatakan, pengemudi ojol memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat. Sebagai pekerja jasa transportasi, mereka menghabiskan banyak waktu di jalan dan berinteraksi langsung dengan berbagai kondisi yang terjadi di ruang publik.
Menurut Wibowo, kondisi tersebut membuat pengemudi ojol berpotensi berhadapan dengan berbagai gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas.
“Kawan-kawan ojol ini adalah pekerja jasa transportasi yang selalu berada di jalan sehingga sangat memungkinkan akan berhadapan dengan potensi-potensi gangguan kamseltibcarlantas,” tutur Wibowo.
Ia menjelaskan, gangguan kamseltibcarlantas dapat berupa kemacetan, pelanggaran lalu lintas, hingga kecelakaan lalu lintas. Dalam situasi tersebut, pengemudi ojol bisa menjadi salah satu pihak yang pertama kali mengetahui atau berada di sekitar lokasi kejadian.
Pelatihan PPGD untuk Penanganan Awal Korban
Melalui pelatihan PPGD, para pengemudi ojol diharapkan memiliki pemahaman mengenai penanganan awal terhadap korban kecelakaan. Pengetahuan tersebut penting agar pertolongan dapat diberikan secara tepat sambil menunggu kedatangan petugas.
Wibowo menyebut, pengemudi ojol sebagai bagian dari masyarakat dapat turut membantu penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Bantuan itu dilakukan dalam kapasitas penanganan pertama, bukan menggantikan peran petugas kepolisian maupun tenaga medis.
“Termasuk penanganan terkait dengan korban kecelakaan lalu lintas,” kata Wibowo.
Dengan adanya pelatihan ini, pengemudi ojol diharapkan semakin memahami tindakan yang perlu dilakukan ketika menjumpai korban kecelakaan. Keterampilan tersebut dapat membantu memberikan pertolongan awal secara cepat dan tepat hingga petugas terkait datang ke lokasi.
Menunggu Kedatangan Petugas dan Tenaga Medis
Irjen Wibowo menegaskan bahwa kemampuan yang diberikan melalui pelatihan tersebut dapat digunakan saat pengemudi ojol menemukan korban kecelakaan lalu lintas di tengah perjalanan. Mereka diharapkan mampu memberikan penanganan pertama sembari menunggu petugas kepolisian atau petugas medis tiba.
“Kawan-kawan ojol juga akan semakin paham terkait dengan penanganan pertama secara cepat dan tepat terhadap korban kecelakaan lalu lintas sambil menunggu petugas kami datang atau petugas medis datang,” ujar Wibowo.
Pelatihan ini juga menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung keselamatan lalu lintas. Pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan memiliki peluang untuk menemukan beragam kondisi lalu lintas, termasuk peristiwa kecelakaan.
Kesimpulan
Korlantas Polri memberikan pelatihan PPGD kepada pengemudi ojol sebagai upaya meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan pertolongan awal kepada korban kecelakaan lalu lintas. Kegiatan yang berlangsung dalam rangkaian Gebyar Keselamatan Lalu Lintas di Pusdiklantas Polri, Tangerang Selatan, tersebut menempatkan pengemudi ojol sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat mendukung penanganan awal di lapangan.
Ke depan, pemahaman mengenai pertolongan pertama diharapkan dapat membuat pengemudi ojol lebih siap menghadapi situasi darurat selama berada di jalan. Dengan penanganan awal yang cepat dan tepat, mereka dapat membantu korban sembari menunggu kedatangan petugas kepolisian atau tenaga medis.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment