Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Rumah Duka Korban Gempa NTT dan Salurkan Tali Asih

MAUMERE — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengunjungi rumah duka salah satu korban meninggal dunia akibat bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah sekaligus untuk menyampaikan dukungan moral kepada keluarga korban yang sedang berduka.

Tito mendatangi rumah mendiang Maria Diana Meliana di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Maumere, Kabupaten Sikka, pada Rabu (19/8). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan tali asih sebesar Rp15 juta kepada keluarga korban.

Selain memberikan bantuan, Tito juga menyampaikan belasungkawa serta semangat kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengatakan, bantuan tersebut memang tidak dapat menggantikan rasa kehilangan, tetapi diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan bagi keluarga korban.

Mendagri Sampaikan Dukungan kepada Keluarga Korban

Dalam keterangan tertulis Kementerian Dalam Negeri, Tito menyampaikan bahwa pemerintah berupaya hadir di tengah keluarga korban bencana. Menurut dia, bantuan tali asih diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi ahli waris korban yang meninggal dunia.

“Dan kami tidak bisa menggantikan [rasa duka], tapi paling tidak, tali asih kami [sampaikan untuk memberikan dukungan kepada keluarga],” kata Tito.

Tito juga menyampaikan doa untuk mendiang Maria Diana Meliana. Ia berharap almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, Tito berharap mereka diberi ketabahan dalam menghadapi masa duka setelah bencana gempa tersebut.

Bantuan Disalurkan kepada Empat Ahli Waris Korban Lain

Pada kesempatan yang sama, Tito turut menyalurkan tali asih dengan nilai yang sama kepada ahli waris empat korban meninggal dunia lainnya. Bantuan tersebut tidak diserahkan secara langsung di rumah masing-masing, melainkan dititipkan melalui Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

Selanjutnya, Bupati Sikka akan menyampaikan bantuan tersebut kepada keluarga korban. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para ahli waris yang tengah menghadapi dampak kehilangan anggota keluarga akibat bencana.

Tinjau Posko Pengungsian di GOR Samador

Usai menyambangi rumah keluarga korban, Tito melanjutkan agenda kunjungannya ke Gelanggang Olahraga (GOR) Samador, Kabupaten Sikka. Di lokasi tersebut, ia meninjau langsung posko pengungsian yang digunakan oleh warga terdampak gempa.

Dalam kunjungan itu, Tito juga mendengarkan penjelasan dari Bupati Sikka mengenai kondisi di wilayah terdampak serta langkah-langkah pemulihan pascagempa. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk melihat secara langsung situasi warga dan perkembangan penanganan setelah bencana.

Kehadiran Mendagri di posko pengungsian sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak. Selain memberikan dukungan kepada keluarga korban meninggal, pemerintah juga memantau situasi pengungsi serta proses pemulihan di daerah yang terkena dampak gempa.

Bantuan Juga Disalurkan di Wilayah Terdampak Lain

Sebelum mengunjungi Kabupaten Sikka, Tito telah menyerahkan bantuan serupa kepada ahli waris korban meninggal dunia di sejumlah lokasi terdampak lainnya. Bantuan tersebut diberikan di Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur; Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende; serta Desa Waekokak, Kabupaten Nagekeo.

Penyaluran tali asih di sejumlah wilayah tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga korban bencana. Tito berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga, meskipun nilainya tidak dapat menggantikan kehilangan yang mereka alami.

Kesimpulan

Kunjungan Mendagri Tito Karnavian ke rumah duka korban gempa di Kabupaten Sikka menjadi wujud dukungan pemerintah bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. Selain menyerahkan tali asih sebesar Rp15 juta kepada keluarga mendiang Maria Diana Meliana, Tito juga menyalurkan bantuan dengan nilai yang sama kepada ahli waris empat korban lainnya melalui Bupati Sikka.

Dalam kunjungan tersebut, Tito turut meninjau posko pengungsian di GOR Samador dan mendengarkan penjelasan mengenai kondisi serta langkah pemulihan pascagempa. Ke depan, perhatian terhadap keluarga korban dan warga yang masih berada di posko pengungsian diharapkan terus berlanjut agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment