Penyelam Basarnas Kembali Temukan Korban KM Virgo 8, Total 13 Meninggal Dunia

Jakarta – Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan korban meninggal dunia di dalam badan KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa. Korban ditemukan pada Senin (21/9) sekitar pukul 14.24 WIB dalam rangkaian operasi pencarian dan evakuasi kapal yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Penemuan tersebut menambah jumlah korban yang telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Berdasarkan data manifes, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Hingga pencarian berlangsung, sebanyak 121 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 13 orang meninggal dunia. Sementara itu, masih terdapat 122 orang yang belum ditemukan.

Basarnas Terus Maksimalkan Pencarian

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan bahwa proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan secara maksimal. Basarnas mengerahkan personel serta sarana yang tersedia untuk menemukan korban yang masih berada di dalam kapal maupun di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Syafii, setiap korban yang ditemukan menjadi bagian penting dari upaya memberikan kepastian kepada keluarga. Karena itu, tim pencarian tidak menghentikan operasi meskipun proses evakuasi di badan kapal memiliki tantangan tersendiri.

“Kami tidak berhenti. Setiap temuan adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan kepastian kepada keluarga. Tim akan terus melakukan pencarian dengan maksimal, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan para penyelam,” kata Syafii dalam keterangannya, Senin.

Keselamatan Penyelam Menjadi Perhatian

Dalam proses pencarian di dalam badan kapal yang terbalik, keselamatan para penyelam tetap menjadi prioritas. Tim harus menjalankan operasi secara cermat dengan memanfaatkan personel dan peralatan yang tersedia. Basarnas memastikan pencarian dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan kondisi serta keamanan di lokasi.

Korban yang berhasil dievakuasi dari dalam badan kapal kemudian dibawa menggunakan Helikopter HR 3601 menuju Bandara Banjarmasin. Proses pemindahan tersebut dilakukan pada pukul 11.20 WITA. Setelah tiba, korban diserahkan kepada pihak terkait untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Kronologi KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA. Sebelumnya, kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Kapal diduga mengalami gangguan setelah menghadapi cuaca buruk saat berada di perairan Laut Jawa. Pada hari yang sama, KM Virgo Transport 8 kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik. Sejak saat itu, operasi pencarian dan evakuasi dilakukan untuk menemukan seluruh penumpang serta awak kapal yang berada dalam manifes.

Jumlah Korban Masih Terus Didata

Dengan ditemukannya kembali korban meninggal dunia, total korban yang telah ditemukan mencapai 121 orang. Rinciannya adalah 108 orang selamat dan 13 orang meninggal dunia. Adapun 122 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Data korban dapat terus diperbarui seiring berlangsungnya operasi di lokasi. Setiap korban yang ditemukan akan melalui proses evakuasi, identifikasi, dan penanganan oleh pihak terkait. Langkah tersebut diperlukan agar informasi mengenai korban dapat disampaikan secara tepat kepada keluarga.

Kesimpulan

Basarnas kembali menemukan korban meninggal dunia di dalam KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. Hingga kini, 121 korban telah ditemukan, dengan 108 orang selamat dan 13 orang meninggal dunia. Namun, masih ada 122 orang yang belum ditemukan.

Operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan penyelam. Basarnas juga akan melanjutkan proses evakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak terkait untuk identifikasi serta penanganan berikutnya. Perkembangan pencarian diharapkan dapat memberikan kepastian bagi keluarga para penumpang dan awak kapal yang masih menunggu kabar.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment