Pesawat Cassa TNI AL Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Sejumlah Penerbangan Mengalami Delay
Pesawat jenis Cassa milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) tergelincir hingga keluar jalur di area landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Selasa (25/8) sekitar pukul 11.25 WITA. Insiden tersebut terjadi di runway 03-21 atau landasan pacu yang membentang dari arah utara ke selatan.
Peristiwa itu terjadi ketika aktivitas penerbangan komersial masih berlangsung di bandara. Berdasarkan papan informasi keberangkatan atau Flight Information Display System (FIDS) yang dipantau sekitar pukul 14.56 WITA, sejumlah penerbangan tercatat mengalami perubahan jadwal. Namun, pihak pengelola Bandara Sultan Hasanuddin menyatakan bahwa keterlambatan tersebut belum tentu berkaitan dengan insiden pesawat TNI AL.
Pesawat Cassa TNI AL Tergelincir di Runway 03-21
Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, mengatakan kecelakaan terjadi di runway 03-21. Setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut, personel bandara segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Kecelakaan terjadi di runway 03-21. Personel bandara segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Saat ini, masih dilakukan penanganan,” ujar Taufan dalam keterangannya pada Selasa siang.
Hingga berita ini ditulis, pihak Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IV Makassar yang telah dikonfirmasi mengenai insiden tersebut belum menyampaikan keterangan maupun pernyataan resmi.
Pengelola Bandara Sebut Operasional Tetap Berjalan
Taufan menyampaikan bahwa operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan seperti biasa. Menurut dia, Bandara Sultan Hasanuddin memiliki dua landasan pacu sehingga penerbangan masih dapat menggunakan runway lainnya.
“Delay itu belum tentu karena kejadian itu. Runway ada dua, yang satu tetap beroperasi,” kata Taufan kepada wartawan.
Landasan pacu yang digunakan untuk operasional penerbangan berada di arah timur-barat, yakni runway 13-31. Dengan demikian, aktivitas penerbangan tetap berlangsung meskipun penanganan pesawat Cassa yang tergelincir di runway 03-21 masih dilakukan.
“Saat ini operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan dengan normal,” ujar Taufan.
Sejumlah Penerbangan Mengalami Perubahan Jadwal
Meski pengelola bandara menyatakan operasional tetap normal dan keterlambatan belum tentu disebabkan oleh insiden tersebut, papan informasi keberangkatan pada Selasa siang mencatat sejumlah perubahan jadwal penerbangan. Beberapa penerbangan mengalami penundaan hingga beberapa jam dari waktu keberangkatan yang telah dijadwalkan.
Daftar penerbangan yang mengalami penundaan
- Lion Air JT-892 tujuan Gorontalo semula dijadwalkan berangkat pukul 12.40 WITA. Jadwalnya berubah menjadi pukul 15.50 WITA melalui Gate 10.
- Lion Air JT-745 tujuan Denpasar yang semula dijadwalkan berangkat pukul 13.10 WITA ditunda menjadi pukul 16.20 WITA melalui Gate 1.
- Lion Air JT-985 tujuan Jakarta mengalami perubahan jadwal dari pukul 13.25 WITA menjadi pukul 14.20 WITA melalui Gate 8.
- Lion Air JT-994 tujuan Kendari yang dijadwalkan berangkat pukul 13.50 WITA ditunda menjadi pukul 15.10 WITA melalui Gate 4.
- Lion Air JT-707 tujuan Surabaya mengalami penundaan dari pukul 14.20 WITA menjadi pukul 15.10 WITA melalui Gate 10.
- Wings Air IW-1869 tujuan Bima dan IW-1300 tujuan Mamuju, yang masing-masing dijadwalkan berangkat pukul 14.55 WITA, ditunda menjadi pukul 16.40 WITA. Penerbangan menuju Bima menggunakan Gate 3, sedangkan penerbangan menuju Mamuju menggunakan Gate 2.
- Citilink QG-213 tujuan Jakarta yang semula dijadwalkan berangkat pukul 15.20 WITA ditunda menjadi pukul 18.20 WITA melalui Gate 3.
Tiga penerbangan menuju Batulicin berstatus unscheduled
Selain mencatat sejumlah penerbangan yang mengalami penundaan, papan informasi bandara juga menunjukkan tiga penerbangan tujuan Batulicin berstatus unscheduled. Ketiga penerbangan tersebut adalah N977JH dengan jadwal pukul 15.30 WITA, T7DG4 dengan jadwal pukul 16.05 WITA, serta T7977 yang dijadwalkan berangkat pukul 17.05 WITA.
Penanganan Insiden Masih Berlangsung
Pesawat Cassa TNI AL diketahui tergelincir di landasan pacu utara-selatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 11.25 WITA. Personel bandara langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan terhadap insiden tersebut.
Di tengah proses penanganan, operasional penerbangan dialihkan menggunakan runway 13-31 yang berada di bagian timur-barat. Pihak pengelola bandara menegaskan bahwa aktivitas penerbangan tetap berlangsung dengan normal melalui landasan pacu tersebut.
Kesimpulan
Pesawat Cassa milik TNI AL tergelincir dan keluar jalur di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, pada Selasa (25/8) sekitar pukul 11.25 WITA. Insiden tersebut diikuti perubahan jadwal sejumlah penerbangan komersial berdasarkan informasi pada FIDS, termasuk penerbangan Lion Air, Wings Air, dan Citilink. Selain itu, tiga penerbangan tujuan Batulicin tercatat berstatus unscheduled.
Meski demikian, pengelola Bandara Sultan Hasanuddin menyatakan keterlambatan penerbangan belum tentu berkaitan dengan insiden pesawat tergelincir. Operasional bandara tetap berjalan menggunakan runway 13-31. Penanganan di lokasi masih berlangsung, sementara keterangan resmi dari Kodaeral IV Makassar terkait insiden tersebut masih dinantikan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment