Pramono Anung Soroti Rombongan Mobil Terobos CFD Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara mengenai rombongan kendaraan yang menerobos kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pada Minggu (23/8). Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Pramono menegaskan bahwa kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di area CFD. Ia menyebut, kawasan tersebut seharusnya digunakan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga kendaraan bermotor tidak dapat masuk secara bebas selama kegiatan berlangsung.

Menanggapi kejadian itu, Pramono mengaku langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga masih mendalami identitas kendaraan serta pihak-pihak yang berada di dalam rombongan tersebut.

Pramono Langsung Berkoordinasi dengan Dishub

Pramono mengatakan dirinya segera menghubungi Dishub setelah mengetahui peristiwa tersebut viral di media sosial. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap kendaraan yang masuk ke kawasan CFD tanpa izin.

“Dari kemarin begitu kejadian dan viral saya langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Saya sampaikan terkait kendaraan pribadi yang melintas di Car Free Day yang sebenarnya tidak boleh terjadi,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (24/8).

Menurut Pramono, larangan bagi kendaraan pribadi untuk melintas di kawasan CFD sudah jelas. Karena itu, masuknya rombongan kendaraan ke area tersebut dinilai sebagai kejadian yang seharusnya tidak terjadi.

Akses CFD Sebelumnya Telah Ditutup

Pramono menjelaskan bahwa akses menuju kawasan CFD telah ditutup menggunakan barrier. Penutupan tersebut dilakukan untuk membatasi kendaraan agar tidak masuk ke jalur yang sedang digunakan untuk kegiatan bebas kendaraan bermotor.

Namun, rombongan kendaraan itu tetap dapat masuk setelah barrier dibuka. Pramono menyebut barrier tersebut berada dalam penjagaan petugas, termasuk dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian.

“Mereka yang membuka barrier dan padahal barrier itu juga dijaga oleh Satpol PP, ada juga dari kepolisian,” ujar Pramono.

Setelah rombongan kendaraan masuk, petugas Dishub yang berjaga di kawasan SCBD segera mengambil tindakan. Petugas menghalau kendaraan tersebut dan mengarahkan rombongan untuk keluar dari area CFD melalui jalur SCBD.

Lima Kendaraan Masuk ke Area CFD

Pramono menyebut terdapat lima kendaraan yang melintas di kawasan CFD Sudirman-Thamrin dalam peristiwa tersebut. Salah satu kendaraan di antaranya diketahui menggunakan lampu strobo.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menyampaikan identitas pasti kendaraan maupun orang-orang yang berada di dalamnya. Proses pendalaman masih dilakukan karena informasi mengenai nomor kendaraan dan identitas rombongan belum sepenuhnya diperoleh.

Pemprov Masih Mendalami Identitas Rombongan

Pramono mengatakan, hasil pendalaman mengenai kendaraan dan pihak yang terlibat akan disampaikan pada waktunya. Ia menekankan bahwa pemerintah belum mendapatkan data yang benar-benar pasti terkait identitas rombongan tersebut.

“Saat ini sedang dilakukan pendalaman, nanti pada saatnya akan kami sampaikan mengenai kendaraan-kendaraan dan siapa yang ada di dalamnya,” kata Pramono.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian nomor kendaraan yang digunakan rombongan tersebut membuat proses identifikasi masih berlangsung. Pramono menyebut pihaknya belum memperoleh nama-nama yang pasti karena beberapa kendaraan menggunakan nomor dengan kode “ZZ”.

Petugas Diminta Bertindak Tegas

Pramono menegaskan bahwa kejadian kendaraan pribadi menerobos kawasan CFD tidak boleh terulang. Ia mengaku telah menegur petugas Satpol PP yang berjaga agar dapat bertindak lebih tegas apabila menghadapi peristiwa serupa.

Menurutnya, pengamanan akses menuju kawasan CFD harus berjalan sesuai ketentuan. Barrier yang telah dipasang perlu dijaga dan penggunaannya harus dilakukan secara tepat agar kendaraan pribadi tidak dapat memasuki area yang diperuntukkan bagi masyarakat selama CFD berlangsung.

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa Pemprov DKI Jakarta masih menunggu hasil pendalaman sebelum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai rombongan kendaraan. Pemerintah juga perlu memastikan pengawasan di titik-titik akses CFD berjalan lebih efektif.

Kesimpulan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melintas di kawasan CFD Sudirman-Thamrin. Dalam kejadian pada Minggu (23/8), lima kendaraan disebut masuk ke area CFD setelah barrier dibuka, bahkan salah satunya menggunakan lampu strobo.

Petugas Dishub kemudian menghalau rombongan dan mengarahkannya keluar melalui SCBD. Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta masih mendalami identitas kendaraan serta pihak yang berada di dalamnya. Ke depan, Pramono meminta petugas di lapangan bertindak tegas agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment