Resident Evil Reboot Zach Cregger Cetak Rekor Box Office dengan Debut US$60 Juta

Resident Evil versi reboot garapan sutradara Zach Cregger berhasil mencetak rekor baru dalam sejarah 24 tahun waralaba tersebut. Film yang dirilis di bioskop Amerika Utara itu meraup pendapatan sebesar US$60 juta atau sekitar Rp1,06 triliun pada pekan perdana penayangannya.

Perolehan tersebut melampaui proyeksi awal industri yang memperkirakan film ini akan menghasilkan US$40 juta hingga US$50 juta pada akhir pekan pembuka. Selain mencatatkan performa kuat di pasar domestik, film produksi Sony itu juga mendapat sambutan positif dari penonton dan mencatat pendapatan besar dari pasar internasional.

Resident Evil Reboot Pecahkan Rekor Debut Waralaba

Seperti diberitakan Variety pada Minggu (20/9), pendapatan US$60 juta yang diraih Resident Evil secara otomatis menumbangkan rekor debut tertinggi dalam sejarah waralaba. Rekor sebelumnya dipegang oleh Resident Evil: Afterlife yang dirilis pada 2010 dengan pendapatan pembuka sebesar US$26 juta.

Dengan demikian, reboot arahan Zach Cregger mencatat debut lebih dari dua kali lipat dibandingkan film yang sebelumnya menduduki posisi teratas tersebut. Capaian ini menjadi pencapaian penting bagi waralaba Resident Evil yang telah bertahan selama lebih dari dua dekade.

Total Pendapatan Global Tembus US$108,3 Juta

Tambahan pemasukan dari pasar internasional sebesar US$48,3 juta membuat Resident Evil mengumpulkan total US$108,3 juta secara global pada akhir pekan pertama. Film tersebut diketahui memiliki nilai produksi sebesar US$75 juta.

Hasil ini menunjukkan bahwa daya tarik film tidak hanya kuat di Amerika Utara, tetapi juga mendapat respons besar dari penonton di berbagai pasar internasional. Perolehan global tersebut sekaligus memperkuat posisi reboot ini sebagai salah satu pembukaan film terbesar dalam waralaba Resident Evil.

Disambut Positif Penonton dan Kritikus

Kesuksesan Resident Evil tidak hanya terlihat dari angka box office. Film ini juga memperoleh respons positif dari penonton. Di Rotten Tomatoes, film tersebut mendapatkan skor 96 persen. Sementara itu, CinemaScore memberikan nilai B+.

Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan posisi Cregger sebagai salah satu sutradara penting dalam genre horor modern. Sebelumnya, ia dikenal melalui Barbarian pada 2022 dan Weapons yang dirilis tahun lalu.

Analis tren pasar Rentrak, Paul Dergarabedian, menilai keputusan Sony untuk menyerahkan waralaba besar tersebut kepada Cregger terbukti berhasil memberikan kesegaran baru. Menurutnya, pendekatan itu mampu menarik perhatian penonton muda.

Pandangan serupa disampaikan pengamat industri dari FranchiseRe, David A. Gross. Ia menyebut pencapaian reboot ini sebagai momen kebangkitan besar bagi seri Resident Evil, terutama setelah waralaba tersebut sempat mengalami keterpurukan melalui Resident Evil: Welcome to Raccoon City pada 2021.

Gandeng Kembali Austin Abrams

Dalam film terbaru ini, Zach Cregger kembali bekerja sama dengan aktor Austin Abrams. Sebelumnya, Abrams tampil dalam Weapons sebagai seorang pecandu narkoba.

Resident Evil (2026) mengisahkan Bryan, yang diperankan oleh Abrams, seorang kurir medis yang menerima tugas untuk mengantarkan paket prioritas ke Raccoon General Hospital di Raccoon City. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi situasi mengerikan ketika Bryan terjebak dalam kepungan wabah zombi.

Kisah tersebut menjadi dasar bagi reboot ini untuk memperkenalkan kembali dunia Resident Evil melalui sudut pandang yang baru. Kehadiran Cregger dan Austin Abrams juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendekatan berbeda bagi penonton.

Resident Evil Dominasi Box Office Pekan Ini

Dominasi Resident Evil terlihat dari posisinya di puncak tangga box office pekan ini. Film tersebut meninggalkan sejumlah judul lain yang turut bersaing di bioskop Amerika Utara.

Practical Magic 2 berada di posisi kedua dengan pendapatan US$12 juta. Di urutan ketiga, Spider-Man: Brand New Day meraih US$6,5 juta pada pekan kedelapan penayangannya. Film yang dibintangi Tom Holland itu telah mengumpulkan total pendapatan global sebesar US$2,45 miliar.

Sementara itu, posisi keempat ditempati The Odyssey karya Christopher Nolan dengan pendapatan US$4,9 juta. Film animasi Coyote vs. Acme melengkapi lima besar setelah mengantongi US$4,3 juta.

Kesimpulan

Reboot Resident Evil garapan Zach Cregger berhasil membuka perjalanan komersialnya dengan sangat kuat. Pendapatan US$60 juta di Amerika Utara memecahkan rekor debut waralaba, sedangkan total pemasukan global US$108,3 juta menunjukkan besarnya minat penonton terhadap film tersebut.

Dukungan skor Rotten Tomatoes dan CinemaScore turut memperkuat penerimaan positif terhadap film ini. Dengan hasil tersebut, Resident Evil memiliki modal penting untuk mempertahankan momentum sekaligus menegaskan kembali posisinya sebagai salah satu waralaba horor besar di layar lebar.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment