Ribuan Peserta Muktamar NU ke-35 Padati Ponpes Bahrul Ulum Jombang

Ribuan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai memadati area Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia dan langsung mengikuti proses registrasi yang telah disiapkan panitia.

Berdasarkan pantauan sejak pukul 09.00 WIB, arus kedatangan peserta ke lokasi berlangsung secara berkelanjutan. Rombongan yang datang antara lain berasal dari Papua, Tuban, Sukabumi, dan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Setibanya di kawasan pesantren, para peserta diarahkan menuju pintu masuk registrasi untuk menjalani verifikasi identitas.

Peserta Wajib Menyiapkan QR Code untuk Registrasi

Proses masuk ke area registrasi mendapat pengamanan ketat dari personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Petugas berjaga di sejumlah titik untuk memastikan seluruh peserta mengikuti tahapan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Setiap peserta diwajibkan menyiapkan identitas digital berupa QR Code atau barcode. Identitas tersebut dapat ditampilkan melalui telepon seluler maupun dalam bentuk cetakan kertas. Dokumen itu menjadi syarat utama sebelum peserta diperbolehkan memasuki ruang verifikasi.

Panitia muktamar juga terus mengingatkan peserta agar menyiapkan kode tersebut sejak awal. Pengumuman disampaikan melalui pengeras suara di area registrasi.

“Bagi peserta yang akan melakukan registrasi, terlebih dahulu menyiapkan QR Code atau Barcode untuk memasuki ruang verifikasi,” kata panitia muktamar melalui mikrofon, Kamis (27/8).

Setelah dinyatakan lolos verifikasi, peserta diarahkan menuju ruang khusus untuk menerima kartu identitas resmi muktamar. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendataan peserta yang hadir di lokasi.

Lebih dari Separuh Peserta Telah Hadir

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Mohammad Nuh, menyampaikan bahwa tingkat kehadiran peserta meningkat dengan cepat. Ia memastikan lebih dari separuh jumlah peserta muktamar telah berada di lokasi pada Kamis pagi.

“Sekarang ini terus berjalan. Sampai tadi malam itu sudah hampir 50 persen lebih. Hari ini juga bisa lihat semuanya mendaftar. Insyaallah nanti jam 12.00 WIB itu akan sampai puncaknya dan selesailah. Siap semua kuorum,” kata Nuh.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses registrasi terus berlangsung seiring kedatangan rombongan dari berbagai daerah. Panitia masih melayani peserta yang datang dan menjalankan tahapan verifikasi sebelum mereka memperoleh kartu identitas muktamar.

Pedagang dan Pengamanan Memadati Area Pesantren

Meningkatnya jumlah peserta turut berdampak pada aktivitas ekonomi di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Sepanjang Jalan Kyai Haji Wahab Hasbullah, sejumlah pedagang terlihat memenuhi area dengan menawarkan berbagai kebutuhan dan cendera mata yang berkaitan dengan muktamar.

Barang yang dijajakan meliputi pakaian, pernak-pernik, serta beragam atribut muktamar. Kehadiran para pedagang membuat suasana di sekitar pesantren semakin ramai seiring terus berdatangannya peserta.

Untuk menjaga ketertiban, pihak keamanan memasang pagar barikade di sejumlah titik strategis di sekitar kompleks pesantren. Barikade tersebut digunakan untuk mengatur pergerakan orang dan menjaga area tertentu tetap terkendali.

Lokasi Utama Muktamar Masih Steril

Di sisi lain, tenda raksasa yang menjadi lokasi utama pelaksanaan muktamar di Lapangan Untung Suropati masih dalam kondisi steril. Area tersebut belum dibuka untuk masyarakat umum maupun peserta yang baru tiba di lokasi.

Lokasi tenda masih dikelilingi garis pembatas berwarna kuning. Masyarakat dan peserta diminta tidak memasuki area itu hingga ada ketentuan lebih lanjut dari pihak terkait.

Kesimpulan

Arus kedatangan peserta Muktamar NU ke-35 di Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, terus meningkat sejak Kamis pagi. Proses registrasi dilakukan dengan sistem verifikasi QR Code atau barcode dan mendapat pengamanan dari Banser. Mohammad Nuh menyebut lebih dari separuh peserta telah hadir, sementara proses pendaftaran diperkirakan mencapai puncaknya pada sekitar pukul 12.00 WIB.

Di tengah aktivitas registrasi, kawasan sekitar pesantren turut dipadati pedagang dan diperkuat dengan barikade keamanan. Adapun tenda utama di Lapangan Untung Suropati masih disterilkan dan belum dapat dimasuki. Selanjutnya, perhatian akan tertuju pada penyelesaian registrasi serta kesiapan lokasi utama untuk pelaksanaan rangkaian muktamar.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment