Sejumlah Negara Arab Kecam Serangan Israel ke Pangkalan Abu Al Duhur di Suriah
Sejumlah negara Arab mengecam serangan udara Israel yang menyasar wilayah Suriah pada Selasa (18/8) dini hari waktu setempat. Serangan tersebut menargetkan Pangkalan Abu Al Duhur, yang berada sekitar 70 kilometer dari wilayah Turki.
Media pemerintah Suriah, Ekhbariya, melaporkan bahwa serangan Israel menghantam landasan pacu dan fasilitas penyimpanan di pangkalan militer tersebut. Hingga laporan ini disampaikan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat bombardir tersebut.
Serangan itu memicu reaksi keras dari sejumlah negara Arab, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Yordania, dan Bahrain. Turki, yang wilayahnya berada dekat dengan lokasi serangan, juga menyampaikan kecaman serta menyerukan sikap lebih tegas dari komunitas internasional.
Israel Sebut Suriah Hampir Langgar Kesepakatan Keamanan
Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan serangan tersebut dilakukan karena Suriah dinilai hampir melanggar kesepakatan keamanan yang telah disepakati kedua negara. Israel menuding Suriah mengizinkan pasukan Turki berada di sebuah pangkalan udara dekat Aleppo.
Dalam pernyataan resminya, Israel menyebut kedua negara memiliki kesepakatan berstatus status quo terkait persoalan keamanan. Menurut pemerintah Israel, pengerahan pasukan Turki di pangkalan udara dekat Aleppo berpotensi menimbulkan ancaman terhadap keamanan Israel.
“Israel dan Suriah menyepakati Status Quo terkait masalah keamanan, kesepakatan yang hampir dilanggar Suriah dengan mengizinkan pasukan Turki di pangkalan udara dekat Aleppo,” demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel.
Israel juga menyatakan telah berulang kali memperingatkan Suriah mengenai konsekuensi dari pengerahan pasukan tersebut. Namun, alasan itu tidak meredam kecaman dari negara-negara di kawasan yang menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah.
Negara-Negara Arab Kecam Serangan Israel
Arab Saudi
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk keras serangan Israel ke Suriah. Riyadh menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional serta kedaulatan Suriah.
Arab Saudi juga menyampaikan solidaritas dan dukungannya terhadap Suriah dalam upaya mempertahankan kedaulatan serta integritas wilayahnya.
Uni Emirat Arab
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab turut mengecam serangan terhadap Pangkalan Abu Al Duhur. Abu Dhabi menyatakan bahwa serangan Israel yang terus berlangsung di wilayah Suriah bertentangan dengan hukum internasional dan Perjanjian Penarikan Diri tahun 1974 antara Suriah dan Israel.
UEA kembali menegaskan dukungannya terhadap stabilitas dan kedaulatan Suriah. Negara tersebut juga menyerukan tindakan internasional segera untuk menghentikan serangan berulang serta mencegah meningkatnya eskalasi di kawasan.
Qatar dan Kuwait
Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut serangan Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah. Doha juga menilai tindakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Qatar memperingatkan bahwa pelanggaran kedaulatan yang terus dilakukan Israel menunjukkan pendekatan berbahaya, yakni berupaya memaksakan realitas melalui kekerasan dan mengabaikan legitimasi internasional.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk serangan terhadap Pangkalan Abu Al Duhur. Kuwait menilai tindakan tersebut dapat merusak keamanan kawasan dan mendesak komunitas internasional, termasuk Dewan Keamanan PBB, untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan menghentikan serangan Israel ke wilayah Suriah.
Yordania dan Bahrain
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi segera menghubungi Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al Shaibani melalui sambungan telepon setelah serangan berlangsung. Dalam pembicaraan tersebut, Safadi menyampaikan solidaritas dan dukungan Yordania kepada Suriah.
Yordania juga mengecam pelanggaran Israel di wilayah Suriah. Kedua pihak menekankan pentingnya melanjutkan berbagai upaya yang bertujuan memperkuat perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Kementerian Luar Negeri Bahrain ikut menyampaikan kecaman terhadap serangan udara Israel. Manama menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Republik Arab Suriah.
Turki Serukan Sikap Internasional yang Lebih Tegas
Selain negara-negara Arab, Turki juga mengecam serangan Israel karena lokasi Pangkalan Abu Al Duhur berada relatif dekat dengan wilayahnya. Ankara menyatakan keprihatinan atas meningkatnya serangan Israel terhadap Suriah.
Kementerian Luar Negeri Turki menyerukan komunitas internasional agar mengambil sikap yang lebih tegas untuk menghentikan agresi Israel yang dinilai semakin meningkat terhadap Suriah. Pernyataan tersebut menunjukkan kekhawatiran Ankara terhadap dampak serangan terhadap keamanan kawasan.
Kesimpulan
Serangan Israel ke Pangkalan Abu Al Duhur di Suriah memicu kecaman luas dari sejumlah negara Arab dan Turki. Arab Saudi, UEA, Qatar, Kuwait, Yordania, serta Bahrain sama-sama menyoroti isu kedaulatan Suriah, hukum internasional, dan potensi memburuknya keamanan regional.
Di sisi lain, Israel tetap mempertahankan alasan bahwa serangan dilakukan untuk mencegah ancaman keamanan akibat kehadiran pasukan Turki di pangkalan udara dekat Aleppo. Perbedaan pandangan tersebut berpotensi memperumit situasi di kawasan. Karena itu, seruan negara-negara regional agar komunitas internasional dan Dewan Keamanan PBB bertindak menjadi perhatian penting dalam upaya mencegah eskalasi lanjutan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment