Spanduk Penolakan Rencana Kedatangan Jokowi Terpasang di Sejumlah Titik Kabupaten Tangerang
Sejumlah spanduk yang memuat penolakan terhadap rencana kedatangan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terpasang di beberapa lokasi di Kabupaten Tangerang, Banten. Spanduk tersebut menampilkan foto Jokowi dengan simbol larangan serta pesan yang mempertanyakan rencana kunjungannya ke wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, spanduk penolakan terlihat di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, tepat di depan gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Selain itu, spanduk serupa juga ditemukan di tepi Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa.
Spanduk Memuat Pesan Penolakan terhadap Kunjungan Jokowi
Spanduk-spanduk tersebut menggunakan foto Jokowi yang disertai simbol larangan. Pada bagian utama spanduk, tercantum tulisan yang menyatakan penolakan terhadap rencana kedatangannya ke Banten.
Salah satu narasi yang tertulis dalam spanduk berbunyi, “Banten menolak safari politik Jokowi yang berkedok safari budaya.” Pesan tersebut menunjukkan adanya kelompok masyarakat yang memandang rencana kunjungan Jokowi sebagai bagian dari aktivitas politik, bukan semata-mata agenda kebudayaan.
Di bagian atas spanduk, tercantum pula sejumlah nama organisasi masyarakat. Beberapa di antaranya adalah Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) Banten, Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI, Koalisi Rakyat Banten, dan Tim Pemburu Ijazah Palsu.
Spanduk Disebut Telah Terpasang Selama Empat Hari
Keberadaan spanduk tersebut diketahui oleh warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Seorang juru parkir di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Marko Andrian, mengatakan spanduk itu telah terpasang sejak sekitar empat hari sebelum keterangannya disampaikan.
Marko mengaku tidak mengetahui pihak yang memasang spanduk maupun bagaimana proses pemasangannya. Ia mengatakan spanduk tersebut sudah terlihat ketika dirinya datang untuk menjalankan aktivitas sebagai juru parkir.
“Empat hari yang lalu udah ada spanduk ini. Tapi saya enggak tahu prosesnya sama siapa yang masang, tahu-tahu pas saya markir, spanduk udah ada,” kata Marko, Selasa (25/8).
PSI Banten Sebut Penolakan sebagai Dinamika Politik
Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten, Andreas Arie, menilai pemasangan spanduk penolakan merupakan bagian dari dinamika politik dan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Menurut Andreas, aksi semacam itu merupakan hal yang wajar dalam kehidupan politik. Ia menyatakan pihaknya menghargai kebebasan berpendapat serta pandangan yang disampaikan oleh kelompok masyarakat, termasuk melalui pemasangan spanduk.
“Kalau dari kami sebenarnya ya ini hal yang wajar saja sih. Biasalah dalam dinamika politik ya ada aksi-aksi seperti ini. Kita menghargai kebebasan berpendapat, menghargai pendapat atau pandangan dari sekelompok masyarakat,” ujar Andreas.
Rencana Kunjungan Jokowi ke Banten Belum Memiliki Waktu Pasti
Andreas membenarkan adanya rencana kunjungan Jokowi ke Banten. Namun, ia menyebut belum dapat memastikan waktu pelaksanaan kunjungan tersebut.
Ia juga membantah anggapan bahwa kunjungan tersebut berkaitan dengan safari politik menjelang Pemilu 2029. Andreas menjelaskan bahwa agenda itu disebut sebagai safari budaya.
“Jadi memang Safari Budaya ini kan salah satu bentuk penghargaan atau salah satu bentuk penghormatan kunjungan tersebut. Kita akan mengapresiasi di tiap daerah itu ada budaya-budaya yang ada,” jelasnya.
PSI Minta Kader Tidak Terprovokasi
Terkait munculnya spanduk penolakan, Andreas menyatakan tidak ingin berspekulasi mengenai motif maupun pihak yang berada di balik pemasangan spanduk tersebut. Ia memilih untuk menghormati pandangan yang disampaikan melalui aksi tersebut.
Andreas juga meminta seluruh kader, pengurus, dan simpatisan PSI tetap tenang dalam menyikapi penolakan terhadap rencana kedatangan Jokowi. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak internal PSI yang terpancing atau terprovokasi oleh keberadaan spanduk-spanduk tersebut.
“Kami tidak bisa menduga seperti apa yang disampaikan tadi. Tapi bagi kami, kami pun juga di internal telah meminta kepada seluruh kader, simpatisan, pengurus untuk tetap tenang dan tidak terpancing menghadapi spanduk-spanduk penolakan ini,” tegas Andreas.
Kesimpulan
Pemasangan spanduk penolakan terhadap rencana kedatangan Jokowi di sejumlah titik Kabupaten Tangerang menjadi bagian dari dinamika pendapat publik di Banten. Spanduk tersebut memuat pesan penolakan serta nama beberapa organisasi masyarakat yang tercantum di bagian atasnya.
Di sisi lain, PSI Banten membenarkan adanya rencana kunjungan Jokowi, tetapi belum menyampaikan waktu pelaksanaannya. Partai tersebut juga menegaskan bahwa agenda itu merupakan safari budaya, bukan safari politik menjelang Pemilu 2029. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada kepastian jadwal kunjungan serta respons berbagai pihak terhadap rencana tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment