Veda Ega Pratama Berharap Lintasan Kering pada Balapan Moto3 Austria
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berharap balapan Moto3 Austria berlangsung dalam kondisi lintasan kering. Harapan tersebut muncul setelah kondisi trek yang basah membuat Veda Ega mengalami kesulitan dalam sesi kualifikasi. Dalam balapan yang digelar pada Minggu, Veda Ega akan memulai lomba dari posisi ke-19.
Meski harus start dari posisi yang kurang ideal, Veda Ega tetap bertekad memberikan penampilan terbaik. Ia ingin melupakan hasil kualifikasi dan mengalihkan fokus untuk melakukan perbaikan sepanjang balapan. Kondisi lintasan akan menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi peluangnya untuk tampil kompetitif di Moto3 Austria.
Veda Ega Akan Start dari Posisi ke-19
Veda Ega Pratama dijadwalkan memulai balapan Moto3 Austria dari posisi ke-19. Posisi tersebut didapat setelah sesi kualifikasi berlangsung dalam kondisi trek yang masih basah. Situasi itu membuat pembalap Indonesia tersebut tidak dapat tampil maksimal untuk memburu posisi start yang lebih baik.
Veda Ega mengakui bahwa sesi pagi terasa sulit karena kondisi lintasan berbeda dengan hari sebelumnya. Pada Jumat, trek berada dalam kondisi benar-benar kering. Namun, ketika sesi pagi pada Sabtu berlangsung, permukaan lintasan masih terasa basah.
Kondisi Basah Membuat Sesi Kualifikasi Sulit
Perubahan kondisi lintasan turut memengaruhi strategi para pembalap. Seluruh pembalap menggunakan ban untuk lintasan basah. Dalam situasi tersebut, tim Veda Ega memilih untuk tidak mengambil risiko yang dianggap tidak perlu.
Keputusan tersebut membuat Veda Ega tidak kembali dikirim ke lintasan untuk menambah jumlah putaran. Langkah itu diambil karena tim mempertimbangkan kondisi trek yang masih basah dan potensi risiko yang dapat terjadi jika pembalap terus melahap lap dalam situasi tersebut.
“Sesi pagi sangat sulit karena kemarin, Jumat, trek benar-benar kering, sedangkan di sesi pagi Sabtu masih terasa basah,” tutur Veda Ega.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh pembalap saat itu menggunakan ban untuk lintasan basah. Menurut Veda Ega, tim kemudian memutuskan untuk tidak mengambil risiko yang tidak diperlukan sehingga dirinya tidak lagi dikirim keluar untuk menjalani putaran tambahan.
Target Comeback pada Balapan Moto3 Austria
Dengan posisi start ke-19, Veda Ega berusaha membangun kembali performanya saat balapan berlangsung. Ia menegaskan bahwa hasil kualifikasi harus segera dilupakan agar fokusnya tidak terganggu ketika menghadapi lomba.
Veda Ega berharap dapat melakukan comeback yang baik melalui penampilan konsisten di setiap lap. Ia juga berharap kondisi lintasan berubah menjadi kering karena karakter trek seperti itu dinilai lebih sesuai untuk membantunya tampil maksimal.
“Balapan akan berlangsung Minggu. Saya harap kondisi akan kering dan saya akan berusaha untuk terus tampil maksimal di tiap lap,” kata Veda Ega.
Pembalap Indonesia tersebut juga menyampaikan tekad untuk menjadikan balapan sebagai kesempatan memperbaiki hasil. “Kami harus melupakan sesi hari ini, kualifikasi, dan fokus untuk membuat comeback yang luar biasa di balapan,” ujar Veda Ega.
Veda Ega Berada di Posisi Ketujuh Klasemen
Saat ini, Veda Ega Pratama mengoleksi 97 poin dan menempati posisi ketujuh dalam klasemen. Namun, performanya dalam dua seri terakhir mengalami penurunan. Ia tidak berhasil mendapatkan tambahan poin ketika tampil di Aragon dan San Marino.
Situasi tersebut membuat balapan Moto3 Austria menjadi kesempatan bagi Veda Ega untuk kembali menunjukkan performa positif. Dengan start dari posisi ke-19, ia perlu menjaga konsistensi dan memaksimalkan setiap lap, terutama apabila kondisi lintasan benar-benar kering sesuai harapannya.
Kesimpulan
Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Austria dari posisi ke-19 setelah menghadapi sesi kualifikasi yang berlangsung di lintasan basah. Kondisi tersebut membuat dirinya dan tim memilih untuk tidak mengambil risiko tambahan dengan menjalani lebih banyak putaran.
Meski demikian, Veda Ega tetap menatap balapan dengan optimisme. Ia berharap trek berada dalam kondisi kering dan bertekad tampil maksimal di setiap lap. Dengan 97 poin dan posisi ketujuh klasemen, balapan Austria menjadi momentum bagi Veda Ega untuk bangkit setelah gagal meraih poin dalam dua seri terakhir di Aragon dan San Marino.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment