Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di FP1 Moto3 Austria, Sempat Terpuruk ke Posisi ke-21
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan perjuangan cukup kompetitif dalam sesi latihan bebas pertama atau FP1 Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Jumat (18/9) sore WIB. Veda Ega sempat mengalami penurunan posisi pada pertengahan sesi, tetapi mampu memperbaiki catatan waktunya secara signifikan menjelang latihan berakhir.
Veda Ega menutup FP1 dengan menempati posisi kedelapan. Hasil tersebut diraih setelah pembalap berusia 17 tahun itu memulai sesi dari peringkat ke-11, lalu sempat turun hingga posisi ke-21. Performa positif pada menit-menit terakhir membuatnya kembali masuk ke jajaran sepuluh besar.
Veda Ega Memulai FP1 dari Posisi ke-11
Pada awal sesi latihan bebas pertama, Veda Ega berada di posisi ke-11. Sementara itu, rekan setimnya, Zen Mitani, mengawali FP1 dari peringkat ke-16. Pembalap Malaysia, Hakim Danish, justru memulai sesi dengan catatan yang menjanjikan setelah mampu menempati posisi ketiga.
Namun, persaingan ketat di lintasan membuat posisi para pembalap cepat berubah. Setelah FP1 berjalan selama 10 menit, Veda Ega harus turun ke peringkat ke-17. Pada fase tersebut, posisi teratas ditempati David Almansa yang mencatatkan waktu 1 menit 42,279 detik dalam satu putaran Sirkuit Red Bull Ring.
Posisi Veda Ega Sempat Merosot ke Peringkat ke-21
Veda Ega kemudian berusaha memperbaiki catatan waktunya. Saat FP1 menyisakan waktu 20 menit, pembalap Indonesia itu berhasil naik ke posisi ke-12. Perbaikan tersebut menunjukkan upaya Veda Ega untuk kembali mendekati kelompok pembalap terdepan.
Di sisi lain, Hakim Danish juga mengalami perubahan posisi selama sesi berlangsung. Pembalap Malaysia itu sempat turun ke peringkat keenam, tetapi kemudian kembali masuk ke tiga besar. Pergerakan posisi tersebut menggambarkan ketatnya persaingan dalam sesi latihan bebas Moto3 Austria.
Memasuki 13 menit terakhir, posisi Veda Ega kembali mengalami penurunan. Ia turun hingga peringkat ke-21. Situasi tersebut membuat Veda Ega harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan catatan waktu yang lebih baik sebelum sesi berakhir.
Bangkit Menjelang Akhir Sesi
Veda Ega Naik ke Posisi Keenam
Veda Ega menunjukkan respons positif menjelang penghujung FP1. Ketika waktu latihan tersisa kurang dari tiga menit, ia mampu melesat dan naik ke posisi keenam. Perbaikan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam penampilan Veda Ega di sesi latihan bebas pertama.
Meski akhirnya turun dua tingkat, Veda Ega tetap berhasil mengakhiri FP1 di posisi kedelapan. Hasil ini menjadi penutup yang cukup baik setelah sebelumnya ia sempat berada di posisi ke-21. Performa pada akhir sesi juga memperlihatkan kemampuan Veda Ega dalam memperbaiki catatan waktunya di tengah persaingan yang ketat.
David Almansa Menjadi Pembalap Tercepat
Posisi pembalap tercepat dalam FP1 diamankan oleh David Almansa. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 40,595 detik saat melahap satu putaran Sirkuit Red Bull Ring. Catatan tersebut menjadi waktu tercepat pada sesi latihan bebas pertama Moto3 Austria.
Sementara itu, Hakim Danish yang sempat berada di posisi ketiga harus mengakhiri sesi di peringkat ke-18. Perubahan posisi yang dialami Danish juga menunjukkan bahwa hasil akhir FP1 ditentukan oleh kemampuan pembalap mencatatkan waktu terbaik hingga menit-menit terakhir.
Kesimpulan
Veda Ega Pratama menutup FP1 Moto3 Austria di posisi kedelapan setelah melalui sesi yang penuh perubahan. Ia sempat turun dari posisi ke-11 ke peringkat ke-21, sebelum bangkit dan naik ke posisi keenam menjelang akhir latihan. Meski kemudian turun dua posisi, Veda Ega tetap mampu mengamankan tempat di delapan besar.
Hasil FP1 ini menjadi gambaran awal mengenai persaingan di Sirkuit Red Bull Ring. Performa Veda Ega pada penghujung sesi menunjukkan bahwa ia mampu melakukan peningkatan catatan waktu secara signifikan. Selanjutnya, konsistensi dan kemampuan mempertahankan laju akan menjadi hal penting bagi Veda Ega dalam menghadapi sesi-sesi berikutnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment