Khamzat Chimaev Tundukkan Gilbert Burns 15-4 di RAF 13
Bintang UFC Khamzat Chimaev meraih kemenangan dalam ajang gulat Real American Freestyle (RAF) 13. Chimaev mengalahkan sesama petarung UFC, Gilbert Burns, melalui kemenangan teknis atau tech fall dengan skor 15-4 di University of Miami, Florida.
Pertandingan tersebut berlangsung pada Jumat (18/9) malam waktu setempat atau Sabtu (19/9) pagi WIB. Sejak duel dimulai, Chimaev tampil dominan dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Burns yang kini beralih ke olahraga gulat tidak kuasa mengimbangi lawannya hingga laga berakhir dalam dua ronde.
Chimaev Menang Dominan atas Gilbert Burns
Duel antara Chimaev dan Burns mempertemukan dua nama besar yang sebelumnya dikenal melalui ajang seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA). Namun, dalam pertarungan RAF 13, keduanya kembali berhadapan di atas matras gulat.
Chimaev langsung menunjukkan keunggulannya sejak awal pertandingan. Petarung asal Republik Chechnya itu mampu memberikan tekanan dan memojokkan Burns. Dominasi tersebut terlihat dari perolehan angka hingga akhirnya Chimaev memastikan kemenangan dengan skor telak 15-4.
Pertarungan pun dinyatakan selesai dalam dua ronde melalui tech fall. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Chimaev masih terlalu tangguh bagi Burns dalam duel gulat, terutama berkat pengalaman panjang yang telah dimilikinya sejak usia dini.
Memulai Bela Diri dari Gulat Sejak Usia Lima Tahun
Seusai pertandingan, Chimaev menegaskan bahwa gulat bukanlah bidang yang asing baginya. Ia menyampaikan bahwa perjalanan bela dirinya justru dimulai dari olahraga tersebut ketika berusia lima tahun di Gvardeyskoye, Republik Chechnya.
Pengalaman itu menjadi salah satu modal penting bagi Chimaev ketika menghadapi Burns. Ia mengatakan bahwa sejak awal memang berencana menekan lawannya dan mengincar pertandingan seperti tersebut.
“Tentu saja saya berencana memojokkan lawan, tentu saya mengincar pertandingan seperti ini. Rasanya menakjubkan. Saya sudah pernah juara [di gulat]. Allahuakbar,” kata Chimaev selepas laga.
Pernyataan tersebut menggambarkan keyakinan Chimaev terhadap kemampuan gulatnya. Meski selama ini lebih dikenal sebagai petarung UFC, ia memiliki latar belakang yang kuat di olahraga gulat dan pernah meraih prestasi di bidang tersebut.
Perbedaan Postur Menjadi Sorotan
Dalam pertandingan itu, Chimaev terlihat memiliki postur yang lebih besar dibandingkan Burns. Perbedaan tersebut berkaitan dengan kelas yang dijalani keduanya ketika masih aktif bertarung di UFC.
Chimaev berlaga di kelas middleweight, sedangkan Burns sebelumnya bertarung di kelas welterweight dan lightweight dalam ajang MMA. Perbedaan kelas tersebut membuat ukuran tubuh Chimaev tampak lebih besar saat keduanya berhadapan di atas matras.
Meski Burns kini mulai menekuni olahraga gulat, pengalaman Chimaev yang telah dimulai sejak masa kanak-kanak menjadi keunggulan tersendiri. Burns tidak mampu mengimbangi tekanan dan dominasi Chimaev sepanjang pertandingan.
Berpelukan Setelah Pertandingan
Setelah pertandingan berakhir, Chimaev dan Burns tetap menunjukkan sikap saling menghormati. Kedua petarung tersebut saling berpelukan dan bersalaman setelah wasit mengakhiri duel.
Sikap itu menjadi penutup positif bagi pertarungan dua nama besar UFC tersebut. Persaingan berlangsung di atas matras, tetapi keduanya tetap memperlihatkan respek seusai pertandingan.
Colby Covington Berpeluang Menjadi Lawan Berikutnya
Kemenangan atas Burns membuka kemungkinan bagi Chimaev untuk kembali tampil dalam pertandingan gulat. Salah satu nama yang disebut berpotensi menjadi lawan berikutnya adalah Colby Covington.
Meski demikian, informasi yang tersedia baru menyebut kemungkinan tersebut. Untuk saat ini, Chimaev dapat menikmati kemenangan atas Burns setelah tampil dominan dan menutup pertandingan dengan skor 15-4.
Kesimpulan
Khamzat Chimaev membuktikan keunggulan gulatnya dengan mengalahkan Gilbert Burns melalui tech fall 15-4 di RAF 13. Dominasi sejak awal, pengalaman bergulat sejak berusia lima tahun, serta postur yang lebih besar menjadi faktor yang terlihat dalam kemenangan tersebut.
Burns yang baru beralih ke olahraga gulat belum mampu menandingi pengalaman Chimaev. Seusai duel, keduanya tetap saling menghormati dengan berpelukan dan bersalaman. Ke depan, Chimaev berpeluang menghadapi Colby Covington dalam pertandingan gulat berikutnya, meski hal tersebut masih disebut sebagai kemungkinan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment