Kim Sang Sik Ingin Bawa Vietnam Ukir Rekor Juara Piala AFF Dua Edisi Beruntun

Timnas Vietnam berhasil melaju ke final Piala AFF 2026 dan akan menghadapi Thailand dalam pertandingan puncak. Keberhasilan tersebut membuka peluang bagi The Golden Star Warriors untuk mencatat sejarah baru dalam ajang sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.

Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, menyadari bahwa timnya berada di ambang pencapaian penting. Jika mampu mengalahkan Thailand, Vietnam berpeluang menjuarai Piala AFF dalam dua edisi secara beruntun. Rekor tersebut sejauh ini belum pernah mereka raih sepanjang keikutsertaan di turnamen tersebut.

Kim Sang Sik Ingin Vietnam Mengukir Sejarah

Kim Sang Sik menilai final Piala AFF 2026 merupakan kesempatan besar bagi Vietnam untuk menorehkan catatan baru. Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa timnya tidak ingin menyia-nyiakan peluang menjadi juara bertahan sekaligus mempertahankan gelar.

“Ini adalah kesempatan bagi Vietnam untuk mengukir sejarah baru, dan kami tentu tidak ingin melewatkannya,” ujar Kim Sang Sik seperti dilansir VNexpress.

Menurut Kim, para pemain Vietnam memiliki motivasi yang sangat besar untuk memenangkan pertandingan final. Ia bahkan menyebut hasrat anak asuhnya untuk meraih kemenangan lebih kuat dibandingkan dirinya sebagai pelatih.

“Para pemain memiliki hasrat untuk menang yang lebih besar daripada saya. Oleh karena itu, saya yakin mereka akan tampil gemilang di laga tandang ini, dengan membawa kebanggaan Vietnam serta status sebagai juara bertahan,” tutur Kim Sang Sik.

Vietnam Belum Pernah Juara Dua Edisi Beruntun

Vietnam telah mengoleksi tiga gelar Piala AFF sepanjang sejarah. Trofi tersebut diraih pada edisi 2008, 2018, dan 2024. Namun, dari tiga gelar itu, belum ada satu pun yang diraih secara beruntun.

Situasi tersebut membuat final Piala AFF 2026 memiliki arti khusus bagi Vietnam. Selain berusaha menambah koleksi trofi, The Golden Star Warriors juga berpeluang mengakhiri penantian untuk menjadi juara dalam dua edisi berturut-turut.

Status sebagai juara bertahan menjadi modal sekaligus tantangan bagi Vietnam. Mereka harus menghadapi Thailand yang memiliki pengalaman panjang dalam pertandingan-pertandingan penting di Piala AFF. Pertemuan kedua tim di final pun dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan.

Thailand dan Singapura Pernah Mencatat Rekor Serupa

Dalam sejarah Piala AFF, Thailand dan Singapura tercatat sebagai dua negara yang pernah menjadi juara secara beruntun. Thailand bahkan sudah tiga kali mencatatkan prestasi tersebut.

Rangkaian Gelar Beruntun Thailand

Thailand menjadi kampiun secara beruntun pada edisi 2000-2002, 2014-2016, dan 2020-2022. Catatan itu membuat Changsuek menjadi salah satu tim paling sukses dalam sejarah Piala AFF.

Pengalaman Thailand dalam meraih gelar berturut-turut menjadi gambaran mengenai tantangan yang akan dihadapi Vietnam. Pada final tahun ini, Thailand tidak hanya tampil sebagai lawan, tetapi juga menjadi penghalang bagi Vietnam untuk menyamai pencapaian tersebut.

Singapura Juga Pernah Juara Berturut-turut

Selain Thailand, Singapura juga pernah merasakan keberhasilan menjadi juara Piala AFF dalam dua edisi beruntun. Prestasi tersebut dicatat pada edisi 2004 dan 2006.

Dengan demikian, Vietnam berpeluang bergabung dengan Thailand dan Singapura sebagai negara yang mampu mempertahankan gelar Piala AFF. Namun, peluang itu baru dapat diwujudkan apabila mereka berhasil melewati hadangan Thailand dalam dua leg pertandingan final.

Final Dimulai di Markas Thailand

Pertandingan final Piala AFF 2026 akan digelar dalam format dua leg. Leg pertama berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, yang merupakan markas Thailand, pada Sabtu (22/8).

Setelah itu, leg kedua akan dimainkan di kandang Vietnam. Stadion My Dinh, Hanoi, dijadwalkan menjadi lokasi pertandingan kedua pada Rabu (26/8).

Rangkaian final tersebut akan menjadi ujian penting bagi Kim Sang Sik dan para pemain Vietnam. Mereka dituntut tampil konsisten dalam dua pertandingan untuk menjaga peluang mengamankan gelar sekaligus menciptakan rekor baru.

Kesimpulan

Vietnam memiliki kesempatan besar untuk menjuarai Piala AFF dalam dua edisi berturut-turut. Dengan tiga gelar yang diraih pada 2008, 2018, dan 2024, mereka kini berusaha menambah koleksi trofi sekaligus menyamai rekor Thailand dan Singapura.

Kim Sang Sik percaya bahwa motivasi besar para pemain dapat membantu Vietnam tampil maksimal. Namun, Thailand akan menjadi lawan tangguh dalam final dua leg yang dimulai di Bangkok dan berakhir di Hanoi. Hasil dari dua pertandingan tersebut akan menentukan apakah Vietnam mampu mengukir sejarah baru di Piala AFF 2026.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment