Manchester United Tertinggal 10 Poin dari Man City, Ambisi Juara Liga Inggris Terancam

Ambisi Manchester United untuk bangkit dan bersaing dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini mulai menghadapi tantangan serius. Performa buruk pada lima pekan awal membuat peluang “Setan Merah” untuk mengejar posisi puncak klasemen semakin berat.

Manchester United kembali gagal meraih kemenangan ketika bertandang ke markas Fulham pada pekan kelima. Dalam pertandingan tersebut, MU hanya mampu membawa pulang hasil imbang 1-1. Bahkan, tim asuhan Michael Carrick itu sempat berada dalam situasi sulit hingga akhirnya Matheus Cunha mencetak gol penyelamat pada menit ke-89.

Hasil tersebut berbanding terbalik dengan pencapaian Manchester City. Pada pekan yang sama, The Citizens melanjutkan tren positif setelah mengalahkan Sunderland dengan skor 5-3 dalam pertandingan yang diwarnai banyak gol.

Manchester United Tertinggal 10 Poin

Perbedaan hasil antara Manchester United dan Manchester City membuat jarak kedua tim di klasemen semakin lebar. Setelah lima pertandingan, MU baru mengumpulkan lima poin dan menempati posisi ke-12.

Sementara itu, Manchester City berada di puncak klasemen dengan catatan sempurna. The Citizens telah mengoleksi 15 poin dari lima pertandingan, sehingga unggul 10 angka atas Manchester United.

Perjalanan Liga Inggris musim ini memang masih panjang. Masih ada 33 pertandingan yang harus dijalani oleh setiap tim. Namun, tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen setelah lima laga jelas bukan kondisi ideal bagi tim yang ingin bersaing memperebutkan gelar juara.

Manchester United baru mampu meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan awal. Catatan tersebut menunjukkan bahwa tim masih menghadapi sejumlah persoalan yang harus segera diselesaikan. Hasil imbang melawan Fulham juga memperlihatkan bahwa MU belum sepenuhnya menemukan konsistensi permainan.

Michael Carrick Punya Waktu untuk Berbenah

Jeda internasional yang akan berlangsung hingga pertengahan Oktober memberikan kesempatan bagi Michael Carrick untuk melakukan evaluasi. Arsitek Manchester United tersebut memiliki waktu untuk memikirkan kembali formasi dan komposisi terbaik tim.

Carrick perlu merumuskan solusi atas masalah yang membuat Manchester United kesulitan mendapatkan hasil maksimal pada awal musim. Perbaikan menjadi semakin penting karena jadwal yang menanti MU setelah jeda internasional cukup padat.

Selain bermain di Liga Inggris, Manchester United juga akan bertanding di Liga Champions. Dengan demikian, mereka akan memasuki periode pertandingan setiap tiga hingga lima hari sekali. Kondisi tersebut menuntut kesiapan tim, baik dari sisi formasi maupun konsistensi performa.

Jadwal Berat Menanti Setelah Jeda Internasional

Manchester United akan menghadapi rangkaian pertandingan penting setelah jeda internasional. Jadwal tersebut dimulai dengan menghadapi Tottenham Hotspur pada 10 Oktober.

Selang beberapa hari kemudian, MU dijadwalkan bertemu Atletico Madrid pada 13 Oktober. Setelah itu, mereka akan menghadapi Leeds United pada 18 Oktober, Como pada 21 Oktober, dan Bournemouth pada 25 Oktober.

Rangkaian laga tersebut berpotensi menjadi ujian besar bagi Manchester United. Tim harus segera memperbaiki penampilan apabila ingin mengurangi jarak dengan Manchester City dan kembali mendapatkan kepercayaan diri.

Kesimpulan

Start Manchester United di Liga Inggris musim ini berjalan mengecewakan. Hanya meraih lima poin dari lima laga dan tertinggal 10 angka dari Manchester City membuat ambisi untuk bersaing dalam perburuan gelar juara berada dalam posisi sulit.

Meski demikian, kompetisi masih menyisakan 33 pertandingan. Jeda internasional menjadi kesempatan bagi Michael Carrick untuk mengevaluasi tim dan mencari formula yang lebih efektif. Setelah jeda berakhir, jadwal padat di Liga Inggris dan Liga Champions akan menjadi penentu apakah Manchester United mampu bangkit atau semakin tertinggal dari persaingan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment