Marc Marquez Sebut MotoGP Indonesia 2026 sebagai Tantangan Terberat di Mandalika

Marc Marquez mengakui MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapinya pada sisa musim ini. Pembalap Ducati tersebut bahkan menyebut Indonesia sebagai seri dengan catatan hasil terburuk berdasarkan pengalamannya selama berkarier di MotoGP.

Pernyataan itu disampaikan Marquez setelah meraih kemenangan pada balapan utama MotoGP Aragon 2026. Hasil tersebut menambah kepercayaan dirinya dalam persaingan perebutan gelar juara dunia, tetapi di sisi lain ia tetap mewaspadai sejumlah seri yang akan datang, terutama balapan di Indonesia.

Marquez Fokus Menghadapi Balapan Satu per Satu

Marquez mengatakan akan menjalani sisa musim secara bertahap. Ia memilih untuk tidak terlalu jauh memikirkan persaingan gelar dan lebih berkonsentrasi menghadapi setiap balapan secara berurutan.

Menurut pembalap asal Spanyol tersebut, sebagian besar sirkuit yang tersisa masih cukup menguntungkan baginya. Namun, Mandalika menjadi pengecualian karena memiliki sejarah buruk dalam perjalanan kariernya di MotoGP.

“Secara sejarah, Indonesia adalah yang terburuk bagi saya karena setiap tahun saya memiliki kenangan buruk di sana,” ujar Marquez seperti dikutip dari Crash.

Pernyataan tersebut tidak terlepas dari rangkaian hasil mengecewakan yang dialami Marquez sejak MotoGP Indonesia masuk dalam kalender balap.

Catatan Buruk Marc Marquez di Sirkuit Mandalika

Tidak Tampil pada MotoGP Indonesia 2022

Pada MotoGP Indonesia 2022, Marquez tidak dapat tampil dalam balapan di Sirkuit Mandalika. Ia mengalami gegar otak setelah terlibat kecelakaan hebat ketika menjalani sesi pemanasan.

Insiden tersebut membuat Marquez harus absen dan kehilangan kesempatan untuk bersaing dalam balapan yang berlangsung di Indonesia. Sejak saat itu, Mandalika mulai memiliki kenangan kurang menyenangkan bagi pembalap Ducati tersebut.

Gagal Finis pada 2023 dan 2024

Nasib Marquez belum membaik pada MotoGP Indonesia 2023. Ia kembali gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami kecelakaan. Hasil tersebut memperpanjang catatan negatifnya di Sirkuit Mandalika.

Setahun kemudian, masalah teknis kembali menghambat perjuangannya. Marquez lagi-lagi tidak mampu menuntaskan balapan MotoGP Indonesia 2024. Dengan demikian, ia belum mendapatkan hasil maksimal dalam beberapa kesempatan tampil di Mandalika.

Insiden dengan Marco Bezzecchi pada 2025

Rangkaian kesulitan itu berlanjut pada MotoGP Indonesia 2025. Marquez terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi dalam balapan tersebut. Kecelakaan itu membuatnya mengalami cedera patah tulang bahu.

Pengalaman tersebut menjadi alasan kuat mengapa Marquez menilai Indonesia sebagai salah satu tantangan paling berat pada kalender MotoGP musim ini. Ia harus menghadapi sirkuit yang selama beberapa tahun terakhir selalu menghadirkan masalah, baik berupa kecelakaan maupun kendala teknis.

Modal Positif dari Kemenangan di Aragon

Meski memiliki catatan buruk di Mandalika, Marquez akan datang dengan modal positif. Ia baru saja meraih kemenangan pada balapan utama MotoGP Aragon 2026. Kemenangan tersebut menjadi yang keempat bagi Marquez pada musim ini.

Sebelumnya, pembalap veteran itu juga berhasil meraih kemenangan di Hungaria, Jerman, dan Ceko. Performa tersebut menunjukkan bahwa Marquez masih memiliki daya saing kuat dalam perebutan gelar juara dunia.

Kemenangan di Aragon turut memangkas jaraknya dengan Jorge Martin. Marquez kini menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 237 poin. Ia hanya tertinggal 19 poin dari Martin yang berada di posisi teratas.

Jadwal Menuju MotoGP Indonesia

Sebelum menghadapi seri Indonesia di Sirkuit Mandalika, Marquez dan para pesaingnya masih harus menjalani tiga balapan. Rangkaian tersebut meliputi MotoGP San Marino, Austria, dan Jepang.

Ketiga seri itu akan menjadi kesempatan bagi Marquez untuk terus mengumpulkan poin sekaligus menjaga tekanan terhadap Jorge Martin. Setelah itu, perhatian akan beralih ke Mandalika, sirkuit yang memiliki tantangan khusus bagi pembalap Ducati tersebut.

Kesimpulan

Marc Marquez menyebut MotoGP Indonesia sebagai salah satu tantangan terbesar pada sisa musim 2026 karena memiliki sejarah hasil buruk baginya. Sejak 2022, ia tidak pernah mendapatkan pengalaman positif di Mandalika, mulai dari absen, gagal finis akibat kecelakaan, masalah teknis, hingga cedera setelah insiden pada 2025.

Meski demikian, Marquez memiliki momentum kuat setelah memenangi MotoGP Aragon dan memangkas jaraknya dengan Jorge Martin menjadi 19 poin. Ia kini harus menjaga konsistensi pada seri San Marino, Austria, dan Jepang sebelum kembali menghadapi tantangan besar di Indonesia. Balapan di Mandalika akan menjadi ujian penting bagi Marquez dalam upayanya merebut gelar juara dunia MotoGP 2026.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment