Paul Scholes Nilai Manchester United Belum Siap Menyaingi Arsenal di Liga Inggris
Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai timnya belum berada pada level yang cukup untuk menyaingi Arsenal dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini. Menurut Scholes, target tersebut masih terlalu jauh jika melihat perkembangan skuad dan langkah yang telah dilakukan Manchester United sejauh ini.
Penilaian tersebut disampaikan Scholes meski ia tetap melihat adanya kemajuan positif di bawah asuhan Michael Carrick. Manchester United mampu mengakhiri musim lalu di posisi tiga besar Liga Inggris setelah ditinggal pelatih asal Portugal, Ruben Amorim. Pencapaian itu menjadi salah satu alasan Scholes tetap optimistis terhadap arah perkembangan klub.
Namun, Scholes menilai hasil positif musim lalu belum cukup untuk menjadikan Manchester United sebagai pesaing utama dalam perburuan gelar. Ia melihat masih ada sejumlah persoalan penting yang perlu diselesaikan, terutama di lini tengah dan sektor bek tengah.
Scholes Sebut MU Masih Terlalu Jauh dari Persaingan Gelar
Scholes tidak menampik bahwa Manchester United menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Finis di posisi tiga besar menjadi indikasi bahwa tim memiliki fondasi yang cukup baik untuk berkembang. Meski demikian, mantan gelandang tersebut menilai standar untuk menjadi juara Liga Inggris jauh lebih tinggi.
Menurut Scholes, kualitas pemain Manchester United saat ini belum memadai untuk bersaing secara langsung dengan Arsenal yang berstatus sebagai juara bertahan. Ia juga menilai rekrutmen pemain baru yang dilakukan klub belum sepenuhnya menjawab seluruh kebutuhan skuad.
“Apakah Anda berharap mereka bisa bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris? Menurut saya, target itu masih agak jauh jika melihat langkah-langkah yang telah mereka ambil sejauh ini,” ujar Scholes seperti dilansir Metro.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Scholes masih melihat jarak antara Manchester United dan tim yang berada di level juara. Ia menganggap klub perlu melakukan pembenahan lebih menyeluruh sebelum memasang target untuk mengangkat trofi Liga Inggris.
Lini Tengah Menjadi Perhatian Utama
Scholes menilai lini tengah masih menjadi salah satu titik lemah Manchester United. Area tersebut sebelumnya sudah menjadi masalah pada musim lalu, dan menurutnya persoalan itu belum sepenuhnya teratasi hingga saat ini.
Manchester United memang telah mendatangkan beberapa pemain baru, termasuk Andrey Santos dan Youri Tielemans. Namun, kehadiran kedua pemain tersebut dinilai belum otomatis menghilangkan kelemahan di lini tengah. Scholes menilai klub masih membutuhkan peningkatan kualitas, kecepatan, serta mobilitas di area tersebut.
Masalah Mobilitas dan Kecepatan
Scholes menjelaskan bahwa tim-tim yang mampu merepotkan Manchester United biasanya menyerang melalui area tengah. Kondisi itu terjadi karena lini tengah The Red Devils dinilai belum memiliki kecepatan dan mobilitas yang cukup untuk menghadapi tekanan lawan.
“Rasanya prioritas musim panas ini adalah lini tengah, mengingat area tersebut memang menjadi masalah pada musim lalu. Menurut saya, masalah itu masih ada—bukan hanya di posisi gelandang tengah, tetapi juga bek tengah,” kata Scholes.
Ia menambahkan bahwa serangan langsung melalui tengah kerap menjadi cara lawan untuk memberikan tekanan kepada Manchester United. Karena itu, pembenahan di lini tengah dianggap penting agar tim dapat bermain lebih solid dan mampu menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi.
MU Masih Membutuhkan Bek Tengah
Selain lini tengah, Scholes juga menyoroti kebutuhan Manchester United di posisi bek tengah. Menurutnya, kekurangan di sektor tersebut turut memengaruhi kemampuan tim dalam menghadapi serangan lawan.
Scholes menilai perekrutan Santos dan Tielemans belum menyelesaikan seluruh masalah yang ada di dalam skuad. Manchester United masih harus memperkuat beberapa posisi lain apabila ingin meningkatkan daya saingnya dalam perebutan gelar Liga Inggris.
“Saya tetap berpendapat ada masalah di lini tengah dan mereka masih membutuhkan bek tengah,” ucap Scholes.
Penilaian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan finis di posisi tiga besar musim lalu belum dapat dijadikan bukti bahwa Manchester United sudah siap menjadi juara. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan keseimbangan antarlini masih menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Kesimpulan
Paul Scholes tetap mengapresiasi kemajuan Manchester United di bawah Michael Carrick, terutama setelah tim mampu finis di posisi tiga besar Liga Inggris musim lalu. Namun, ia menilai kualitas skuad saat ini belum cukup untuk menyaingi Arsenal dalam perebutan gelar juara.
Masalah di lini tengah dan kebutuhan akan bek tengah menjadi pekerjaan utama Manchester United. Meskipun telah merekrut sejumlah pemain seperti Karl Darlow, Andrey Santos, dan Youri Tielemans, Scholes menganggap klub masih perlu melakukan pembenahan di beberapa sektor.
Ke depan, kemampuan Manchester United dalam memperkuat skuad dan mengatasi kelemahan di area tengah akan menjadi penentu. Jika persoalan tersebut belum terselesaikan, target untuk bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris dinilai masih terlalu dini.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment