Persib Bandung Hadapi FC Seoul di ACL Two 2026/2027, Misi Curi Poin di Korea Selatan
Petualangan Persib Bandung di panggung Asia segera dimulai. Maung Bandung akan menghadapi FC Seoul pada pertandingan perdana Grup E Asian Champions League (ACL) Two 2026/2027. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9) pukul 17.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi skuad asuhan Igor Tolic. Selain menghadapi tim berpengalaman dari Korea Selatan, Persib juga harus mengatasi tantangan perjalanan serta padatnya agenda kompetisi sepanjang musim. Kendati demikian, target meraih hasil maksimal tetap menjadi harapan utama tim asal Bandung tersebut.
Persib Berada di Grup E ACL Two 2026/2027
Persib tergabung di Grup E ACL Two 2026/2027 bersama FC Seoul, Melbourne City FC dari Australia, dan The Cong-Viettel FC dari Vietnam. Komposisi grup tersebut menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan perjalanan Persib pada musim sebelumnya.
Pada ACL Two musim lalu, Persib lebih banyak berhadapan dengan klub-klub dari kawasan Asia Tenggara. Bahkan ketika berhasil melaju ke babak 16 besar, perjalanan Marc Klok dan kawan-kawan masih berada di sekitar wilayah ASEAN.
Kali ini, hanya The Cong yang berasal dari Asia Tenggara. Namun, perjalanan menuju Hanoi tetap tidak dapat dianggap ringan karena lokasinya lebih dekat dengan kawasan China. Sementara itu, laga melawan FC Seoul dan Melbourne City juga menuntut kesiapan fisik serta pengelolaan perjalanan yang lebih baik.
Persib Harus Membagi Fokus di Empat Turnamen
Tantangan Persib semakin besar karena tim harus menjalani empat turnamen dalam satu kalender kompetisi. Selain ACL Two 2026/2027, Pangeran Biru juga memiliki misi mempertahankan gelar juara Super League 2026/2027. Dua ajang lainnya adalah Piala Liga dan ASEAN Club Championship.
Asisten pelatih Persib, Achmad Jufriyanto, menyebut Super League dan ACL Two menjadi prioritas tim pada musim ini. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dua kompetisi lain kemungkinan akan menjadi ruang untuk melakukan rotasi pemain.
Untuk laga di level Asia, Persib tampaknya akan menurunkan kekuatan terbaik. Seluruh pemain utama turut dibawa ke Korea Selatan. Rombongan Persib telah tiba di Seoul sejak Senin (14/9), sehingga memiliki waktu sekitar dua hari untuk memulihkan kondisi dan mempersiapkan pertandingan.
Persiapan tersebut juga penting untuk mengembalikan motivasi tim setelah Persib mengalami kekalahan 1-2 dari rivalnya, Persija Jakarta. Fokus dan mental bertanding menjadi faktor penting ketika mereka harus menghadapi lawan dengan pengalaman kuat di kompetisi Asia.
FC Seoul Punya Rekam Jejak Kuat di Asia
FC Seoul bukan lawan sembarangan. Klub Korea Selatan tersebut tercatat dua kali menjadi runner-up kompetisi Asia, yakni pada edisi 2001/2002 dan 2013.
FC Seoul juga dikenal sebagai salah satu peserta rutin Liga Champions Asia, yang kini menggunakan nama ACL Elite. Pada musim lalu, mereka berhasil mencapai babak 16 besar. Selain itu, FC Seoul selalu tampil di fase gugur pada periode 2013 hingga 2016.
Rekam jejak tersebut membuat FC Seoul memiliki pengalaman lebih panjang dibandingkan Persib di pentas Asia. Namun, terdapat peluang bagi Persib setelah pelatih FC Seoul, Kim Gi Dong, menyatakan rencana untuk membagi kekuatan skuad.
FC Seoul Siapkan Lapis Kedua
Kim Gi Dong mengatakan pemain dari Osan High School dan para pemain yang belum mendapatkan kesempatan bermain akan tampil menghadapi Persib di ACL Two. Sementara itu, pemain utama FC Seoul telah lebih dahulu dimainkan di kompetisi Liga Korea Selatan.
Menurut Kim Gi Dong, keputusan tersebut diambil untuk menambah jam terbang pemain sekaligus memberi mereka pengalaman di kompetisi Asia. Dengan demikian, sejumlah pemain muda berpeluang tampil menghadapi Mariano Peralta dan rekan-rekannya.
Meski FC Seoul tidak menurunkan seluruh pemain utama, Igor Tolic tidak ingin menganggap enteng situasi tersebut. Pelatih asal Kroasia itu menilai pemain yang turun tetap merupakan representasi FC Seoul.
“Saya menganggap mereka sebagai tim yang sama, seragam pun sama. Pemain di lapangan adalah wakil dari tim itu,” ujar Igor Tolic seperti diberitakan Chosun.
Persib Siapkan Alternatif di Lini Depan dan Tengah
Persib harus menyusun strategi alternatif karena Uiliam Barros masih menjalani sanksi akibat kartu merah pada pertandingan terakhir ACL Two 2025/2026 melawan Ratchaburi di babak 16 besar. Pemain asal Brasil tersebut dijatuhi hukuman larangan tampil dalam dua pertandingan.
Absennya Barros membuka peluang bagi Luka Menalo untuk menempati posisi penyerang sayap kanan. Beckham Putra juga dapat menjadi opsi dari bangku cadangan apabila Persib mengalami kebuntuan. Beckham sendiri tidak mendapatkan menit bermain ketika Persib menghadapi Persija Jakarta.
Di sektor sayap kiri, Mariano Peralta berpeluang kembali dipercaya. Performa Peralta diharapkan lebih agresif setelah sebelumnya kesulitan memberikan dampak saat melawan Persija. Sementara itu, Balsa Sekulic diperkirakan tetap menjadi target man di lini depan.
Lini tengah juga menjadi perhatian. Marc Klok dikabarkan belum berada dalam kondisi seratus persen. Adam Alis diprediksi dapat menjadi pengganti sekaligus tandem bagi Thom Haye jika Klok belum siap tampil penuh.
Persib Dituntut Tenang dan Klinis
Rencana FC Seoul menurunkan lapis kedua memang dapat menjadi keuntungan bagi Persib. Namun, Maung Bandung tetap harus mampu beradaptasi dengan kondisi pertandingan. Perubahan komposisi pemain lawan bisa membuat pola permainan FC Seoul berbeda dari perkiraan.
Persib perlu tampil lebih tenang, disiplin, dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Pengalaman para pemain utama juga akan menjadi modal penting untuk menghadapi atmosfer pertandingan di Seoul World Cup Stadium.
Kesimpulan
Laga FC Seoul vs Persib Bandung menjadi awal perjalanan Maung Bandung di ACL Two 2026/2027. Persib menghadapi lawan dengan pengalaman kuat di Asia, tetapi memiliki peluang untuk mencuri poin setelah FC Seoul berencana menurunkan sebagian pemain lapis kedua.
Dengan membawa para pemain utama ke Korea Selatan, Persib menunjukkan keseriusan terhadap kompetisi Asia. Tantangan berikutnya adalah menjaga kondisi fisik, mengatasi absennya Uiliam Barros, serta menemukan komposisi terbaik di lini depan dan tengah.
Jika mampu bermain tenang, adaptif, dan klinis, Persib berpeluang membawa pulang hasil berharga dari Seoul. Pertandingan ini juga dapat menjadi ukuran awal sejauh mana langkah Maung Bandung di pentas ACL Two musim 2026/2027.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment