PT Liga Utama Indonesia Resmi Jadi Operator Championship, 20 Klub Pegang Saham

PT Liga Utama Indonesia (LUI) resmi menjadi operator baru kompetisi kasta kedua Liga Indonesia, Championship. Kepastian tersebut diperoleh setelah perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa. Kehadiran PT LUI menandai langkah baru dalam pengelolaan kompetisi Championship dan Elite Pro Academy (EPA).

PT LUI merupakan anak perusahaan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau I.League. Sebelum entitas baru ini dibentuk, kompetisi divisi kedua Liga Indonesia masih ditangani secara langsung oleh I.League. Dengan hadirnya PT LUI, pengelolaan Championship akan memiliki entitas bisnis dan badan hukum yang lebih terpisah.

PT LUI Resmi Mengelola Championship

RUPS Tahunan dan Luar Biasa yang digelar PT LUI turut menetapkan struktur kepemilikan serta susunan pengurus perusahaan. General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, menjelaskan bahwa PT Liga Indonesia Baru memiliki 50 persen saham PT LUI.

Sementara itu, 50 persen saham lainnya dibagi secara rata kepada 20 klub peserta Championship. Skema tersebut membuat seluruh klub peserta memiliki bagian dalam entitas yang nantinya mengelola kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.

“Kalau di PT LIB kan 99 persen dimiliki oleh klub Super League dan 1 persen di PSSI. Kalau di PT LUI saham terbesar dimiliki oleh PT LIB makanya Komisaris Utama Pak Sadikin Aksa. Kemudian sisanya dibagi rata ke 20 klub Championship,” kata Budiman di Jakarta, Senin (24/8).

Seluruh Klub Peserta Menyetujui Hasil RUPS

Budiman menyampaikan bahwa seluruh 20 klub peserta Championship telah menyetujui hasil RUPS. Persetujuan tersebut menjadi dasar penting bagi PT LUI untuk menjalankan fungsi sebagai operator baru kompetisi divisi kedua.

Dalam struktur kepengurusan, PT LUI masih dikepalai oleh Ferry Paulus sebagai Direktur Utama I.League. Sadikin Aksa dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama PT LUI. Sementara itu, Amir Burhanuddin menjadi Komisaris Independen yang mewakili klub Championship, Deltras FC.

Struktur Kepemilikan PT LUI

  • PT LIB atau I.League memiliki 50 persen saham PT LUI.
  • Sebanyak 50 persen saham lainnya dibagi rata kepada 20 klub peserta Championship.
  • PT LUI menangani kompetisi Championship dan Elite Pro Academy (EPA).

Entitas Baru Berawal dari Kongres PSSI 2023

Menurut Budiman, pembentukan entitas baru sebagai operator kompetisi kasta kedua sebenarnya telah dicanangkan sejak Kongres PSSI 2023. Namun, proses tersebut baru berlanjut hingga setiap operator kompetisi kasta tertinggi dan kasta kedua memiliki badan hukum masing-masing.

Pemisahan entitas ini diharapkan dapat membuat pengelolaan bisnis kompetisi menjadi lebih jelas. Aspek yang berkaitan dengan keuntungan, dividen, maupun kerugian nantinya dapat dikelola melalui badan usaha yang berbeda.

“Dengan adanya PT LUI ini perlahan tapi pasti nanti jadi lebih mandiri. Entitas bisnisnya terpisah agar lebih jelas baik kalau ada keuntungan, dividen, maupun kerugian. Jadi ini akarnya dari Kongres tahun 2023,” ujar Budiman.

Jadwal Championship 2026/2027

Kompetisi Championship 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada 11 September 2026 dan berakhir pada 9 Mei 2026. Sebanyak 20 klub peserta akan dibagi ke dalam dua grup, dengan masing-masing grup berisi 10 tim.

Format kompetisi tersebut memberikan peluang promosi langsung bagi juara Grup A dan Grup B. Kedua tim yang menempati posisi teratas di masing-masing grup akan promosi ke Super League musim 2027/2028.

Selain promosi langsung, peluang menuju kasta tertinggi juga tersedia bagi tim yang finis di posisi kedua. Peringkat kedua Grup A dan Grup B akan menjalani pertandingan play-off promosi untuk memperebutkan kesempatan naik ke Super League 2027/2028.

Laga PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru akan menjadi pertandingan pembuka Championship 2026/2027. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, pada 11 September 2026.

Kesimpulan

Peresmian PT Liga Utama Indonesia sebagai operator baru Championship menjadi bagian penting dari upaya menata pengelolaan kompetisi kasta kedua Liga Indonesia. Dengan kepemilikan saham yang melibatkan PT LIB dan 20 klub peserta, PT LUI diharapkan dapat berkembang sebagai entitas yang lebih mandiri dan memiliki tata kelola bisnis yang terpisah.

Ke depan, PT LUI akan mengelola Championship serta Elite Pro Academy. Sementara itu, format kompetisi dengan 20 klub yang terbagi dalam dua grup akan menjadi dasar persaingan menuju promosi ke Super League 2027/2028.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment