Real Madrid Kalah dari Real Betis, Penalti Mbappe Picu Kontroversi dan Seret Barcelona

Real Madrid menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis pada Sabtu (5/9) dini hari. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Cartuja tersebut tidak hanya menjadi sorotan karena hasil akhir, tetapi juga karena keputusan wasit dalam momen penalti Kylian Mbappe yang gagal dikonversi menjadi gol.

Kontroversi muncul setelah penalti Mbappe diblok oleh kiper Real Betis, Alvaro Valles. Dalam tayangan ulang, terlihat area kotak penalti tidak sepenuhnya kosong ketika Mbappe bersiap melakukan eksekusi. Kaki Marc Bartra tampak berada di dalam kotak penalti tepat saat penyerang Real Madrid itu hendak menendang bola.

Penalti Mbappe Gagal Menyelamatkan Real Madrid

Real Madrid sebenarnya memiliki peluang untuk menghindari kekalahan dari Real Betis. Kesempatan tersebut hadir melalui tendangan penalti yang diambil oleh Mbappe. Namun, eksekusi penyerang asal Prancis itu berhasil dihentikan Valles.

Kegagalan tersebut membuat Real Madrid tidak mampu menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir. Los Blancos akhirnya harus menerima kekalahan dengan skor 0-1 di Stadion Cartuja.

Hasil itu menjadi semakin disorot karena adanya dugaan pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan tendangan penalti. Saat Mbappe melakukan ancang-ancang dan mengeksekusi bola, terlihat pemain lain sudah berada di area kotak penalti.

RMTV Kritik Keputusan Wasit

Saluran televisi resmi Real Madrid, RMTV, mengkritik keputusan wasit yang tidak memerintahkan pengulangan tendangan penalti tersebut. Menurut penyiar RMTV, situasi itu seharusnya menjadi pertimbangan untuk mengulang eksekusi Mbappe.

Dalam aturan tendangan penalti, pemain selain eksekutor tidak seharusnya berada di dalam kotak penalti sebelum bola ditendang. Pada momen penalti Mbappe, posisi Marc Bartra menjadi sorotan karena kakinya terlihat masuk ke area tersebut bertepatan dengan proses eksekusi.

RMTV menyebut keputusan wasit sebagai bentuk inkonsistensi dalam penerapan peraturan. “Ini kesalahan teknis,” kata penyiar RMTV seperti dilansir Diario AS.

Perbandingan dengan Barcelona

Pernyataan RMTV kemudian berkembang dan menyeret nama Barcelona. Penyiar saluran tersebut menyimpulkan bahwa apabila insiden serupa terjadi dalam pertandingan yang melibatkan Barcelona, penalti tersebut kemungkinan akan diulang.

RMTV juga menyinggung gol Carlos Espi yang dianulir dalam pertandingan tersebut. Mereka menilai keputusan itu bisa saja berbeda apabila gol tersebut tercipta untuk Barcelona.

“Kalau terjadi dengan Barca, penalti akan diulangi, dan jika gol Espi adalah gol Barcelona, maka itu mungkin tidak dianulir,” ujar penyiar RMTV.

Pernyataan itu memperlihatkan kekecewaan pihak Real Madrid terhadap keputusan yang diambil dalam pertandingan melawan Real Betis. Namun, kontroversi tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan, karena Real Madrid tetap gagal mencetak gol dari peluang penalti yang didapat.

Real Madrid Terancam Tertinggal di Klasemen

Kekalahan dari Real Betis berpotensi memengaruhi posisi Real Madrid pada awal musim. Saat ini, El Real masih berada di peringkat kedua dengan koleksi sembilan poin.

Barcelona berada di puncak klasemen dengan jumlah poin yang sama. Blaugrana juga masih berpeluang menambah poin pada pekan keempat. Kondisi tersebut membuat persaingan di papan atas semakin ketat.

Selain berpotensi tertinggal dari Barcelona, Real Madrid juga harus mewaspadai kemungkinan disalip klub-klub lain. Kekalahan pada pertandingan ini menjadi hasil yang merugikan, terutama karena Madrid memiliki peluang menyamakan kedudukan melalui penalti Mbappe.

Kesimpulan

Real Madrid kalah 0-1 dari Real Betis setelah penalti Kylian Mbappe digagalkan Alvaro Valles. Momen tersebut memicu kontroversi karena kaki Marc Bartra terlihat berada di dalam kotak penalti saat eksekusi dilakukan. RMTV menilai penalti semestinya diulang dan menyebut keputusan wasit sebagai kesalahan teknis.

Kontroversi itu kemudian menyeret Barcelona setelah RMTV membandingkan kemungkinan penerapan aturan dalam pertandingan yang melibatkan Blaugrana. Di luar perdebatan keputusan wasit, hasil pertandingan membuat persaingan klasemen semakin ketat. Real Madrid perlu segera bangkit agar tidak tertinggal dari Barcelona maupun disalip klub-klub lain pada pekan berikutnya.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment