Vietnam U-20 Tersungkur Dua Kali, Kapten Minta Dukungan Penggemar

Kapten Timnas Vietnam U-20, Nguyen Quoc Khanh, meminta para penggemar tetap memberikan dukungan kepada timnya setelah Vietnam menelan dua kekalahan beruntun dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Ia berharap hasil buruk tersebut tidak membuat publik kehilangan kepercayaan terhadap perjuangan tim di turnamen tersebut.

Vietnam mengawali kiprahnya di Grup C dengan hasil mengecewakan. Mereka kalah telak 0-3 dari Korea Utara pada 31 Agustus. Setelah itu, Vietnam kembali gagal meraih poin ketika takluk 1-2 dari Palestina pada Kamis (3/9).

Dua hasil tersebut membuat posisi Vietnam semakin sulit. Tim asuhan Vietnam U-20 itu kini berada di dasar klasemen Grup C dengan koleksi nol poin. Dengan hanya satu pertandingan tersisa, peluang mereka untuk lolos ke Piala Asia U-20 2027 menjadi sangat kecil.

Nguyen Quoc Khanh Minta Penggemar Tidak Kehilangan Harapan

Di tengah tekanan akibat dua kekalahan beruntun, Nguyen Quoc Khanh berusaha menjaga semangat tim. Pemain yang dipercaya sebagai kapten Vietnam U-20 tersebut meminta para suporter memberikan pengertian dan tidak berhenti mendukung tim.

Khanh menegaskan bahwa para pemain masih memiliki kepercayaan diri untuk menjalani babak kualifikasi. Menurutnya, dukungan dari penggemar tetap penting bagi tim, terutama setelah Vietnam berada dalam situasi yang sulit.

“Saya harap semua orang tidak kehilangan harapan pada kami, karena tim U-20 Vietnam belum kehilangan kepercayaan di babak kualifikasi ini,” kata Nguyen Quoc Khanh, dikutip dari Bongda.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk permintaan Khanh agar publik tidak langsung menghakimi tim berdasarkan hasil pertandingan. Meski peluang lolos semakin tipis, ia memastikan Vietnam belum kehilangan keyakinan untuk berjuang pada pertandingan terakhir.

Akui Tidak Ada Alasan atas Kekalahan dari Palestina

Nguyen Quoc Khanh juga tidak berusaha mencari alasan atas kekalahan Vietnam dari Palestina. Ia mengakui bahwa timnya memang gagal memenangkan pertandingan tersebut dan harus menerima hasil akhir yang terjadi.

“Saya rasa tidak ada alasan untuk kalah. Sederhananya, kami kalah. Kami akan kembali untuk belajar dari pengalaman ini dan bekerja sama untuk memperbaiki semua yang bisa diperbaiki,” ujar Quoc Khanh.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa kapten Vietnam U-20 memilih evaluasi sebagai langkah berikutnya. Kekalahan dari Palestina diharapkan dapat menjadi pengalaman bagi seluruh pemain untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang sebelum menghadapi laga terakhir di Grup C.

Kapten Vietnam Tetap Bangga terhadap Perjuangan Tim

Walaupun Vietnam harus menelan dua kekalahan, Khanh tetap memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya. Ia menilai seluruh pemain sudah berusaha maksimal dan tampil dengan penuh semangat di lapangan.

Khanh juga menyebut Vietnam mampu menciptakan banyak peluang dalam pertandingan melawan Palestina. Menurutnya, sedikit keberuntungan saja dapat membuat hasil akhir pertandingan berbeda.

“Saya bangga dengan rekan-rekan setim saya. Saya yakin semua orang dapat melihat bahwa seluruh tim bermain dengan sepenuh hati, menciptakan banyak peluang. Dengan sedikit keberuntungan lagi, kami pantas menang,” ucap Khanh.

Apresiasi tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menjaga kebersamaan. Vietnam tidak ingin dua kekalahan beruntun menghapus kerja keras para pemain selama pertandingan. Karena itu, mereka bertekad menggunakan laga terakhir sebagai kesempatan untuk menunjukkan respons setelah mengalami hasil negatif.

Vietnam Wajib Menang atas Iran U-20

Vietnam U-20 masih memiliki satu pertandingan terakhir di Grup C. Mereka akan menghadapi Iran U-20 dalam laga yang menjadi penentu akhir perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Peluang Vietnam untuk lolos memang sangat kecil. Mereka wajib mengalahkan Iran dengan selisih minimal dua gol. Selain itu, Vietnam juga harus berharap Palestina kalah dari Korea Utara.

Kombinasi hasil tersebut menjadi satu-satunya jalan yang masih terbuka bagi Vietnam untuk menjaga peluang lolos. Dengan demikian, pertandingan melawan Iran tidak hanya menuntut kemenangan, tetapi juga performa meyakinkan dari para pemain.

Kesimpulan

Vietnam U-20 berada dalam situasi sulit setelah kalah dari Korea Utara dan Palestina secara beruntun. Koleksi nol poin membuat mereka menghuni dasar klasemen Grup C dan harus bekerja keras pada pertandingan terakhir melawan Iran U-20.

Nguyen Quoc Khanh meminta penggemar tetap memberikan dukungan serta tidak kehilangan kepercayaan kepada tim. Ia mengakui kekalahan dari Palestina tanpa mencari alasan, tetapi tetap bangga terhadap perjuangan rekan-rekannya. Kini, Vietnam harus berusaha meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol dan berharap Palestina kalah dari Korea Utara untuk menjaga peluang lolos ke Piala Asia U-20 2027.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment