Suzuki Perkenalkan e-Sky, Mobil Listrik Kei Car dengan Jarak Tempuh 310 Kilometer

Suzuki memperkenalkan e-Sky, mobil listrik yang disiapkan untuk memasuki segmen kei car penumpang di Jepang. Model ini diperkenalkan pada Senin (25/8) dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 kilometer. Angka tersebut menjadikan e-Sky sebagai salah satu mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh di kelasnya.

e-Sky merupakan versi produksi dari mobil konsep Vision e-Sky yang sebelumnya telah diperlihatkan Suzuki dalam ajang Japan Mobility Show 2025. Kendati demikian, Suzuki belum mengungkapkan seluruh spesifikasi teknis maupun harga resminya. Perusahaan hanya menyampaikan bahwa e-Sky akan ditawarkan dengan banderol yang menarik agar dapat mendorong konsumen beralih dari mobil berbahan bakar bensin.

Suzuki e-Sky Meluncur di Jepang pada Musim Gugur

Suzuki menyatakan peluncuran e-Sky akan dilakukan pada musim gugur tahun ini, atau dalam rentang September hingga November. Mobil tersebut akan menjadi langkah penting bagi Suzuki untuk memperluas portofolio kendaraan listriknya, khususnya di pasar Jepang yang memiliki kategori kei car dengan karakteristik dimensi ringkas.

Sebelumnya, Suzuki lebih banyak berfokus pada kendaraan listrik berukuran mungil untuk kebutuhan komersial melalui e Every. Dengan hadirnya e-Sky, Suzuki mulai masuk ke persaingan mobil listrik penumpang di kelas kei car yang telah diisi oleh sejumlah produsen Jepang dan China.

Desain Kotak dengan Lampu LED

Dari tampilan yang diperlihatkan, e-Sky mempertahankan bentuk bodi kotak seperti mobil konsep Vision e-Sky. Desain tersebut memberikan kesan praktis dan fungsional, sekaligus menjadi ciri khas kendaraan mungil yang dipasarkan di Jepang.

Bagian depan dan belakang mobil menggunakan lampu LED. Lampu depan dilengkapi daytime running light atau DRL dengan bentuk menyerupai huruf C. Desain serupa juga terlihat pada lampu belakang sehingga menciptakan tampilan yang konsisten antara bagian depan dan belakang.

Pada grille depan terdapat kamera. Sementara di bagian belakang, Suzuki menempatkan wiper, kamera, serta rear spoiler. Suzuki belum memberikan keterangan resmi mengenai dimensi e-Sky. Namun, ukuran Vision e-Sky yang menjadi basisnya diketahui memiliki panjang 3,395 meter, lebar 1,475 meter, dan tinggi 1,625 meter.

Dengan ukuran tersebut, bodi Vision e-Sky lebih tinggi tetapi lebih sempit dibandingkan Suzuki S-Presso. Suzuki juga menjelaskan bahwa e-Sky dirancang tidak setinggi sebagian kei car lainnya. Keputusan ini mempertimbangkan potensi ekspor karena kendaraan dengan desain sangat tinggi disebut kurang diminati di luar Jepang.

Interior Dilengkapi Dua Layar Digital

Masuk ke dalam kabin, e-Sky memiliki dua layar digital. Satu layar ditempatkan di bagian tengah dasbor, sedangkan layar lainnya berada di hadapan pengemudi. Informasi yang tersedia juga menyebutkan adanya fitur automatic climate control dan V2L.

Setir e-Sky dilengkapi sejumlah tombol. Sementara itu, tuas untuk memilih mode berkendara ditempatkan pada dasbor. Suzuki belum mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai sistem hiburan, kapasitas baterai, maupun performa motor listrik yang digunakan.

Teknologi Elektrifikasi dan Fokus Efisiensi

Nikkei Asia menjelaskan bahwa Suzuki menggunakan teknologi elektrifikasi dari Toyota yang sebelumnya telah diterapkan pada e Vitara. Namun, teknologi tersebut dimodifikasi agar sesuai dengan rancangan dan karakter e-Sky.

Kepala insinyur e-Sky, Tomoyuki Tsubata, mengatakan mobil ini menggunakan teknologi e-axle yang dirancang sendiri oleh Suzuki. Pengembangan e-Sky berfokus pada rancangan yang ringkas serta efisiensi penggunaan energi.

“Kami mendesain setiap komponen hingga ke gram dan milimeter untuk efisiensi tenaga dan jarak tempuh,” ujar Tsubata.

Efisiensi tersebut tercermin dari klaim konsumsi energinya, yakni sekitar 1 kW untuk menempuh jarak 12 kilometer. Dengan penggunaan energi yang sama, e-Sky disebut dapat menempuh jarak sekitar 30 persen lebih jauh dibandingkan BYD Racco maupun Nissan Sakura EV.

Masuk ke Persaingan Kei Car Listrik

Kehadiran e-Sky akan mempertemukan Suzuki dengan Nissan, Honda, Mitsubishi, serta BYD dalam persaingan kei car penumpang listrik di Jepang. BYD sebelumnya telah meluncurkan Racco, kei car listrik pertamanya di Jepang, pada Juli lalu. Racco diklaim memiliki jarak tempuh hingga 320 kilometer.

Secara jarak tempuh, e-Sky berada sedikit di bawah Racco dengan klaim 310 kilometer. Namun, Suzuki menonjolkan efisiensi energi serta rancangan yang lebih berorientasi pada kebutuhan pasar ekspor.

Kesimpulan

Suzuki e-Sky menjadi calon pemain baru di segmen kei car listrik Jepang dengan keunggulan jarak tempuh 310 kilometer, desain ringkas, serta fokus pada efisiensi energi. Mobil ini juga membawa sejumlah fitur modern, seperti dua layar digital, automatic climate control, V2L, dan teknologi e-axle hasil pengembangan Suzuki.

Detail mengenai harga, kapasitas baterai, performa, dan spesifikasi lengkapnya masih menunggu pengumuman resmi. Jika Suzuki mampu mempertahankan harga yang kompetitif seperti yang dijanjikan, e-Sky berpeluang menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang ingin beralih dari mobil bensin ke kendaraan listrik.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment