Xiaomi Pastikan Bawa Mobil Listrik ke Indonesia, Ini Tiga Model yang Berpeluang Hadir

Xiaomi memastikan akan membawa lini mobil listriknya ke pasar Indonesia. Namun, perusahaan asal China tersebut belum mengungkapkan model kendaraan yang akan dipasarkan di Tanah Air. Saat ini, Xiaomi telah memiliki tiga model mobil listrik murni yang resmi dijual di China, yakni Xiaomi SU7, SU7 Ultra, dan YU7.

Kepastian mengenai rencana masuknya mobil listrik Xiaomi disampaikan Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng dalam konferensi pers setelah peluncuran Redmi Note 17 series di Jakarta. Michael menyebut Indonesia merupakan salah satu pasar penting bagi Xiaomi sehingga kehadiran produk otomotif perusahaan tersebut tinggal menunggu waktu.

Xiaomi Siap Hadirkan Mobil Listrik di Indonesia

Michael Feng menegaskan bahwa Xiaomi memiliki komitmen untuk membawa produk mobil listrik ke Indonesia. Kendati demikian, perusahaan masih menunggu keputusan mengenai waktu dan model yang akan diperkenalkan kepada konsumen Indonesia.

“Jadi untuk pertanyaan ini, 100 persen kami akan membawa produk mobil listrik ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu,” kata Michael, dikutip dari Antara.

Michael baru dipercaya memegang bisnis Xiaomi di Indonesia mulai September 2026. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa Indonesia mempunyai posisi penting dalam strategi Xiaomi di pasar global.

“Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir,” ujar Michael.

Ekspansi Xiaomi Dimulai dari Eropa

Sebelum memasuki pasar Indonesia, Xiaomi terlebih dahulu menargetkan ekspansi mobil listrik ke Eropa. Jerman menjadi negara pertama yang dituju, dengan rencana masuk pada kuartal ketiga 2027.

Sementara itu, di pasar domestiknya, penjualan gabungan mobil Xiaomi telah mencapai lebih dari 800 ribu unit. Angka tersebut mencakup seluruh model kendaraan yang telah dipasarkan Xiaomi di China.

Hingga kini, belum ada informasi mengenai model yang akan dipilih untuk pasar Indonesia. Namun, tiga kendaraan listrik murni Xiaomi yang tersedia di China dapat menjadi gambaran mengenai produk yang berpotensi dibawa ke Tanah Air.

Tiga Mobil Listrik Xiaomi yang Dijual di China

1. Xiaomi SU7

Xiaomi SU7 merupakan sedan listrik mewah sekaligus mobil perdana yang diperkenalkan Xiaomi pada akhir 2023. Kendaraan ini memiliki desain aerodinamis dengan koefisien hambatan udara atau drag coefficient sebesar 0,195.

SU7 juga mengandalkan ekosistem Smart Cabin “Human x Car x Home”. Selain itu, mobil ini dibekali kemampuan pengisian daya super cepat yang menjadi salah satu daya tariknya.

  • SU7 Standard: 215.900 yuan atau sekitar Rp517,82 juta
  • SU7 Pro: 245.900 yuan atau sekitar Rp654,65 juta
  • SU7 Max: 299.900 yuan atau sekitar Rp798,41 juta

Perhitungan harga rupiah tersebut menggunakan acuan 1 yuan setara dengan Rp2.662.

2. Xiaomi SU7 Ultra

SU7 Ultra merupakan model flagship dengan performa tinggi. Mobil ini disebut memegang rekor sebagai sedan empat pintu produksi massal tercepat di dunia.

Dibandingkan SU7 reguler, model Ultra ditempatkan sebagai varian dengan posisi lebih tinggi dalam jajaran mobil Xiaomi. Di China, harga Xiaomi SU7 Ultra dibanderol mulai 529.900 yuan atau sekitar Rp1,42 miliar.

3. Xiaomi YU7

Berbeda dari SU7 yang mengusung bentuk sedan, Xiaomi YU7 merupakan SUV listrik pertama dari Xiaomi. Mobil ini memiliki proporsi sporty, kabin lapang, dan mengedepankan kenyamanan interior.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah dual zero-gravity seats pada baris depan. Fitur tersebut menjadi bagian dari konsep kenyamanan yang diusung YU7.

  • YU7 Standard: 253.500 yuan atau sekitar Rp674,89 juta
  • YU7 Pro: 279.900 yuan atau sekitar Rp745,33 juta
  • YU7 Max: 329.900 yuan atau sekitar Rp878,49 juta

Selain Mobil Listrik Murni, Ada Skynomad

Selain SU7, SU7 Ultra, dan YU7 yang menggunakan tenaga listrik murni, Xiaomi juga memiliki Skynomad. Model tersebut mengusung teknologi Extended-Range Electric Vehicle atau EREV.

Teknologi EREV pada Skynomad dilengkapi mesin bensin yang berfungsi sebagai penambah jarak tempuh. Namun, belum ada informasi mengenai kemungkinan model ini ikut dipasarkan di Indonesia bersama lini kendaraan listrik murni Xiaomi.

Menanti Model yang Dibawa ke Tanah Air

Rencana Xiaomi memasuki pasar mobil listrik Indonesia berpotensi menambah persaingan di industri otomotif nasional. Meski demikian, perusahaan masih perlu menentukan model, waktu peluncuran, serta strategi yang akan digunakan untuk pasar Tanah Air.

Dengan tiga model listrik murni yang telah tersedia di China, Xiaomi memiliki sejumlah pilihan, mulai dari sedan listrik SU7, varian performa tinggi SU7 Ultra, hingga SUV listrik YU7. Keputusan akhir mengenai model yang dibawa akan ditentukan oleh Michael Feng dan tim Xiaomi Indonesia.

Kesimpulannya, Xiaomi telah memastikan kehadiran mobil listriknya di Indonesia, tetapi belum menetapkan model yang akan diluncurkan. Indonesia disebut sebagai pasar penting bagi Xiaomi secara global. Setelah menargetkan ekspansi ke Jerman pada kuartal ketiga 2027, publik Indonesia kini masih menunggu langkah resmi Xiaomi di sektor otomotif. Kehadiran salah satu model tersebut diperkirakan akan semakin meramaikan pasar kendaraan listrik di Tanah Air.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment