Langit Oranye Kemerahan di Kalimantan Viral, BRIN Ungkap Penyebabnya

Fenomena langit berwarna oranye pekat hingga kemerahan di sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian publik setelah sejumlah dokumentasi terkait kondisi tersebut viral di media sosial. Warna langit yang tampak tidak biasa itu memunculkan berbagai perhatian masyarakat, terutama karena perubahan warna terlihat cukup mencolok.

Menanggapi fenomena tersebut, Profesor Riset Astronomi-Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa kondisi langit itu terjadi karena atmosfer dipenuhi asap. Warna oranye hingga kemerahan bukan disebabkan oleh perubahan warna langit secara langsung, melainkan berkaitan dengan proses penghamburan cahaya oleh partikel asap yang berada di atmosfer.

Langit Oranye di Kalimantan Menjadi Perbincangan

Fenomena langit berwarna oranye pekat hingga kemerahan di sejumlah wilayah Kalimantan dengan cepat menyebar melalui media sosial. Berbagai unggahan mengenai kondisi langit tersebut membuat masyarakat memperhatikan perubahan warna yang terlihat di udara.

Langit yang biasanya tampak dengan warna berbeda pada kondisi normal terlihat lebih pekat dan kemerahan. Penampakan ini kemudian menjadi bahan perbincangan publik. Kejadian tersebut juga menarik perhatian karena perubahan warna langit dapat diamati secara langsung dan diabadikan dalam berbagai dokumentasi yang beredar di media sosial.

Penjelasan BRIN tentang Warna Oranye Kemerahan

Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin menyebut fenomena itu berkaitan dengan keberadaan asap di atmosfer. Menurut penjelasannya, langit di sejumlah wilayah tersebut dipenuhi asap, sehingga cahaya yang melewati atmosfer mengalami perubahan tampilan.

Partikel Asap Menghamburkan Cahaya

Warna oranye kemerahan muncul akibat penghamburan cahaya oleh partikel asap di atmosfer. Partikel-partikel tersebut memengaruhi cahaya yang melintas sehingga warna langit tampak berbeda dari kondisi biasanya.

Dengan demikian, warna oranye pekat hingga kemerahan yang terlihat bukan sekadar perubahan visual tanpa sebab. Fenomena tersebut memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan interaksi antara cahaya dan partikel asap di atmosfer. Ketika langit dipenuhi asap, cahaya yang melewatinya dapat mengalami penghamburan dan menghasilkan tampilan warna tertentu yang terlihat oleh masyarakat.

Fenomena Langit dan Penjelasan Ilmiah

Fenomena langit yang viral di media sosial menunjukkan bahwa kondisi atmosfer dapat memengaruhi penampakan langit. Perubahan warna yang terlihat mencolok sering kali menarik perhatian karena dapat diamati secara langsung. Namun, penjelasan ilmiah diperlukan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang tepat mengenai penyebabnya.

Dalam kasus langit oranye kemerahan di Kalimantan, Thomas Djamaluddin memberikan penjelasan bahwa asap menjadi faktor utama yang memengaruhi tampilan langit. Penghamburan cahaya oleh partikel asap di atmosfer menjadi proses yang menjelaskan mengapa warna langit terlihat oranye pekat hingga kemerahan.

Kesimpulan

Fenomena langit berwarna oranye pekat hingga kemerahan di sejumlah wilayah Kalimantan menjadi viral setelah tersebar di media sosial. Berdasarkan penjelasan Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin, fenomena tersebut terjadi karena langit dipenuhi asap.

Warna oranye kemerahan muncul akibat penghamburan cahaya oleh partikel asap di atmosfer. Penjelasan ini memberikan gambaran bahwa perubahan tampilan langit dapat berkaitan dengan kondisi atmosfer dan proses ilmiah yang terjadi di dalamnya. Ke depan, informasi yang bersumber dari penjelasan ilmiah tetap penting agar fenomena serupa dapat dipahami secara lebih tepat oleh masyarakat.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment