Meta Capai Kesepakatan US$17 Miliar soal Keamanan Anak di Instagram dan Facebook
Meta mencapai kesepakatan senilai US$17 miliar atau sekitar Rp302 triliun dengan sejumlah negara bagian Amerika Serikat terkait keamanan pengguna anak di media sosial. Kesepakatan ini tidak hanya mencakup pembayaran kepada negara-negara bagian, tetapi juga mewajibkan Meta menerapkan berbagai fitur perlindungan anak di platform Instagram dan Facebook.
Kesepakatan tersebut diumumkan oleh Departemen Kehakiman California pada Rabu (26/8). Penyelesaian ini sekaligus mengakhiri tuntutan yang diajukan California bersama sejumlah negara bagian AS lainnya. Dalam tuntutan tersebut, Meta dituduh sengaja merancang platform yang membuat anak-anak kecanduan serta menutupi dampak buruk penggunaan media sosial terhadap mereka.
Meta Wajib Membayar US$17 Miliar dalam 10 Tahun
Berdasarkan keterangan Kantor Jaksa Agung California, kesepakatan ini memuat sejumlah perubahan besar dalam pengelolaan platform milik Meta. Perubahan tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko bahaya yang dapat muncul dari penggunaan Instagram dan Facebook oleh anak-anak.
Selain menerapkan fitur keamanan tambahan, perusahaan yang dimiliki Mark Zuckerberg itu diwajibkan membayar US$17 miliar kepada negara-negara bagian AS. Pembayaran tersebut akan dilakukan dalam jangka waktu 10 tahun.
Jaksa Agung California Rob Bonta menyambut kesepakatan tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelesaian dengan Meta diharapkan dapat membuat media sosial menjadi lebih aman bagi anak-anak sekaligus membawa perubahan besar bagi anak dan keluarga mereka.
Aturan Baru Penggunaan Instagram dan Facebook
Salah satu ketentuan utama dalam kesepakatan tersebut adalah pembatasan waktu penggunaan platform Meta bagi anak-anak. Pengguna anak hanya diperbolehkan mengakses platform Meta maksimal dua jam dalam sehari.
Akses menuju aplikasi seperti Instagram dan Facebook juga akan diblokir secara otomatis mulai tengah malam hingga pukul 06.00. Pengecualian dapat diberikan apabila orang tua memberikan izin khusus.
Meta juga tidak diperbolehkan mengirimkan notifikasi kepada pengguna anak pada pukul 22.00 hingga 07.00. Notifikasi juga harus dihentikan selama jam sekolah. Ketentuan ini ditujukan untuk membantu anak menjaga fokus dan mengurangi gangguan dari aktivitas media sosial.
Perubahan Fitur untuk Mendukung Kesehatan Mental Anak
Dalam kesepakatan tersebut, Meta diwajibkan mengubah sejumlah fitur aplikasinya agar lebih ramah terhadap kesehatan mental anak. Salah satu perubahan yang harus dilakukan adalah menyembunyikan jumlah tanda suka atau like pada unggahan.
Meta juga dilarang menyediakan penggunaan filter kecantikan atau beauty filter bagi pengguna anak. Fitur tersebut dinilai perlu diatur sebagai bagian dari upaya menciptakan pengalaman penggunaan media sosial yang lebih aman bagi kelompok usia tersebut.
Selain itu, anak-anak akan diberikan pilihan untuk menonaktifkan feed otomatis. Selama ini, tampilan tersebut dirancang menggunakan algoritma yang dapat membuat pengguna bertahan lebih lama dengan terus menjelajahi berbagai konten di dalam aplikasi.
Pengawasan dan Verifikasi Usia Diperketat
Meta juga harus melaporkan pelaksanaan seluruh ketentuan dalam kesepakatan kepada auditor independen. Langkah ini ditujukan untuk memastikan berbagai aturan perlindungan anak benar-benar diterapkan oleh perusahaan.
Selain pengawasan eksternal, Meta diwajibkan menggunakan metode verifikasi yang lebih ketat untuk mengidentifikasi usia pengguna. Dengan demikian, penerapan pembatasan dan fitur keamanan dapat diarahkan kepada pengguna yang sesuai.
Meta menyatakan bahwa sebagian besar fitur perlindungan anak tersebut akan tetap diterapkan selama periode 10 tahun, sesuai dengan jangka waktu kesepakatan yang telah disepakati bersama negara-negara bagian AS.
Kesepakatan Mengakhiri Persidangan di Oakland
Penyelesaian ini mengakhiri persidangan yang diajukan California dan koalisi negara bagian lainnya di Pengadilan Oakland. Melalui kesepakatan tersebut, Meta menghindari kemungkinan putusan yang lebih merugikan apabila juri menyatakan perusahaan bertanggung jawab atas persoalan kesehatan mental pengguna anak di bawah umur.
Kesepakatan ini juga membuat CEO Meta Mark Zuckerberg tidak perlu memberikan kesaksian. Pemeriksaan terhadap Kepala Instagram Adam Mosseri yang telah dimulai pada Selasa (25/8) turut dihentikan.
Meski demikian, dampak hukum dari kesepakatan ini diperkirakan tidak berhenti pada kasus tersebut. Penyelesaian antara Meta dan sejumlah negara bagian AS dinilai berpotensi memengaruhi hasil ratusan gugatan hukum lain yang masih berjalan.
Dalam berbagai gugatan itu, Meta bersama Snap, TikTok, dan Google dituduh merancang platform yang membuat pengguna mengalami kecanduan. Dampak yang disebutkan dalam gugatan mencakup kecemasan, depresi, gangguan makan, hingga kematian akibat bunuh diri atau overdosis dalam sejumlah kasus.
Kesimpulan
Kesepakatan senilai US$17 miliar tersebut menandai langkah besar dalam tuntutan peningkatan keamanan anak di media sosial. Selain kewajiban finansial, Meta harus membatasi waktu penggunaan, mengatur notifikasi, mengubah sejumlah fitur, serta memperketat verifikasi usia di Instagram dan Facebook.
Penerapan aturan selama 10 tahun ke depan akan menjadi perhatian penting, terutama karena kesepakatan ini juga dapat memengaruhi ratusan perkara lain yang menyoroti dampak media sosial terhadap kesehatan mental anak. Pengawasan auditor independen dan pelaporan pelaksanaan aturan akan menjadi bagian penting dalam menilai sejauh mana perubahan tersebut benar-benar dijalankan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment