Pro Ref Istirahatkan Dua Wasit VAR usai Blunder Gol Kontroversial Haaland di Laga MU vs Man City
Pro Ref, badan yang bertanggung jawab atas perwasitan di Liga Inggris, mengambil tindakan terhadap dua perangkat pertandingan setelah terjadi kesalahan dalam proses peninjauan Video Assistant Referee (VAR) pada laga Manchester United melawan Manchester City. Wasit VAR Matt Donohue dan asisten wasit VAR Blake Antrobus dipastikan tidak bertugas pada pekan kelima Liga Inggris.
Keputusan tersebut diambil menyusul kontroversi gol Manchester City yang dicetak Erling Haaland saat pertandingan berlangsung di Stadion Old Trafford. Gol itu menjadi sorotan karena terdapat dugaan keterlibatan pemain Manchester City lainnya dalam proses serangan sebelum Haaland mencetak gol.
Matt Donohue dan Blake Antrobus Diparkir
Matt Donohue yang bertugas sebagai wasit VAR serta Blake Antrobus selaku asisten wasit VAR tidak masuk dalam daftar perangkat pertandingan untuk pekan kelima Liga Inggris. Keduanya diparkir sebagai konsekuensi atas kesalahan penilaian dalam laga Manchester United kontra Manchester City.
Dilansir dari Sky Sports, keputusan untuk menonaktifkan keduanya dari tugas diambil oleh Kepala Wasit Liga Inggris, Howard Webb. Donohue dan Antrobus disebut tidak akan menjalankan tugas setidaknya hingga jeda internasional periode September-Oktober rampung.
Tindakan tersebut menjadi respons Pro Ref terhadap kesalahan yang dinilai cukup serius dalam pengambilan keputusan VAR. Situasi ini juga memperlihatkan pentingnya ketelitian wasit dalam memeriksa seluruh rangkaian kejadian sebelum sebuah gol disahkan.
Kontroversi Gol Erling Haaland
Insiden bermula ketika Erling Haaland mencetak gol untuk Manchester City melalui tembakan first time pada menit ke-60. Pada awalnya, gol tersebut sempat dianulir oleh wasit di lapangan, Michael Oliver.
Namun, setelah dilakukan peninjauan dari ruang VAR, keputusan tersebut berubah. Michael Oliver kemudian mengesahkan gol Haaland sehingga Manchester City mendapatkan gol yang menjadi kontroversi dalam pertandingan tersebut.
Posisi Enzo Fernandez Dipersoalkan
Kesalahan utama dalam proses peninjauan VAR disebut berkaitan dengan posisi gelandang Manchester City, Enzo Fernandez. Pemain tersebut dinilai terlibat aktif dalam rangkaian permainan sebelum gol Haaland tercipta.
Wasit VAR dianggap alpa memeriksa posisi Enzo Fernandez secara menyeluruh. Padahal, pemeriksaan terhadap keterlibatannya dinilai penting untuk menentukan apakah gol Haaland memang layak disahkan atau seharusnya tetap dianulir.
Dalam situasi tersebut, wasit VAR seharusnya merekomendasikan agar Michael Oliver melakukan pemeriksaan langsung melalui monitor di pinggir lapangan. Rekomendasi itu diperlukan agar wasit utama dapat menilai kembali insiden secara mandiri sebelum menetapkan keputusan akhir.
Pro Ref Minta Maaf kepada Manchester United
Beberapa jam setelah pertandingan, Pro Ref merilis pernyataan resmi terkait kontroversi tersebut. Badan wasit Liga Inggris itu menyampaikan permintaan maaf kepada Manchester United atas kesalahan penilaian dalam proses pengesahan gol Haaland.
Pro Ref mengakui bahwa wasit VAR seharusnya memberikan rekomendasi pemeriksaan melalui monitor di tepi lapangan. Dengan demikian, Michael Oliver memiliki kesempatan untuk meninjau kembali insiden yang melibatkan Enzo Fernandez sebelum memutuskan apakah gol tersebut sah.
Permintaan maaf tersebut disertai langkah konkret berupa tidak ditugaskannya Donohue dan Antrobus pada pekan kelima Liga Inggris. Keduanya juga dipastikan belum kembali bertugas setidaknya sampai jeda internasional periode September-Oktober berakhir.
Kesimpulan
Pro Ref telah mengambil tindakan terhadap Matt Donohue dan Blake Antrobus setelah kesalahan dalam peninjauan VAR pada laga Manchester United melawan Manchester City. Kontroversi terjadi ketika gol Erling Haaland disahkan meski terdapat persoalan terkait keterlibatan Enzo Fernandez dalam rangkaian serangan.
Pro Ref mengakui kekeliruan tersebut dan meminta maaf kepada Manchester United. Ke depan, keputusan untuk mengistirahatkan kedua wasit VAR menjadi bentuk evaluasi atas pentingnya pemeriksaan yang lebih cermat. Peristiwa ini juga menegaskan bahwa rekomendasi pemeriksaan melalui monitor di pinggir lapangan memiliki peran penting dalam membantu wasit mengambil keputusan yang tepat.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment