Hakim Danish Finis Kesembilan di Moto3 Austria 2026, Ungguli Veda Ega Pratama

Pembalap Malaysia, Hakim Danish, meraih hasil membanggakan pada Moto3 Austria 2026 yang berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (20/9). Memulai balapan dari posisi ke-15, pembalap berusia 18 tahun itu mampu memperbaiki posisinya hingga finis di peringkat kesembilan.

Hasil tersebut membuat Hakim Danish mengamankan tujuh poin penting. Ia juga berhasil finis di depan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang mengakhiri balapan di posisi ke-13 setelah mendapatkan long lap penalty. Performa Hakim di Austria turut memengaruhi persaingan klasemen Moto3 2026.

Hakim Danish Bangkit dari Posisi ke-15

Hakim Danish harus memulai balapan Moto3 Austria 2026 dari posisi ke-15. Namun, pembalap asal Terengganu tersebut menunjukkan penampilan kompetitif sejak awal lomba. Ia berusaha memacu motornya hingga batas maksimal untuk memperbaiki posisi secara bertahap.

Strategi dan kerja keras Hakim membuahkan hasil. Ia mampu menembus 10 besar dan menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 33 menit 45,917 detik. Finis kesembilan menjadi pencapaian penting bagi Hakim karena menghasilkan tambahan tujuh poin dalam klasemen kejuaraan.

“Saya mengawali balapan dengan baik dan berusaha memacu motor hingga batas maksimal, sehingga berhasil memperbaiki posisi,” ucap Hakim, dikutip dari Berita Harian.

Sempat Kesulitan di Pertengahan Balapan

Meski mampu memperbaiki posisi secara signifikan, perjalanan Hakim sepanjang balapan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ia mengaku sempat mengalami kesulitan pada pertengahan lomba karena memacu motor terlalu keras.

Situasi tersebut membuat Hakim melakukan kesalahan dan kehilangan beberapa posisi. Namun, ia tidak membiarkan keadaan itu mengganggu upayanya untuk kembali bersaing. Pembalap muda Malaysia tersebut berusaha menjaga fokus hingga memasuki bagian akhir balapan.

“Namun, saya sempat mengalami kesulitan di pertengahan balapan; saya memacu motor terlalu keras yang berujung pada kesalahan sehingga posisi saya sempat melorot,” kata Hakim.

Performa Akhir Balapan Bawa Hakim ke Posisi Kesembilan

Memasuki fase akhir, Hakim Danish mampu menemukan kembali feeling membalapnya. Kepercayaan diri dan hubungan yang semakin baik dengan motor membantunya meningkatkan kecepatan serta menyalip sejumlah pembalap di depan.

Perbaikan performa tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan Hakim ke posisi kesembilan. Ia berhasil bangkit setelah sempat kehilangan posisi pada pertengahan balapan dan menutup lomba dengan tambahan poin berharga.

“Menjelang akhir balapan, saya berjuang untuk bangkit kembali dan memacu kecepatan guna menyalip beberapa pembalap di depan saya. Sinergi saya dengan motor juga semakin membaik,” tutur Hakim.

Hakim Danish Salip Veda Ega di Klasemen Moto3 2026

Tujuh poin yang diraih di Spielberg membawa perubahan pada klasemen sementara Moto3 2026. Hakim Danish naik ke peringkat ketujuh. Ia menyalip Veda Ega Pratama yang turun satu posisi ke peringkat kedelapan.

Persaingan kedua pembalap tersebut menjadi salah satu catatan menarik dari Moto3 Austria 2026. Hakim unggul dalam hasil balapan setelah finis di posisi kesembilan, sedangkan Veda harus puas berada di urutan ke-13 akibat hukuman long lap penalty.

Kesimpulan

Hakim Danish menunjukkan kemampuan untuk bangkit dalam Moto3 Austria 2026. Berangkat dari posisi ke-15, ia berhasil finis kesembilan dan mengamankan tujuh poin. Performa tersebut tidak hanya memperbaiki hasil balapannya, tetapi juga mengangkat posisinya ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026.

Keberhasilan Hakim memperbaiki posisi setelah mengalami kesulitan di pertengahan balapan menjadi modal penting dalam persaingan berikutnya. Sementara itu, Veda Ega Pratama turun ke posisi kedelapan setelah menyelesaikan balapan di urutan ke-13. Perkembangan klasemen tersebut menunjukkan bahwa setiap poin memiliki peran penting dalam persaingan Moto3 2026.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment