Putri Kusuma Wardani Tersingkir di Babak 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Putri disingkirkan wakil Denmark, Line Christophersen, dalam pertandingan dua gim yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, India, Kamis (20/8) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Putri kalah dengan skor 18-21, 17-21. Putri sebenarnya sempat memberikan perlawanan ketat, terutama pada gim pertama. Namun, Line mampu menjaga momentum di momen-momen penting dan memastikan kemenangan dua gim langsung.
Putri Sempat Memimpin di Awal Gim Pertama
Putri membuka gim pertama dengan cukup baik. Ia berhasil unggul tipis 5-4 atas Line Christophersen. Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena wakil Denmark mampu bangkit dengan merebut empat poin secara beruntun.
Rangkaian poin itu membuat Line berbalik unggul 9-6. Putri kemudian berusaha menjaga jarak agar tidak semakin tertinggal. Namun, Line tetap mampu mempertahankan keunggulannya hingga skor berada di angka 11-7.
Setelah tertinggal empat poin, Putri menunjukkan respons positif. Tunggal putri Indonesia tersebut berhasil merebut dua poin beruntun dan memperkecil selisih menjadi 10-12. Perolehan poin Putri terus mendekat hingga ia hanya tertinggal satu angka dalam kedudukan 13-14.
Line Menutup Gim Pertama dengan Tiga Poin Beruntun
Persaingan semakin ketat ketika skor kembali imbang 15-15. Situasi tersebut menjadi salah satu momen penting dalam gim pertama. Line kemudian mampu mengendalikan permainan dengan mengamankan tiga poin berturut-turut.
Tambahan tiga poin itu membuat Line menjauh dengan skor 18-15. Putri masih berusaha mengejar dan memberikan tekanan hingga akhir gim. Namun, upayanya belum cukup untuk membalikkan keadaan. Line akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-18.
Line Menjaga Keunggulan pada Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Putri kembali menghadapi situasi sulit. Ia tertinggal 2-5 pada awal gim. Line kemudian memperlebar keunggulan menjadi 6-2, sehingga Putri harus bekerja lebih keras untuk mengejar perolehan angka lawannya.
Jarak poin antara kedua pemain terus melebar. Line mampu mempertahankan kontrol permainan dan unggul 11-5 saat interval gim kedua. Kondisi tersebut membuat Putri berada dalam posisi tertinggal cukup jauh.
Putri tidak menyerah setelah interval. Ia berhasil mencetak empat poin berturut-turut dan memperkecil ketertinggalan menjadi 9-11. Perlawanan tersebut sempat membuka peluang bagi Putri untuk kembali mendekati Line.
Upaya Putri Mengejar Belum Berbuah Hasil
Line Christophersen segera merespons tekanan tersebut. Wakil Denmark itu kembali menemukan ritme permainan dan mengubah skor menjadi 14-10. Putri tetap berupaya meraih poin demi poin untuk memangkas selisih.
Usaha Putri sempat membuahkan hasil ketika jarak skor kembali diperkecil menjadi 13-15. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Tiga poin berikutnya berhasil direbut Line sehingga keunggulannya kembali melebar menjadi 18-15.
Putri masih memberikan perlawanan hingga fase akhir gim kedua. Ia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 17-20. Akan tetapi, tambahan poin tersebut belum mampu menghentikan laju Line. Line akhirnya menutup gim kedua dengan skor 21-17 sekaligus memastikan kemenangan atas Putri.
Putri Harus Mengakhiri Perjuangan di Babak 16 Besar
Hasil ini membuat Putri Kusuma Wardani tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dua gim langsung dari Line Christophersen. Putri sempat memberikan perlawanan dan beberapa kali memperkecil selisih angka, tetapi Line lebih konsisten dalam mempertahankan keunggulan, khususnya pada poin-poin penting di akhir gim.
Dengan demikian, perjalanan Putri pada turnamen tersebut berakhir di babak 16 besar. Sementara itu, Line Christophersen berhak melanjutkan langkahnya setelah mengamankan kemenangan dengan skor 21-18, 21-17.
Kesimpulan
Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Line Christophersen pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026. Pertandingan berlangsung dalam dua gim dengan skor akhir 18-21, 17-21 untuk kemenangan wakil Denmark.
Putri sempat menjaga pertandingan tetap ketat, terutama ketika mampu menyamakan skor 15-15 pada gim pertama dan memperkecil ketertinggalan pada gim kedua. Namun, Line tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum dan mengamankan poin-poin krusial. Kekalahan ini menjadi akhir perjalanan Putri di turnamen tersebut, sedangkan Line melanjutkan perjuangannya ke babak berikutnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment