Danantara Bidik Gen Z Lewat KPR Cicilan Mulai Rp1 Jutaan di Housing Expo 2026
BPI Danantara Indonesia menargetkan Generasi Z atau Gen Z agar dapat memiliki rumah melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan. Program tersebut akan ditawarkan dalam Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (Nice) PIK 2 pada 27-30 Agustus 2026.
Pameran ini menjadi bagian dari dukungan Danantara Indonesia dan ekosistem badan usaha milik negara (BUMN) terhadap program 3 juta rumah pemerintah. Selain menghadirkan pilihan hunian dari berbagai wilayah Indonesia, acara tersebut juga menawarkan beragam skema pembiayaan, termasuk uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1 persen dan tenor kredit hingga 30 tahun.
Skema KPR Dirancang untuk Gen Z
Senior Director Sector Specialist Property & Real Estate Danantara Asset Management, Dian Takdir Bardsyah, mengatakan skema pembiayaan yang disiapkan dalam pameran tersebut secara khusus diarahkan untuk membantu generasi muda kelahiran 1997-2012 memiliki rumah.
Menurut Dian, pilihan tenor hingga 30 tahun menjadi salah satu alasan skema ini relevan bagi Gen Z. Dengan mengambil kredit sebelum berusia 30 tahun, calon pembeli diharapkan dapat menyelesaikan cicilan sebelum memasuki masa pensiun.
“Sebenarnya, skema pendanaan yang kita create itu memang ditujukan terutama untuk Gen Z karena tenornya 30 tahun,” ujar Dian dalam konferensi pers Danantara Housing House 2026 pada 21 Agustus.
DP Mulai 1 Persen
Selain tenor panjang, calon pembeli juga dapat memanfaatkan skema DP mulai 1 persen. Dian mencontohkan, masyarakat yang membeli rumah dengan harga Rp250 juta hingga Rp300 juta hanya membutuhkan uang muka sekitar Rp3 juta.
Skema tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan awal yang selama ini dihadapi calon pembeli rumah, khususnya generasi muda yang belum memiliki dana besar untuk membayar uang muka. Selama pameran berlangsung, pembiayaan juga menawarkan suku bunga berjenjang serta tenor maksimal 30 tahun.
Biaya provisi, appraisal, dan administrasi juga digratiskan selama penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari fasilitas pembiayaan yang disediakan dalam pameran.
Lebih dari 130 Ribu Hunian Ditawarkan
Dian menjelaskan, Danantara Housing Expo 2026 akan menghadirkan lebih dari 130 ribu unit hunian yang berasal dari pengembang BUMN dan swasta. Sebelumnya, pameran ini disebut akan menghadirkan lebih dari 100 ribu unit rumah dari lebih dari 100 pengembang di berbagai wilayah Indonesia.
Pilihan properti yang tersedia cukup beragam, mulai dari rumah tapak, apartemen, hunian subsidi, hingga hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik melalui konsep Transit Oriented Development (TOD). Sejumlah proyek TOD tersebut berada di sekitar stasiun KRL dan MRT.
Beberapa hunian yang disebutkan antara lain berada di sekitar Stasiun Pondok Cina dan Stasiun Tanjung Barat dari produk PP. Selain itu, terdapat pilihan hunian di Parung Panjang, Grand Kamala Lagoon, serta proyek yang dekat dengan KRL Ametis dan kawasan yang dikembangkan Hutama Karya.
Proyek lainnya adalah Urbano Bekasi yang berlokasi sekitar 250 meter dari stasiun sehingga dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Hunian TOD Jadi Alternatif di Tengah Harga Rumah Pusat Kota
Dian menilai hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang kesulitan membeli rumah tapak di pusat kota. Harga rumah tapak di pusat kota cenderung lebih tinggi karena dipengaruhi oleh mahalnya harga tanah.
Di sisi lain, membeli rumah dengan harga lebih murah di luar Jakarta dapat menimbulkan konsekuensi berupa waktu dan biaya perjalanan yang lebih besar menuju tempat kerja. Karena itu, hunian yang dekat dengan stasiun transportasi publik dinilai dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan akses mobilitas.
Menjangkau MBR hingga Segmen Premium
Danantara Housing Expo 2026 tidak hanya menyasar Gen Z, tetapi juga menawarkan hunian untuk berbagai kelompok masyarakat. Segmen yang dibidik mencakup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kelas menengah, hingga konsumen premium.
Untuk segmen MBR, tersedia sekitar 49 ribu unit hunian yang tersebar di wilayah Jawa dan luar Jawa. Kehadiran pilihan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap rumah sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing.
Dukungan Pembiayaan dari Himbara
Direktur Consumer Banking BRI Aris Kartanto mengatakan pembiayaan dalam pameran tersebut akan didukung oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Setiap bank pelat merah ditargetkan dapat menyalurkan KPR sekitar Rp200 miliar.
Aris menilai penyelenggaraan pameran dapat menggerakkan ekosistem perumahan dalam satu kegiatan. Pengembang, perbankan, dan calon pembeli dapat bertemu dalam satu rangkaian acara untuk mendukung penyaluran pembiayaan rumah.
Kesimpulan
Danantara Housing Expo 2026 menawarkan peluang kepemilikan rumah bagi Gen Z melalui KPR dengan DP mulai 1 persen, cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan, serta tenor hingga 30 tahun. Pameran yang menghadirkan lebih dari 130 ribu hunian ini juga menyediakan pilihan rumah tapak, apartemen, hunian subsidi, dan properti TOD.
Dengan dukungan Himbara, fasilitas pembiayaan, serta keterlibatan pengembang BUMN dan swasta, program ini diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap hunian. Ke depan, keberhasilan pelaksanaannya akan bergantung pada kemampuan ekosistem perumahan dalam menyediakan pilihan rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pembeli.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment