IHSG Dibuka Menguat 1,19 Persen ke Level 6.477, Investor Cermati Resistance 6.422

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (18/8) dengan kinerja positif. Indeks saham tercatat menguat 76,02 poin atau 1,19 persen ke level 6.477. Penguatan ini menunjukkan adanya dorongan positif pada awal perdagangan, meskipun pelaku pasar masih perlu mencermati sejumlah level teknikal penting yang dapat menentukan arah pergerakan indeks selanjutnya.

Pergerakan IHSG pada Pembukaan Perdagangan

Berdasarkan data RTI Business pada pukul 09.09 WIB, IHSG dibuka menguat di level 6.448. Dalam perdagangan awal tersebut, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.485 dan level terendah 6.448.

Pergerakan positif IHSG turut tercermin dari komposisi saham pada pembukaan pasar. Sebanyak 337 saham tercatat menguat, sedangkan 198 saham melemah dan 185 saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa saham-saham yang mengalami kenaikan masih lebih banyak dibandingkan saham yang berada di zona merah.

Kapitalisasi pasar pada awal perdagangan tercatat sebesar Rp11.418,097 triliun. Sementara itu, volume transaksi mencapai 4,53 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,58 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 223.097 kali.

Dua Skenario Pergerakan IHSG

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih memiliki dua kemungkinan arah pergerakan. Skenario pertama adalah berlanjutnya penguatan indeks, sedangkan skenario lainnya adalah terjadinya koreksi apabila tekanan jual kembali meningkat.

Dalam skenario terbaik, Herditya menyebut IHSG berpotensi menguat menuju area 6.440-6.544. Proyeksi tersebut mencerminkan peluang indeks untuk melanjutkan momentum positif setelah dibuka menguat.

Namun, Herditya juga mengingatkan adanya risiko penurunan dalam skenario terburuk. IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b). Dengan demikian, pelaku pasar perlu memperhatikan pergerakan indeks di sekitar level-level teknikal yang telah diproyeksikan.

Level Support dan Resistance Menurut MNC Sekuritas

Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan level support IHSG berada di 6.201 dan 6.029. Sementara itu, level resistance yang perlu diperhatikan berada di 6.454 dan 6.599.

Level support dapat menjadi area yang diperhatikan apabila indeks mengalami tekanan jual. Sebaliknya, resistance menjadi batas penting yang perlu ditembus apabila IHSG ingin melanjutkan penguatan.

Peluang IHSG Menuju Level 6.545

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memiliki pandangan bahwa IHSG masih berpeluang melanjutkan tren penguatan. Menurutnya, peluang tersebut terbuka setelah indeks mengalami rebound pada perdagangan Jumat dan kembali mendekati resistance internal di level 6.422.

Ivan menyampaikan bahwa penembusan level 6.422 akan menjadi sinyal penting bagi kelanjutan kenaikan IHSG. Apabila level tersebut berhasil ditembus, indeks berpotensi bergerak menuju 6.545.

Sebaliknya, apabila IHSG masih berada di bawah 6.422, indeks diperkirakan berpeluang bergerak konsolidasi. Dalam kondisi tersebut, risiko koreksi masih tetap terbuka sehingga arah pergerakan selanjutnya akan bergantung pada kemampuan indeks menembus level resistance internal tersebut.

Proyeksi Support dan Resistance Binaartha Sekuritas

Ivan memproyeksikan sejumlah level support IHSG berada di 6.194, 6.092, 6.025, dan 5.887. Sementara itu, level resistance yang menjadi perhatian berada di 6.422, 6.545, 6.700, dan 6.835.

Kesimpulan

IHSG dibuka menguat 1,19 persen ke level 6.477 pada perdagangan Selasa (18/8). Data awal perdagangan menunjukkan dominasi saham yang menguat, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,58 triliun dan kapitalisasi pasar sebesar Rp11.418,097 triliun.

Ke depan, arah IHSG akan dipengaruhi oleh kemampuannya menembus resistance 6.422. Jika berhasil melewati level tersebut, indeks berpeluang melanjutkan kenaikan menuju 6.545. Namun, apabila masih tertahan di bawahnya, IHSG berpotensi bergerak konsolidasi atau mengalami koreksi menuju area support yang telah diproyeksikan oleh para analis.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment