LRT Jabodebek Sempat Terganggu di Stasiun Dukuh Atas, Perjalanan Normal Kembali Pukul 07.30 WIB
JAKARTA – Perjalanan LRT Jabodebek sempat mengalami gangguan saat kereta tiba di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, Jakarta, pada Rabu (9/9) pagi. Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan menyebabkan antrean sejumlah kereta yang hendak memasuki stasiun.
Gangguan berlangsung pada sarana kereta yang tiba di stasiun akhir perjalanan tersebut. Kereta yang mengalami kendala masih dalam kondisi menyala, tetapi tidak dapat berjalan. Petugas teknisi kemudian melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab gangguan.
Gangguan Terjadi pada Sarana Kereta
Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika membenarkan adanya gangguan perjalanan pada pagi hari. Ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang dialami penumpang akibat kendala tersebut.
“Betul ada gangguan pagi tadi. LRT Jabodebek memohon maaf atas keterlambatan perjalanan akibat gangguan pada sarana yang terjadi di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, sekitar pukul 06.30 WIB,” kata Radhitya saat dihubungi pada Rabu (9/9).
Menurut Radhitya, penyebab gangguan belum dapat dipastikan karena masih dalam proses pemeriksaan oleh tim teknisi. Kereta yang mengalami kendala tetap menyala, tetapi tidak bisa melanjutkan perjalanan seperti biasa.
Kereta di Belakang Sempat Mengantre
Gangguan tersebut terjadi ketika kereta tiba di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia, yang menjadi stasiun akhir perjalanan. Posisi kereta yang mengalami kendala sempat memengaruhi perjalanan kereta lain yang berada di belakangnya.
Kereta-kereta berikutnya harus menunggu dan mengantre untuk dapat masuk ke stasiun. Kondisi itu terjadi karena jalur menuju area akhir perjalanan masih terdampak oleh kereta yang belum dapat bergerak.
Radhitya menjelaskan, antrean tersebut merupakan dampak lanjutan dari gangguan pada kereta yang tiba lebih dahulu di Stasiun Dukuh Atas. Namun, penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat karena kereta berada di jalur terakhir stasiun.
“Keretanya tiba di Dukuh Atas, terus yang belakangnya kan otomatis merembet. Kalau berangsur normal itu, posisi keretanya kan sudah di terakhir, track terakhir. Jadi penanganannya lebih cepat,” ujar Radhitya.
Operasional Berangsur Normal
Tim teknisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap kereta yang mengalami gangguan. Setelah proses penanganan berlangsung, perjalanan LRT Jabodebek mulai berangsur normal sekitar pukul 07.30 WIB.
Radhitya menyebut dampak gangguan terhadap perjalanan relatif singkat. Kendala tersebut menyebabkan keterlambatan, tetapi tidak sampai mengganggu seluruh operasional LRT Jabodebek.
“Untuk dampaknya terhadap perjalanan, keterlambatannya relatif singkat dan tidak sampai mengganggu keseluruhan operasional LRT Jabodebek,” kata Radhitya.
Penanganan Masih Menjadi Fokus
Gangguan di Stasiun Dukuh Atas tersebut menjadi perhatian karena terjadi pada waktu pagi, ketika perjalanan kereta berlangsung. Meski demikian, posisi kereta yang berada di jalur terakhir membuat proses penanganan dapat dilakukan hingga operasional kembali berangsur normal.
Penyebab pasti gangguan pada sarana kereta masih diselidiki oleh tim teknisi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kendala yang membuat kereta tetap menyala, tetapi tidak dapat berjalan.
Kesimpulan
LRT Jabodebek sempat mengalami gangguan di Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia sekitar pukul 06.30 WIB. Kendala pada sarana kereta menyebabkan antrean kereta di belakangnya dan memicu keterlambatan perjalanan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim teknisi, operasional mulai berangsur normal sekitar pukul 07.30 WIB.
Dampak gangguan disebut relatif singkat dan tidak mengganggu keseluruhan operasional LRT Jabodebek. Untuk selanjutnya, penyebab gangguan masih menunggu hasil pemeriksaan tim teknisi.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment