Tips Penting Memeriksa Rumah Sebelum Liburan agar Tetap Aman dan Nyaman
Liburan ke luar kota maupun luar negeri akan terasa lebih menyenangkan apabila dipersiapkan dengan baik. Persiapan tersebut bukan hanya berkaitan dengan tiket, barang bawaan, dan rencana perjalanan, tetapi juga kondisi rumah yang akan ditinggalkan. Rumah yang tidak diperiksa secara menyeluruh berpotensi menimbulkan berbagai masalah ketika pemiliknya kembali.
Mengutip GlasgowLive, pramugari TUI Airways Faye Whittaker membagikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang berangkat berlibur. Menurutnya, banyak orang terlalu berfokus pada koper dan kebutuhan selama perjalanan, tetapi melupakan beberapa bagian penting di rumah. Padahal, pemeriksaan sederhana sebelum keberangkatan dapat membantu mengurangi kekhawatiran selama berlibur.
Periksa Makanan dan Sampah di Rumah
Salah satu hal yang kerap terlupakan adalah memeriksa isi kulkas serta bahan makanan yang masih tersisa. Susu, makanan sisa, buah, dan makanan lain yang mudah rusak dapat menimbulkan bau tidak sedap apabila dibiarkan terlalu lama. Kondisi tersebut dapat menjadi lebih mengganggu, terutama ketika rumah ditinggalkan selama musim panas.
Faye menyarankan agar pemilik rumah memeriksa isi kulkas sebelum berangkat. Makanan yang berpotensi kedaluwarsa sebaiknya dibuang. Selain itu, sampah makanan juga perlu dikeluarkan agar tidak menimbulkan masalah selama rumah dalam keadaan kosong.
Untuk mencegah pemeriksaan tersebut terlewat, Faye menyarankan penggunaan pengingat di ponsel. Pengingat dapat dipasang pada malam sebelum keberangkatan sehingga pemilik rumah memiliki waktu untuk memeriksa kembali berbagai hal yang perlu diselesaikan.
Pastikan Tidak Ada Paket atau Layanan yang Datang
Sebelum meninggalkan rumah, periksa pula apakah ada jadwal penerimaan paket. Paket yang berisi barang penting maupun bahan makanan sebaiknya tidak dijadwalkan tiba ketika rumah sedang kosong. Pemeriksaan ini penting agar tidak ada kiriman yang terabaikan selama pemilik rumah bepergian.
Selain paket, layanan berlangganan yang biasanya datang ke rumah juga perlu diperhatikan. Pastikan layanan tersebut tidak dijadwalkan selama masa liburan. Dengan demikian, tidak ada pihak yang datang ke rumah ketika tidak ada orang yang dapat menerima atau mengawasi layanan tersebut.
Beri Tahu Orang yang Dipercaya
Faye juga menyarankan agar seseorang memberi tahu kerabat, teman, atau tetangga yang dipercaya mengenai rencana bepergian. Informasi tersebut dapat membuat pemilik rumah merasa lebih tenang karena ada orang lain yang mengetahui bahwa rumah sedang kosong.
Apabila perjalanan berlangsung cukup lama, penggunaan lampu pintar dapat dipertimbangkan agar rumah terlihat seperti masih dihuni. Saran ini menjadi salah satu cara untuk membuat kondisi rumah tidak sepenuhnya tampak kosong selama ditinggalkan.
Lakukan Pemeriksaan Rumah Selama Lima Menit
Sebelum berangkat, luangkan waktu sekitar lima menit untuk melakukan pemeriksaan terakhir. Faye menyarankan pemeriksaan dilakukan dengan urutan yang sama setiap kali, misalnya dimulai dari lantai atas kemudian turun ke lantai bawah. Urutan yang konsisten dapat membantu memastikan tidak ada bagian rumah yang terlewat.
Bagian Rumah yang Perlu Diperiksa
Beberapa bagian yang perlu diperiksa meliputi jendela, pintu, colokan, keran, dan berbagai peralatan elektronik. Pastikan seluruh akses rumah telah terkunci dengan baik. Perhatikan pula agar tidak ada kunci yang tertinggal di lubang kunci, kunci jendela, atau tempat lain yang dapat terlihat dari luar.
Pemeriksaan juga dapat membantu memastikan tidak ada peralatan yang masih menyala atau keran yang belum ditutup. Walaupun prosesnya singkat, langkah tersebut dapat memberikan ketenangan sebelum perjalanan dimulai.
Rekam Kondisi Rumah Sebelum Berangkat
Setelah pemeriksaan selesai, Faye menyarankan untuk mengambil video singkat mengenai kondisi rumah. Video tersebut dapat digunakan sebagai pengingat apabila pemilik rumah tiba-tiba merasa ragu apakah peralatan tertentu sudah dimatikan atau belum.
Menurut Faye, proses merekam video tidak membutuhkan waktu lama, bahkan kurang dari satu menit. Jika muncul kekhawatiran selama perjalanan, pemilik rumah dapat memeriksa kembali rekaman di ponsel untuk memastikan kondisi rumah sebelum ditinggalkan.
Foto dan video tersebut juga dapat berfungsi sebagai dokumentasi apabila terjadi sesuatu pada rumah atau barang-barang di dalamnya. Dokumentasi itu dapat membantu apabila pemilik perlu mengajukan klaim asuransi.
Kesimpulan
Persiapan liburan sebaiknya tidak berhenti pada pengecekan barang bawaan dan rencana perjalanan. Kondisi rumah juga perlu dipastikan sebelum ditinggalkan, mulai dari isi kulkas, sampah, jadwal paket, layanan berlangganan, hingga keamanan pintu dan jendela.
Dengan melakukan pemeriksaan selama beberapa menit secara teratur, memberi tahu orang yang dipercaya, serta menyimpan video singkat kondisi rumah, perjalanan dapat dijalani dengan lebih tenang. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi bagian penting dari persiapan setiap liburan berikutnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment